PENINGKATAN VIABILITAS BENIH KAYU AFRIKA (Maesopsis emenii Engl.) DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN PENDAHULUAN

Naning Yuniarti

Abstract


Benih kayu Afrika (Maesopsis emenii Engl.) mempunyai sifat dorman yang cukup lama, sehingga diperlukan perlakuan pendahuluan untuk mematahkan dormansinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pendahuluan benih terhadap viabilitas benih kayu Afrika. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan : kontrol (tanpa perendaman/tanpa peretakan), peretakan, perendaman dengan air dingin selama 24 jam, dan perendaman dengan GA3 50 ppm selama 24 jam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 50 butir benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pendahuluan memberikan pengaruh yang nyata terhadap peningkatan viabilitas benih kayu afrika. Perlakuan pendahuluan terbaik yang dapat meningkatkan daya berkecambah dan kecepatan berkecambah benih kayu afrika yaitu dengan cara perendaman benih ke dalam air dingin selama 24 jam. Dengan perlakuan ini dapat menghasilkan nilai daya berkecambah sebesar 93% dan kecepatan berkecambah sebesar 5,71% per hari. Sedangkan perlakuan peretakan berpengaruh negatif terhadap daya berkecambah dan kecepatan berkecambah benih kayu Afrika, sehingga perlakuan tersebut tidak disarankan.


Keywords


Benih kayu Afrika; dormansi; perlakuan pendahuluan; viabilitas

Full Text:

Untitled

References


Bonner, F.T., J.A. Fozzo, W.W. Elam and S.B. Land jr. 1994. Tree Seed Tecnology Training Course. Instructurs Manual. United States Departement of Agriculture. Forest Service. New Orleans, Lousiana.

Iriantono, D., S. Suriarahardja, R.H. Suhendro dan B. Herystiono. 1999. Percobaan Introduksi Acacia spp Asal Australia dan PNG di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. LUC No. 281. Balai Teknologi Perbenihan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor.

Kartiko, H.D.P. 1986. Pengaruh Beberapa Cara Ekstraksi dan Perlakuan Pendahuluan terhadap Daya Berkecambah Benih Rotan Manau (Calamus manna MIQ). Laporan Uji Coba No. 5. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.

Kurniaty, K., N. Yuniarti, A. Muharam, E.R. Kartiana, E. Ismiati, H. Royani. 2003. Teknik Penanganan Benih Jenis Andalan Setempat di Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Barat dan Jawa Barat. Laporan Hasil Penelitian BTP No. 385. Bogor.

Leadem, C.L. 1997. Dormancy-Unlocking Seed Secret. In : Landis, T.D., Thomson, J.R. Tech. Coords. National Proceedings, Forest and Conservation Nursery Associations. Gen. Tech. Rep. PNW-G TR-419. Portland, OR : U.S. Department of Agriculture, Forest Service, Pacific Northwest Research Station.

Muharni, S. 2002. Pengaruh metode penge- ringan dan perlakuan pematahan dormansi terhadap viabilitas benih kayu afrika (Maesopsis emenii Engl.). Skripsi Fakultas Pertanian IPB. Bogor. (Tidak diterbitkan).

Pramono, A.A. dan Danu. 1998. Teknik Pematahan Dormansi Benih Mindi (Melia azedarach Linn.). Buletin Teknologi Perbenihan (5) : 3. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.

Sadjad, S. 1980. Panduan Pembinaan Mutu Benih Tanaman Kehutanan di Indonesia. PPPK dan IPB. Bogor.

Sagala, J. 1990. Perlakuan Pendahuluan benih Cendana (Santalum album linn.) Dengan Air (H2O), Asam Giberellin (GA3) Dan Asam Sulfat (H2SO4). Laporan Hasil penelitian No. 80. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.

Schmidt, L. 2000. Pedoman Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis Dan Sub Tropis. Dirjen RLPS Dan Indonesia Forest Seed Project. Gramedia. Jakarta.

Sutopo, L. 1993. Teknologi Benih. Fakultas Pertanian. UNBRAW. Malang.

Suita, E. dan Naning, Y. 2004. Pengaruh Perlakuan Pendahuluan Terhadap Daya Berkecambah Benih Kemiri (Aleurites moluccana Wild.) Buletin Teknologi Perbenihan Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.

Tampubolon, A.P. 1996. Pengaruh mulsa buatan terhadap pertumbuhan awal Duabanga moluccana dan Maesopsis emenii di Haurbentes Jawa Barat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam. Balitbang Kehutanan Bogor.

Zulhanif. 2000. Pertumbuhan awal uji jenis eksotik Khaya antoteca, Pterigota alata, dan Maesopsis emenii Di Kebun Benih Rumpin Bogor. Skripsi Fahutan IPB. (Tidak dipublikasikan).

Yuniarti, N. 1998. Teknik Penanganan Benih Merbau (Intsia bijuga O. Ktze). Buletin Teknologi Perbenihan Vol. 5 No. 2. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/bptpth.2013.1.1.13-19

Copyright (c) 2016 Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.

 

Published by:

Forest Tree Seed Technology Research & Development Center (FTSTRDC)

Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan
Jl. Pakuan Ciheuleut PO BOX 105 Bogor Jawa Barat  Indonesia
telepon  : 0817742659/081283343209/085243000150
email     : yuli_bramasto@yahoo.co.id

               sekrejpth@gmail.com

               triastutiwisudayati@gmail.com

               bpkm_munasri@yahoo.co.id

Web      : http://benih-bogor.litbang.menlhk.go.id/

email    : bptpth@forda-mof.org

This journal indexed by:

Copyright © 2017|Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (e-ISSN 2527-6565, p-ISSN 2354-8568)