PENGARUH KADAR PEREKAT TERHADAP SIFAT PAPAN PARTIKEL BAMBU

I M Sulastiningsih, Novitasari Novitasari, Agus Turoso

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar perekat terhadap sifat papan partikel bambu. Bambu yang digunakan adalah bambu betung (Dendrocalamus asper), sedangkan perekatnya adalah urea formaldehida (UF) cair. Bentuk partikel bambu yang digunakan adalah untai. Papan partikel bambu sekala laboratorium dibuat dengan target kerapatan 0,70 g/cm3 dengan kadar perekat bervariasi yaitu 8, 9, 10, 11 dan 12% dari berat kering partikel bambu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisis dan mekanis papan partikel bambu sangat dipengaruhi oleh kadar perekat yang digunakan. Semakin tinggi kadar perekat semakin baik sifat papan partikel bambu yang dihasilkan. Penggunaan kadar perekat minimum 11% dari berat kering partikel bambu menghasilkan papan partikel bambu yang cukup kuat dan stabil serta memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia.


Kata Kunci


Bambu; papan partikel; kadar perekat; sifat fisis dan mekanis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1966. Plywood and Other Wood-based Panels. Food and Agricultural Organization of United Nation. Rome.

--------. 1996. Mutu Papan Partikel. Dewan Standardisasi Nasional-DSN. Jakarta. SNI 03-2105-1996

--------. 2003. Particleboards. Japanese Standards Association. Tokyo. Japanese IndustrialStandard . JIS A 5908: 2003.

--------. 2005. Global Forest Resources Assessment Update 2005. Indonesia. Country Report on Bamboo Resources. Forest Resources Assessment Working Paper (Bamboo). Food and Agriculture Organization of the United Nations, Forestry Department and International Network for Bamboo and Rattan (INBAR), Jakarta, May, 2005.

Maloney, T.M. 1977. Modern Particleboard and Dry-Process Fiberboard Manufacturing. Miller Freeman Publication. San Francisco.

Memed, R., I.M. Sulastiningsih dan P. Sutigno. 1992. Pengaruh senyawa boron terhadap beberapa sifat papan partikel karet. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 10(5):160-166. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Razali, A.K. and I.M. Sulastiningsih. 1991. Effects of varying resin content and compression ratio on properties of isocyanate-bonded particleboard. Manuscript for the Seminar on Evaluation of Achievements in IRPA Research in The Fifth Malaysian Plan-Industrial Sector, 21-24 December 1991. Universiti Utara Malaysia. Sintok. Kedah.

Sastrapraja, S., E.A. Widjaja, S. Prawiroatmodjo dan S. Soenarko. 1977. Beberapa Jenis Bambu. Lembaga Biologi Nasional. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Bogor.

Sulastiningsih, I.M., R. Memed dan P. Sutigno. 1988. Pengaruh kadar perekat dan campuran kulit terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel tusam. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 5(4) :184-191. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Widjaya, E.A. 2001. Identikit Jenis-jenis Bambu di Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi, LIPI. Balai Penelitian Botani, Herbarium Bogoriense, Bogor. Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2006.24.1.1-8

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.