ANATOMI DAN KUALITAS SERAT DUA PULUH JENIS KAYU DARI KAWASAN BARAT INDONESIA

Y l Mandang, Usep Sudardji

Sari


Ciri umum dan anatomi dua puluh jenis kayu dari kawasan Barat Indonesia sudah diamati dan dipertelakan untuk keperluan tdentifikasi serta evaluasi kemungkinan penggunaannya yang sesuai.

Untuk kepcrluan identifikasi, beberapa ciri utama dapat di catat: 1) lingkar tumbuh yang jelas pada Kokoona reflexa dan Peltophorum pterocarpa; 2) pembuluh seluruhnva soliter pada Kokoona reflexa dan Xanthophyllum excelsum.; 3) parenkim apotrakea bentuk tangga atau ja!a pada anggota suku Amonaceae and Euphorbiaceae yang diamati; .4) jari-jari satu seri atau hampir seluruhnya satu seri pada Kokoona reflexa, Cococeras sp., Xanthophyllum excelsum, Sonneratia caseolaris dan Gonystylus macrophyllus. 5) serat ada yang bersekat pada anggota Anacardiaceae, Burseraceae dan Meliaceae yang diamati; 6) butir-butir silika dalam serat Santiria laevigata dan dalam jari-jari Cococeras sp., sel minyak pada Cananga odorata dan Mezzettia parviflora,

Empat belas dari 20 jenis kayu yang diamati mempunyai serat berkualitas I sampai II sehingga dapat dicoba lebih lanjut untuk dibuat pulp kertas, diantaranya: Cananga odorata, Artocarpus gomezianus, Dracontomelon dao dan Macaranga hypoleuca.

Empat jenis kayu mempunyai penampilan dekoratif serta kekuatan yang memadai untuk digunakan sebagai bahan baku mebel indah serta panel hias, yaitu: Kokoona reflexa, Peltophorum pterocarpa, Garcinia nervosa dan Xanthopyllum excelsum.


Kata Kunci


anatomi kayu; identifikasi kualitas serat; pemanfaatan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amos. G.L. 1952. Silica in Timbers. Bulletin No. 267, CSIRO, Melbourne, Australia.

Den Berger, L.G 1949. Determinatietabel voor houtsoorten van Malesic tot op Familie of geslacht. Balai Penyelidikan Kehutanan Bogor. Indonesia.

Madhavan, S. 1998. Microscopic Wood Anatomy of Pterospermum. In Sosef. M.S.M., L.T Hong and S. Prawirohatmodjo Plant Resources of South East Asia 5(3): 603-622: Timber trees: Lesser Known Timbers Bakhuys Publ. Leiden.

Mandang, YI. 1991. Anatomi dan identifikasi 17 jenis kayu kurang dikenal. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 8(2): 55-69.

Mandang, Y.I. 1991 Anatomi dan identifikasi 21 jenis kayu kurang dikenal. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 9(I): 5-52.

Mandang, Y. I. dan Barly. 1996. Kemungkinan pemanfaatan jenis kayu Indonesia untuk pengganti kayu pok. Buletin Penelitian Hasil Hutan 14(10): 406-416.

Martawijaya, A dan I. Kertasudjana. 1977. Ciri umum, sifat dan kegunaan jenis- jenis kayu Indonesia. Publikasi Khusus No. 41. Lembaga Penelitian Hasil Hutan. Bogor.

Oey Djoen Seng. 1990. Berat jenis dari jenis-jenis kayu Indonesia dan pengertian beratnya untuk keperluan praktek. Pengumuman No. 13. Lembaga Penelitian Hasil Hutan. Bogor.

Rachman, A.N dan R.M Siagian. 1976. Dimensi serat jenis kayu Indonesia. Laporan No. 75. Lembaga Penelitian Hasil Hutan. Bogor.

Saas. J.E. 1961 Botanical Microtechnique. The Iowa State Univ Press.

Sidiyasa. K 1998. Microscopic wood anatomy of Mezzettia. In Sosef, M.S.N., LT Hong and S Prawirohatmodjo. Plant resources of South East Asia 5(3) 603-622: Timber trees: Lesser known timbers. Bakhuys Publ Leiden.

Wheeler. E.A., P.Baas and P.E. Gasson. 1989. IAWA List of Microscopic features for hard wood identification. IAWA Bull. 10(2): 221-358.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2000.18.3.163-208

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.