POLA KONSUMSI AIR PADA PERUMAHAN TERATUR: STUDI KASUS KONSUMSI AIR DI PERUMAHAN GRIYA SERPONG TANGERANG SELATAN

Alfrida Ester Suoth, Sri Unon Purwati, Yuriska Andiri

Abstract


Pola konsumsi air dalam masyarakat perkotaan dan kebutuhan air perorangan pada perumahan kelas menengah kebawah perlu diketahui agar penggunaan air dapat dilakukan dengan bijak, pengambilan data  menggunakan kuesioner.  Penelitian dilakukan pada perumahan Griya Serpong yang berada di kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu Tangerang Selatan yang merupakan perumahan perkantoran kelas menengah kebawah.  Grey water yang berasal dari air buangan yang berasal dari kegiatan mandi, cuci pakaian, cuci peralatan makan/masak, cuci kendaraan dan siram tanaman, toilet namun tidak termasuk air yang berasal dari WC. 

Kebutuhan air untuk  kota metropolitan berdasarkan literatur sekitar 150 – 210 liter per orang per hari,  hasil penelitian ini apabila dibandingkan dengan penduduk metropolitan sebagai acuan  maka masih tergolong pengguna efektif air bersih ( 135,7 liter/orang/hari).


Keywords


water consumption; Tangerang Selatan; middle-low class housing

References


Rencana Strategis KLHK 2015-2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2015

Konferensi APRSCP ke-10 tahun http://www.menlh.go.id/konferensi-ke-10-asia-pacific-roundtable-for-sustainable-consumption-and-production-aprscp//

Said N I, Daur ulang air limbah (water recycle) ditinjau dari aspek teknologi, lingkungan dan ekonomi, BPPT, JAI Vol 2, No.2 tahun 2006

Madonna S, Efisiensi energy melalui penghematan penggunaan air, Universitas Bakrie, Jakarta, Jurnal Teknik Sipil Volume 12 No. 4 April 2014: 267-274.

Santoso A, Karnaningrum N, dkk , Perencanaan Pengolahan Air Limbah Domestik Dengan Alternatif media biofilter (studi kasus: kejawan gebang kelurahan keputih surabaya), prosiding seminar nasional manajemen teknologi XXII, program studi MMT-ITS, Surabaya 24 Januari 2015

Soewondo , Yulianto A, The effect of aeration mode on submerged aerobic bio filter Reactor for grey water treatment, journal of applied sciences in environmental sanitation, Volume 3, Number 3: 169-175, September-December, 2008

Survei Kebutuhan air , Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya pada 2006 http://ciptakarya.pu.go.id/v3/news.php?id=101, unduh 06122016, jam18.05

Said N I, Teknologi pengolahan air limbah Dengan proses biofilm tercelup, Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol.1, No. 2, Januari 2000

Kota Tangerang Selatan Dalam Angka Tangerang Selatan in Figures 2013, Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan, 2013

Pengambilan Contoh Uji Air dan Air limbah, Standar Nasional Indonesia, SNI. 6989. 59.2008, Badan Standarisasi Nasional (BSN) Tahun 2008

Jufrisal, Zakir M, Perancangan prototype kran wudhu otomatis berbasis Arduino Uno untuk menghemat air menggunakan sensor ping, Seminar Nasional Teknologi Informasi, komunikasi dan Industri (SNTIKI) Pekanbaru, 11 November 2015

Pedoman Konstruksi dan Bangunan, Dep. PU dalam Direktorat Pengairan dan Irigasi Bappenas. 2006

Peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan Republik indonesia Nomor: p.68/menlhk/setjen/kum.1/8/2016 Tentang Baku mutu air limbah domestik, tahun 2016

Fardiaz S, Polusi air dan udara, Bogor : Kanisius; 1992

Efendi H, Telaah Kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan, Bogor : Kanisius ; 2003

Marlina, L, Pencemar Air: sumber, dampak dan penanggulangannya, pengantar ke falsafah sains (PPS702), IPB, June 2004

Alternatif Media Biofilter (Studi Kasus: Kejawan Gebang Kelurahan Keputih Surabaya)

Herlambang A, Pencemaran Air dan Strategi Penanggulangannya, JAI Vol 2, N0. 1 tahun 2006




DOI: https://doi.org/10.20886/jklh.2018.12.2.62-70

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ecolab

This Journal Index by:

  



Copyright © Ecolab
e-ISSN: 2502-8812, p-ISSN: 1978-5860
Ecolab is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License