Serangan Rayap Coptotermes Sp. pada Tanaman Meranti Merah (Shorea Leprosula Miq.) di Beberapa Lokasi Penanaman di Kalimantan Timur

Ngatiman Ngatiman

Abstract


Serangan rayap Coptotermes sp. pada tanaman meranti merah (S. leprosula Miq.) menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan persentase serangan dan persentase tanaman yang mati akibat serangan rayap Coptotermes sp.. Metode yang digunakan adalah membuat plot penelitian beberapa lokasi penanaman meranti merah antara lain; PT Inhutani I, Mentawir; disekitar persemaian UUCD, Samboja; KHDTK, Sebulu dan KHDTK, Samboja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase serangan rayap pada tanaman meranti merah di PT Inhutan I, Mentawir persentase serangan sebesar 44,24% dengan persentase tanaman mati sebesar 10,61%, disekitar persemaian UUCD, Samboja sebesar 27,02% dengan persentase tanaman mati 18,91%, di KHDTK, Samboja persentase serangan sebesar 4,37% dengan persentase tanaman mati 1,09%; dan di KHDTK, Sebulu persentase serangan sebesar 5,21% dengan persentase tanaman mati sebesar 1,34%. Tanaman meranti merah (S. leprosula) yang mati tersebut diameternya berkisar 6,1 – 30,0 cm dan tingginya berkisar 7,1 – 27,5 m.

Keywords


serangan rayap; Coptotermes sp.; tanaman S. leprosula

References


Hasan, T. 1986. Beberapa teknik pengendalian rayap di Indonesia. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Katiwa, A.T. 2008. Sifat fisika mekanika kayu meranti merah (Shorea leprosula Miq.) hasil tanaman dari stek pucuk umur 11 tahun Pengembangan teknologi pengolahan dan pemanfaatan hasil hutan rawa gambut bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI) XI Kerjasama Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI) Jurusan Teknologi Hasil Hutan. Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya, Palangka Raya.

Martawijaya, A., I. Kartasujana, S.A. Prawira dan K. Kadir. 2005. Atlas Kayu Indonesia Jilid I. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehuatanan, Bogor.

Natawiria, D. 1989. Teknik pengenalan hama hutan tanaman industri. Informasi Teknik No. 4. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Bogor.

Nandika, D., R. Yudi dan F. Diba. 2003. Rayap, biologi dan pengendaliannya. Muhammadiyah Surakarta Press, Surakarta.

Nandika, D., R.C. Tarumingkeng, S. Suryokusumo., Y. Rismayadi dan F. Diba. 2000. Pengujian lapang umpan rayap recruit II terhadap koloni rayap tanah Coptotermes curvignatghus Holmgren (Isoptera; Rhinotermitidae). Laporan Percobaan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Ngatiman, Armansah dan M. Budiono. 2011. Teknik pengendalian hama hutan tanaman jenis penghasil kayu pertukangan. Laporan Hasil Penelitian. Balai Besar Penelitian Dipterokarpa, Samarinda (tidak diterbitkan).

Rudi., D. Nandika, R.C. Tarumingkeng dan D. Darusman 1999. Preferensi makan rayap tanah Coptotermes curvignathus Holungren (Isoptera, Rhinotermitidae) terhadap delapan jenis kayu bangunan. Prosiding Mapeki (Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia), Yogyakarta.

Sjostrom, E. 2005. Kimia kayu. Dasar-dasar dan penggunaan. Edisi kedua (Terjemahan oleh Hardjono Sastrohamidjojo. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Zulkaidah. 2005. Identifikasi rayap yang menyerang tumbuhan pada zona pemanfaatan yang berbeda di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS). Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Mulawarman, Samarinda.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2014.8.1.59-64

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.