KAJIAN POTENSI BIOSURFAKTAN ISOLAT BAKTERI TERSELEKSI UNTUK DIMANFAATKAN DALAM BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR MINYAK BUMI

Nida Sopiah, Mulyono Mulyono, Susi Sulistia

Abstract


Biosurfaktan merupakan bioproduk yang dihasilkan makhluk hidup, khususnya mikroba, yang mempunyai sifat dapat menurunkan tegangan permukaan dan antar muka. Isolat bakteri yang digunakan terdiri dari empat isolat bakteri dengan kode isolat I, LESR 1, LESR 2 dan LESR 3, yang diisolasi dari tanah yang tercemar minyak bumi. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, diketahui bahwa isolat I dan LESR3 merupakan isolat yang berpotensi menghasilkan biosurfaktan. Kedua isolat ini merupakan bakteri Gram positif. Uji morfologi sel bakteri diketahui bahwa isolat I merupakan campuran bakteri yang berbentuk batang berantai (streptobasil) dan batang berpasangan (diplobasil), sedangkan isolat LESR3 merupakan bakteri berbentuk batang berantai (streptobasil). Hasil uji emulsifikasi terhadap bensin, kedua bioproduk isolat ini mampu melakukan proses emulsi pada suhu kamar, suhu 800C ataupun pada salinitas 4%. Kemampuan biosurfaktan tersebut dapat membantu kinerja bakteri dalam meremediasi tanah yang tercemar minyak karena biosurfaktan mampu meningkatkan kelarutan senyawa hidrofobik

Keywords


Biosurfaktan, remediasi, mikroba, tanah tercemar minyak

Full Text:

PDF

References


K e p u t u s a n M e n t e r i N e g a r a Lingkungan Hidup Nomor 128 Tahun 2003 tentang Tatacara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi oleh Minyak Bumi secara Biologis, 2003.

Kadarwati,S., Sri A.R. dan Sugihardjo, (2004), Lembaran Publikasi , LEMIGAS vol 38 (2)

Kardena, E. 2003, Persistent Organic Pollutans (POPs) dan Peran Organisme dalam Proses Detoksifikasi di Lingkungan, Buku Abstrak ”Peran Mikrobiologi dalam Pemanfaatan Biodiversitas Tropis bagi Pengembangan Industri, Pertanian, Lingkungan dan Pengendalian Penyakit”, Pertemuan Ilmiah tahun 2003, Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia, hal. 28-29.

K. Muthusamy, S. Gopalakrishnan, T.K. Ravi,dan P. Sivachidambaram (2008), Biosurfactants: Properties, comme r c i a l , produc t ion and application, Current Sci.Vol(94(6) : 736-747

Al-Araji, L., Abd.-Rahman, R.N.Z.R., Basri, M. dan Salleh, A.B. 2007, Microbial surfactant. Asia Pacific J. Mol. Biol. and Biotech. (15) : 99-105.

G. C. Okpokwasili dan A. A. Ibiene (2006), Enhancement of recovery of residual oil using a biosurfactant slug, African Journal of Biotechnology Vol. 5 (5), 453-456




DOI: https://doi.org/10.20886/jklh.2011.5.1.28-34

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Ecolab

This Journal Index by:

  

 

 

  

e-ISSN: 2502-8812, p-ISSN: 1978-5860
Ecolab is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License