BEBERAPA SIFAT BAMBU LAMINA YANG TERBUAT DARI TIGA JENIS BAMBU

l. M. Sulastiningsih

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kemungkinan penggunaan bambu lamina sebagai bahan substitusi kayu, khususnya mengetahui pengaruh jenis bambu terhadap sifat bambu lamina yang direkat dengan urea formaldehida. Bambu yang digunakan dalam penelitian ini adalah bambu andong (Gigantochloa pseudoarandinacea), bambu mayan (Gigantochloa robusta) dan bambu tali (Gigantochloa apus) yang berasal dari tanaman rakyat di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa sifat bambu lamina dipengaruhi oleh jenis bambu yang digunakan kecuali kadar air, keteguhan tekan sejajar serat dan keteguhan rekat. Kerapatan bambu lamina bervariasi antara 0,62 - 0,79 g/ cm'. Bambu lamina dari bambu tali merniliki nilai keteguhan lentur tertinggi sedangkan bambu lamina dari bambu mayan memiliki keteguhan lentur terenclah. Keteguhan rekat bambu lamina yang diuji dengan cara geser tekan bervariasi antara 67,03 - 86,19 kg/ cm2 dan 54,43 - 62,94 kg/ cm berturut-turut untuk uji kering dan uji basah. Sifat perekatan bambu lamina dari bambu andong, mayan dan tali cukup baik. Bambu lamina (3lapis) masing-masing dari bambu andong, mayan dan tali setara dengan kayu kelas kuat II. Pembuatan bambu lamina secara teknis dapat dilakukan dan produk tersebut dapat digunakan sebagai bahan substitusi kayu.

Kata Kunci


Bambu; bambu lamina, urea forrnaldehida; sifat fisis dan mekanis; keteguhan rekat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1995. Standard test methods for evaluating properties of wood-based fiber and particle panel materials. Annual Book of ASTM Standard. ASTM D 1037-93. Philadelphia.

. 1999. Kayu lapis struktural. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta. SNI 01-5008.7- 1999.

. 2000. Kayu lapis penggunaan umum. Badan Standardisasi asional. Jakarta. SNI 01-5008.2-2000.

. 2003. Japanese Agricultural Standard for Glued Laminated Timber. The Japan Plywood Inspection Corporation, Tokyo

. 2006. Statistik Indonesia 2005/2006. Katalog BPS: 1401. Badan Pusat Statistik Jakarta. Indonesia.

Dransfield, S. and E.A. Widjaya (editors). 1995. Plant Resources of South East Asia o 7. Bamboos. Pros ea Foundation, Bogor.

Idris,A. A., A. Firmanti & Purwito. 1994. Penelitian Bambu Untuk Bahan Bangunan. Strategi Penelitian Bambu Indonesia. Yayasan Bambu Lingkungan Lestari, Bogor. Him. 73-81.

Lee,A.WC. & Y Liu. 2003. Selected physical properties of commercial bamboo flooring. Forest Products Journal 53(6):23-26.

Nugroho, N. & N. Ando. 2001. Development of structural composite products made from bamboo II: fundamental properties of laminated bamboo lumber. Journal of Wood Science 47(3):237-242.

Oey Djoen Seng. 1964. Bernt Jenis dari Jenis-Jenis Kayu Indonesia dan Pengertian Beratnya Kayu untuk Keperluan Praktek. Pengumuman LPHH No 1. Bogor.

Sulastiningsih, I.M., Nurwati dan P. Sutigno. 1996. Pengaruh jumlah lapisan terhadap sifat bambu lamina. Buletin Penelitian Hasil Hutan 14(9): 366-373. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan & Sosial Ekonomi Kehutanan. Bogor. Indonesia.

Sulastiningsih, l.M., A. Santoso and T.Yuwono. 1998. Effect of position along the culm and number of preservative brushing on physical and mechanical properties of laminated bamboo. Proceedings Pacific Rim Bio-Based Composites Symposium. November 2-5, 1998, Bogor, Indonesia. Pp. 106 - 113. Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University. Bogor.

Sulastiningsih, l.M., Nurwati & A. Santoso. 2005. Pengaruh lapisan kayu terhadap sifat bambu lamina. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 23(1): 15-22. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor. Indonesia.

Supriana, N., . Abdurrohim, Barly,Jasni, Djarwanto,J. Malik, M. Muslich, D. Martono dan P. Permadi. 2003. Kajian peran pengawetan kayu perumahan dan gedung dalam rangka pengelolaan hutan lestari. Laporan Hasil Penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan, Bogor. Tidak terbit.

Suryokusumo, S. & N. ugroho. 1994. Pemanfaatan Bambu Sebagai Bahan Bangunan. Strategi Penelitian Bambu Indonesia. Yayasan Bambu Lingkungan Lestari, Bogor. Hlm. 82-87




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2008.26.3.277%20-%20287

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.