PENGARUH UMUR TERHADAP KOMPOSISI KIMIA KAYU Gmelina arborea Roxb.

Rena M Siagian, Sri Komarayati

Abstract


Gmelina  (Gmelina arborea Roxb.) merupakan salah satu pohon cepat tumbuh. Di Indonesia jenis pohon ini tidak tumbuh secara alami, tetapi akhir-akhir ini banyak ditanam dalam rangka pembangunan hutan tanaman industri.

Dalam  rangka  pemanfaatan  kayu gmelina  untuk bahan baku pulp, telah   dilakukan penelitian sifat kayu dan analisis kimia kayu gmelina dari berbagai tingkat umur.

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur kayu gmelina terhadap  bobot jenis, kadar kulit, derajat keasaman dan komposisi kimia kayu. Penelitian dilakukan terhadap kayu gmelina umur 6 tahun, 8 tahun, 10 tahun dan 12 tahun asal Jawa Barat dan umur 4 tahun serta 6 tahun asal Kalimantan Timur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur kayu tidak memberikan perbedaan yang  nyata terhadap semua aspek yang diteliti, tetapi lokasi tempat tumbuh memberikan perbedaan. Rata- rata bobot jenis kayu gmelina berkisar antara 0, 49 -  0,55 g/cm3,  kadar kulit kayu 9,31 - 12, 05% dan derajat keasaman 7,11 - 7,31 termasuk netral. Kadar selulosa antara 53,07 - 57,55 % termasuk tinggi, pentosan 16,09 - 16,92 % termasuk rendah, lignin 29,50 - 32,12 % termasuk sedang, kadar abu 0,73  - 1,47 % dan kadar silika 0,24 - 0,73 %. Kelarutan dalam alkohol benzena 2,94 -  6,93 %, NaOH 1 % 12,40 - 17,26 %, air dingin 2,53 - 4,71 % dan air panas 3,30 - 9,62 %.

Berdasarkan bobot jenis, komposisi kimia dan klasifikasi komponen kimia kayu Indonesia untuk kayu daun lebar, maka kayu gmelina baik digunakan sebagai bahan baku pulp.


Keywords


kayu gmelina; umur; analisis kimia; Jabar; Kaltim

References


Achmadi, S.S. 1990. Kimia kayu. Bahan Pengajaran. Pusat Antar Universitas. IPB. Bogor.

Alrasjid, H ; A Widiarti. 1992. Teknik penanaman dan pemungutan hasil Gmelina arborea (Yamane).

Informasi Teknis No. 36. Pusat Litbang Hutan Bogor.

Anonimous, 1976. Annual book of ASTM Standards, Part 22. Wood Adhesives

American Society for Testing and Materials, Philadelphia.

Anonimous. 1976. Vademecum Kehutanan Indonesia. Departemen Pertanian.

Direktorat Jenderal Kehutanan. Jakarta.

Anonimous. 1983. Buku panduan pencegahan dan penanggulangan pencemaran

industri pulp dan kertas. Departemen Perindustrian.

Brown, H.P.A.J. Panshin dan C.C. Forsaith. 1952. Textbook of wood technology.

Mc. Graw Hill Book Company, New York - Toronto - London.

Haygreen, J.G. dan J.L. Bowyer. 1989. Hasil Hutan dan Ilmu Kayu. Suatu Pengantar.

Terjemahan Sutjipto A. Hadikusumo. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Kasmudjo. 1990. Beberapa sifat kayu gmelina dan kemungkinan penggunaannya.

Duta Rimba 119-120 XVI/1990.

Mading, A. 1991. Komposisi kimia kayu Acacia mangium Willd dan Eucalyptus urophylla Blake

dari berbagai umur. Skripsi Akademi Kimia Analis, Bogor. Tidak diterbitkan.

Martawijaya, A dan Barly. 1995. Sifat dan kegunaan kayu Gmelina arborea Roxb.

Makalah Utama pada Ekpose Hasil Penelitian dan Pengembangan Pusat

Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan Sosial Ekonomi Kehutanan.

Overend, R. 1979. Gasification on overview. Di dalam hardware for energy generation

in the forest products industry. Forest Products Research Society, Madison.

Palmer, E.R. ; J.A. Gibbs and A.P. Dutta. 1983. Pulping characteristie's of hardware species

growing in plantation in Fiji. Tropical Products Institute.38 p.

Palmer, E.R. ; J.S. Johnson ; J.A. Gibbs ; S : Ganguli and A.P. Dutta. 1984.

Pulping characteristics of Gmelina arborea Grown in plantations in the Solomon Islands. Tropical Development and Research Institute 21 p.

Pari, G. dan Hartoyo. 1990. Analisis kimia 9 jenis kayu Indonesia. Jurnal Penelitian

Hasil Hutan 7 (4); 130-133.

Peh. T.B. & K.C. Khoo. 1984. Timber properties of Acacia mangium, Gmelina arborea,

Paraserianthes falcataria and their utilization aspects. The Malaysian Forester 47 (4).

Rydholm, S.A. 1976. Pulping Processses. lnterscience Publishers, New York - London - Sydney.

Siagian, R.M. 1980. Analisa kimia beberapa jenis kayu Indonesia. Laporan BPHH,

nomor 154. pp 29-34.

Siagian, R.M. dan K. Purba, 1994. Uji coba pembuatan pulp dan kertas Acacia mangium.

Makalah Utama Diskusi Hasil Penelitian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan dan Sosial Ekonomi Kehutanan.

Soerianegara, I. & R.H.M.J. Lemmens. 1993. Plant Resources of South East Asia

(1) Timber trees : Major commercial Timbers. Wageningen.

Wise, L.E. 1944. Wood Chemistry. Reinhold Publisher Corporation, New York.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.1998.15.6.395–404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.