PENGARUH FUNGISIDA TERHADAP VIABILITAS BENIH LAMTORO (Leucaena leucocephala)

Tati Suharti, Eliya Suita

Abstract


Benih bermutu tinggi yaitu benih yang mempunyai mutu fisik, fisiologis dan patologis. Salah satu upaya untuk mengurangi kerusakan akibat patogen benih, perlu dilakukan pengujian kesehatan benih selanjutnya dilakukan teknik pengendalian tepat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh fungisida terhadap viabilitas benih lamtoro (Leucaena leucocephala). Metoda penelitian yaitu 1) identifikasi cendawan pada benih sehat, terinfeksi ringan dan terinfeksi berat 2) pengujian daya berkecambah 3) pengaruh perlakuan fungisida terhadap benih yang sehat dan terinfeksi ringan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis cendawan yang ditemukan pada benih sehat adalah Aspergillus sp. (11%), Penicillium sp. (9%), Fusarium sp. (22%) dengan daya berkecambah sebesar 70,5%, pada benih terinfeksi ringan ditemukan Aspergillus sp. (51%), Penicillium sp. (51%), Fusarium sp. (30%) dengan daya berkecambah sebesar 19,5% sedangkan pada benih yang terinfeksi berat ditemukan Aspergillus sp. (99%), Penicillium sp. (99%), Fusarium sp. (40%) dengan daya berkecambah sebesar 0%. Perlakuan untuk benih yang sehat adalah dengan perendaman dalam air panas selama 24 jam. Perlakuan tersebut menghasilkan daya berkecambah 70,5% sedangkan untuk benih yang terinfeksi yaitu dengan merendam benih terlebih dahulu dalam air panas selama 24 jam kemudian dalam larutan benomil 0,2% selama 1 jam. Perlakuan tersebut mempunyai daya berkecambah 65,5%. Dengan demikian perlakuan untuk benih yang sehat adalah dengan perendaman dalam air panas selama 24 jam sedangkan untuk benih yang terinfeksi yaitu dengan merendam benih terlebih dahulu dalam air panas selama 24 jam kemudian dalam larutan benomil 0,2% selama 1 jam.


Keywords


Leucaena leucocephala; cendawan; fungisida

Full Text:

Untitled

References


Amini, J., D.F. Sidovich. 2010. The Effects of Fungicides on Fusarium oxysporum S.sp. Lycopersici Associated with Fusarium Wilt of Tomato. Journal of Plant Ptotection Research Vol. 50, No. 2 : 172 - 178.

Baharudin, Purwantara, A., Ilyas, S. dan M.R. Suhartanto. 2013. Patogenisitas Beberapa Isolat Cendawan Terbawa Benih Kakao Hibrida. Jurnal Littri Vol. 19, No. 1 : 1-7.

Barnett, H.L. and B.B. Hunter. 1998. Illustrated Genera of Imperfect Fungi. Fourth Edition. The American Phytopathological Society.

Bhat, M.Y. and M. Fazal. 2011. Aspergillus flavus Metabolites on Wheat Seed Germination and Seedlings Growth. Arab J.Pl. Prot. Vol. 29 No.1. India.

Deepavali, S.D. and W. Nilim. 2012. Effect of Aflatoxin on Germination and Seedling Growth. Archives of Applied Science Research, 4(6) : 2441-2446. India.

Gao, X. and M.V. Kolomiets. 2009. Host- Derived Lipid and Oxylipins are Crucial Signals in Modulating Mycotoxin Produc- tion by Fungi. Toxin Review 28 (2-3) : 79-

Department of Plant Pathology and Microbiology. Texas A&M University.

Hadi, S. 1996. Patologi Hutan : Perkembangan- nya di Indonesia. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.

Ibiam, O.F.A., C.I. Umechuruba dan A.E. Arinze. 2008. In vitro Seed-dressing Tehnique for The Control of Seed-borne Fungi of Rice Variety Faro-29. J. Appl. Sci. Environ. Manage, Vol. 12 (3) : 39 - 43.1996.

Mustafa, A. 2009. Seed Mycoflora of Shisham (Dalbergia sissoo roxb.) and Their Inte- grated Management. Thesis. Department of Plant Pathology. University of Agriculture. Faislaabad. Pakistan.

Naseer, N. 2003. Effect of Fungicides in Limiting the Growth of Seed Borne Fungi of Soybean. Pakistan Journal of Plant Pathology 2 (2) : 119-122.

Schmidt, L. 2000. Pedoman Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis dan Subtropis. Danida Forest Seed Centre.

Semangun, H. 2000. Penyakit-Penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Sutherland, J. R., M. Diekmann and P. Berjark.

Forest Tree Seed Health for Germpalsh Conservation. IPGRI Technical Bulletin No. 6.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. PT Radja Persada. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/bptpth.2013.1.2.77-82

Copyright (c) 2016 Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.

 

Published by:

Forest Tree Seed Technology Research & Development Center (FTSTRDC)

Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan
Jl. Pakuan Ciheuleut PO BOX 105 Bogor Jawa Barat  Indonesia
telepon  : 0817742659/081283343209/085243000150
email     : yuli_bramasto@yahoo.co.id

               sekrejpth@gmail.com

               triastutiwisudayati@gmail.com

               bpkm_munasri@yahoo.co.id

Web      : http://benih-bogor.litbang.menlhk.go.id/

email    : bptpth@forda-mof.org

This journal indexed by:

 

Copyright © 2017|Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (e-ISSN 2527-6565, p-ISSN 2354-8568)