PERKEMBANGAN IMPORT KAYU DARI BEBERAPA INDUSTRI DI INDONESIA

Sylviani Sylviani, Satyawati Hadi

Sari


Impor kayu Indonesia dari beberapa negara di dunia telah dilakukan sejak tahun 1998 dengan nilai sebesar U.S $ 86.223.235. Ada beberapa alasan Indonesia melakukan impor kayu antara lain : berdasarkan pesanan dan adanya koordinasi dengan pihak pembeli untuk pengembangan produk baru. Beberapa jenis kayu yang diimpor antara lain : Red Oak. White Oak, Yellow Birch, Beech, Walnut, Sapele, Apromosia, Maple dan lain-lain.

Beberapa produk yang dihasilkan antara lain : Kayu lapis lndah, Papan blok indah, parket lantai dan alat rumah tangga. Kayu lapis indah yang diproduksi tahun 1997 dan tahun 1998 masing-masing sebesar 1.400 m3 dan 2.600 m3 sedangkan parket lantai diproduksi tahun 1998 sebesar 22.834 m3.

Rata-rata harga ekspor kayu lapis indah jenis Sapele adalah US $ 481,52 per m3 papan blok indah Sapele adalah US $ 300,35 dan Parket lantai US $ 1.478,10 per m3.

Beberapa masalah yang timbul dalam impor kayu antara lain kayu impor dikhawatirkan disinyalir berasal dari dalam negeri sendiri, impor kayu yang tidak dikenakan pajak mendorong pengusaha industri kayu bebas mengimpor kayu.


Kata Kunci


kayu; impor; industri; negara

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonimus, Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No: 229/MPP/Kep/7/1997.

Anonimus. Perdagangan lmpor Indonesia. Biro Pusat Statistik 1995.

Anonimus, Profil Industri Perkayuan Besar dan Menengah. Biro Pusat Statistik 1995.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2000.18.3.153-162

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.