PERBANDINGAN PENGUKURAN KONSENTRASI PARTIKULAT DI UDARA AMBIEN MENGGUNAKAN ALAT HIGH VOLUME AIR SAMPLER DAN GENT STACKED FILTER UNIT SAMPLER

Rita Mukhtar, Isa Ansyori, Esrom Hamonangan, Muhayatun Santoso, Diah Dwiana Lestiani

Abstract


Pengambilan contoh uji partikulat di udara ambien dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan yang berbeda yaitu High Volume Air Sampler (HVAS) dan Gent Stacked Filter Unit Sampler. Untuk mengetahui hasil dari kedua metode sampling tersebut, Pusarpedal melakukan pengambilan contoh uji menggunakan kedua alat tersebut dan mengukur parameter logam berat timbal (Pb) sesuai yang tercantum di dalam Lampiran Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio atau perbandingan konsentrasi Pb yang didapat dari alat HVAS dan Gent stacked filter unit sampler. Contoh uji Total Suspended Particulate (TSP) yang didapat dari alat HVAS merupakan partikel yang berada pada ukuran 0-100μm, dan analisis kandungan logam timbal (Pb) dalam sampel ini dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Sedangkan pada alat Gent Stacked Filter Unit Sampler ukuran partikel yang diperoleh adalah dua jenis partikel yang berukuran 0-2,5μm atau PM2.5 dan ukuran partikel 2,5-10μm atau PM2.5-10. Analisis Pb pada sampel ini dilakukan menggunakan Particle Induced X-ray Emission (PIXE). Hasil pengukuran yang dilakukan pada rentang waktu 25 Agustus sampai 25 September 2008 menunjukkan konsentrasi Pb pada PM2,5-10 memiliki korelasi yang cukup kuat atau mempunyai pola kecenderungan yang sama terhadap konsentrasi Pb di TSP dengan nilai R2 sekitar 0,7.

Keywords


logam berat timbal (Pb), Gent Staked Filter Unit sampler, High Volume Air sampler (HVAS), TSP, PM2.5, PM2.5-10

Full Text:

PDF

References


(1) Peraturan Pemerintah RI No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Kementerian Lingkungan Hidup RI. Jakarta.

(2) Muhayatun, Achmad Hidayat, Diah. Ambien Air Concentration of PM2,5 and PM10 in Bandung and Lembang in 2000-2006. Indonesian Journal of Science and Nuclear Technology 2008; X(1): 53-9

(3) SNI 19-7119.3-2005 tentang cara uji partikel tersuspensi total menggunakan peralatan High Volume Air Sampler (HVAS) dengan metoda gravimetri.

(4) SNI 19-7119.4-2005 tentang Cara uji kadar timbal (Pb) dengan Metoda Dekstruksi Basah menggunakan Spektrofotometer serapan atom

(5) S amp l i n g a n d A n a l y t i c a l Methodologies for Instrumental Neutron Activation Analysis of Airborne Particulate Matter, Training Course Series No. 4, International Atomic Energy, Vienna (1992).

(6) Atmospheric Environment Vol. 20, No. 5, pp. 845-850, 1986, “The Use Of Br/Pb Ratios in Atmospheric Particles to Discriminate Between Vehicular and Industrial lead aerosol sources in the Vicinity of a Lead Works-II., Ellesmere port, Cheshire, W.T. Sturgest and Roy M. Harrison, Department of Environmental Sciences, University og Lancaster, Lancaster LA1 4YQ, England.

(7) Cohen, D, Gras, J, Garton, D, Firestone, T, Johnson , G, Bailey G, Ayers, G, 1997, Study of Fine Atmospheric Particles and Gases in The Jakarta Region. Final Report for Bapedal and East Java Pollution Control Implementation Project. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/jklh.2015.9.1.17-25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Ecolab

This Journal Index by:

  

 

 

  

e-ISSN: 2502-8812, p-ISSN: 1978-5860
Ecolab is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License