Ketahanan Tiang Listrik Bekas Pakai terhadap Kerusakan Biologis yang Dihubungkan dengan Sisa Kandungan Bahan Pengawet Kreosot didalamnya

Han Roliadi, Chung Yun Hse, Elvin T Choong

Sari


Ketahanan kerusakan biologis tiang listrik bekas pakai dari kayu southern yellow pine yang diawetkan dengan kreosote, diteliti melalui percobaan simulasi kerusakan biologis (uji petak tanah) menggunakan jamur Neolentinus lepideus Fr., untuk menilai efektifitasnya terhadap kerusakan tersebut. Hal ini sehubungan dengan pemanfaatan tiang listrik dimaksud menjadi produk hasil olahan bermanfaat, seperti struktur kayu padat dan kayu majemuk. Temyata ketahanan kerusakan biologis tiang listrik baik yang telah berusia (masa pakai) 5 dan 25 tahun maupun yang masih baru diawetkan (segar) ada kaitannya dengan kandungan kreosotnya dan penyebarannya di dalam tiang tersebut. Selama masa pakai terjadi penurunan kandungan kreosot sedemikian rupa sehingga kandungan di bagian atas dan luar tiang tersebut lebih rendah dari pada bagian dalam atau bawahnya. Secara keseluruhan, kandungan kreosot dalam tiang listrik bermasa pakai 5 tahun lebilt rendah dari pada dalam tiang yang segar, tetapi lebih tinggi dan yang bermasa pakat 25 tahun. Pada kandungan kreosot di atas 14 persen, ketahanan kerusakan tiang listrik masih tinggi); akan tetapi di bawah 14 persen, ketahanannya menurun secara drastis. Oleh sebab itu, kadar kreosot 14 persen dianggap sebagai batas kritis. Selanjutnya kalau dihubungkan dengan batas kritis tersebut, ketahanau kerusakan biologis tiang listrtk bermasa pakai 5 tahun masih sebanding dengan tiang yang masih segar, sedangkan pada tiang bermasa pakai 25 tahun, terutama di bagian luamya ketahanannya jauh, jauh lebih rendah dan menvamai ketahanan kayu southern yellow pine yang tidak diawetkan. Lebih lanjut sekiranya dikaitkan dengan pemanfaatan kembali tiang bekas pakai tersebut menjadi produk hasil olahan kayu bermanfaat, nilai kandungan sisa kreosotnya perlu diperhatikan. Bagian dari tiang listrik berkandungan kreosot di alas 14 persen sesuat untuk struktur kayu padat guna pemakaian luar (udara terbuka). Untuk perakitan kayu majemuk, bagian tiang listrik berkandungan kreosot di atas 14 persen sebaiknya untuk bagian luar hasil perakitan tersebut, sedangkan bagian berkandungan kreosot di bawah 14 persen untuk bagian dalamnya.


Kata Kunci


percobaan simulasi; jamur Neolentinus lepideus Fr; uji petak tanah; tiang listrik bekas pakai; dan jenis southern yellow pine

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


American Wood Preservers’ Association (AWPA) Standard. 1984a. Methods for the determination of oil-type preservative in wood. AWPA AG-83, Stevensville, MD. pp 1-7.

American Wood Preservers’ Association (AWPA) Standard 1984b. Methods of testing wood preservatives by laboratory soil-block cultures. AWPA Ml0-77, Stevensville, MD. pp 1-8.

Bull, J.H. and V.C. Lidenhein. 1990. Environmcntal regulation and the future of U.S wood-preserving industries. Proceedings of the American Wood Preservers Association, 86: 48-62.

Duncan. C.G. 1954. Evaluating wood preservatives industries by soil-block test: Program on the development of a laboratory weathering method. Proceedings or the American Wood Preservers’ Association, 50: 41-53.

Felton. C.C and R.C DeGrot. 1996. The recycling potential of preservative-treated wood. Forest Products Journall, 46 (7/8): 37-46.

Hickin, N.E. 1971. Wood preservation: A guide to the meaning of terms. Hutchinson and Co. Ltd. London.

Hunt, G.M. and G.A. Garrat. 1967. Wood preservation.. Mc-Graw Hill Book Co. New York - St. Louis - San Francisco -Toronto - London - Sydney.

Micklewright, J.T. 1991. Wood preservation statistics. Proceedings of American Wood Preservers· Association. 87: 258-272.

Richardson. B.A. 1978. Wood preservation. The Construction Press. Lancaster-London-New York.

Schneider. P.F., C.S. Love, and J.J. Morrell. 1995. Distribution of chloropicrin douglas-fir pole I- to 7-years after remedial treatment. Forest Products Journall. 45(I). 55-56.

Stasse, H. 1955. Fractional distillation of creosote and composition of preservatives used in the co-operative creosote program. Proceedings of American Wood Preservation Association, 52: 13-25.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2000.17.3.149-159

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.