PENGUJIAN RESIN BERBASIS LIGNIN SEBAGAI BAHAN PENCEGAH SERANGAN RAYAP KAYU KERING (Cryptotermes cynocepbalus LIGHT.)

Jasni Jasni, Adi Santoso

Sari


Kayu karet dan tusam banyak digunakan sebagai bahan mebel. Kelemahan kedua kayu tersebut mudah diserang organisme perusak kayu. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan untuk meningkatkan keawetannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis bahan pencegah serangan rayap kayu kering menggunakan resin lignin formaldehida.

Dalam penelitian ini resin dibuat dari 3 jenis lignin yang dihidroksimetilasi kemudian dikondensasi dengan larutan NaOH 50% dan formaldehida 37%. Reaksi dilangsungkan pada suhu 70 -80OC selama 1 jam. Nisbah mol lignin: formalin = 1 : 2. Resin tersebut diaplikasikan pada kayu karet dan tusam, masing-masing mewakili kayu daun lebar dan kayu daun jarum yang selanjutnya diuji ketahanannya terhadap serangan rayap kayu kering.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa resin berbasis lignin formaldehida yang dibuat dari ke-3 jenis lignin efektif dalam mencegah serangan rayap kayu kering pada kayu karet dan tusam dengan tingkat kematian rayap kayu kering antara 62,4 - 100,0% dan mampu meningkatkan kelas ketahanan kayu karet maupun tusam dari kelas IV (tanpa perlakuan) menjadi kelas II.


Kata Kunci


Lignin formaldehida; rayap kayu kering; karet; tusam

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Jasni and N. Supriana. 1999. The Resistance of eight rattan species against the Powder-post Beetle Dinoderus minutus Farb. Proceedings of The Fourth International Conference on The Development of Wood Science, Wood Technology and Forestry. Missenden Abbey. Forest Products Research Centre. England.

Kim,H., M.K. Hill and A.L. Friche. 1987. Preparation of kraft lignin from black liquor. Tappi

Journal 70(12): 112.

Martawijaya, A. 1996. Keawetan kayu dan faktor yang mempengaruhinya. Petunjuk Teknis.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan dan Sosial Ekonomi Kehutanan . Bogor.

Mulyadi, A.T. 2000. Permintaan dan pasokan kayu di Indonesia. Rimbun No.18.

Dephutbun. Jakarta.

Mustafa, Z.E.Q. 1990. Panduan Mikrostat untuk mengelola data statistik. Penerbit Andi

Offset, Yogyakarta.

Padlinurjaji, I.M., D. Nandika dan A Setiawan. 1998. Efikasi bahan pengawet Lentrek 400 EC dan Sarmix 1200 AS terhadap rayap tanah melalui uji kuburan (Grave yard test). Buletin Jur. Teknologi Hasil Hutan 2(2): 20-25. IPB. Bogor.

Rachman,O., N. Hadjib, Abdurachman, Krisdianto, A.Santoso, Jasni, A. Supriadi, E.

Sarwono, K.Amas dan Suhariyanto. 2005. Kajian potensi, pemanfaatan dan kelembagaan kayu perkebunan untuk mendukung industri perkayuan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor. Laporan Penelitian. Tidak diterbitkan.

Rinawati T. 2002. Emisi formaldehida kayu lapis meranti dengan menggunakan perekat berbahan dasar lignin. Skripsi. Jur. Teknologi Hasil Hutan. Fahutan IPB. Bogor. Tidak diterbitkan.

Santoso, A. 2003. Sintesis dan karakterisasi resin lignin resolsinol formaldehida untuk perekat kayu lamina. Disertasi. Program Doktor (S3). Fakultas Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Tidak diterbitkan

Santoso, A dan Jasni. 2003. Daya tahan garis rekat LRF pada kayu lamina manii terhadap serangan rayap kayu kering. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis 1(1): 1-19. Balai Penelitian dan Pengembangan UPT Biomaterial Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Cibinong, Bogor.

Steel R.G.D. dan J.H. Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistik. Gramedia. Jakarta.

Sumarni G. H. Roliadi dan A. Ismanto. 2003. Keawetan 99 jenis kayu Indonesia terhadap rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light). Buletin Penelitian Hasil Hutan

(3): 239-249. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2006.24.4.301-308

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.