PENGARUH PERBAIKAN METODE PEMBAGIAN BATANG TERHADAP WAKTU KERJA DAN PRODUKTIVITAS PENEBANGAN HUTAN ALAM PRODUKSI: STUDI KASUS DI PT. DWIMAJAYA UTAMA

Soenarno Soenarno, Yuniawati Yuniawati

Sari


Perbaikan sistem pembagian batang pada metode penebangan di hutan alam produksi perlu dilakukan agar penebangan dapat dilakukan lebih efisien. Tulisan ini mempelajari sebaran elemen waktu kerja, produktivitas, dan efisiensi pemanfaatan kayu hasil penerapan perbaikan sistem pembagian batang. Penelitian dilakukan di lokasi pengusahaan hutan alam produksi, PT. Dwima Jaya Utama, Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan pada empat plot contoh penelitian (PCP) berukuran 100 m x 200 m yang ditempatkan secara sengaja (purposive) pada petak tebang terpilih. Dua PCP untuk perlakukan penebangan konvensional dan yang lainnya untuk perbaikan metode pembagian batang. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan PWSTAT versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penebangan metode konvensional (CV) adalah 14,6 menit/pohon tidak berbeda nyata dengan perbaikan metode pembagian batang (IBM) sebesar 15,5 menit/pohon. Efisiensi pemanfaatan kayu IBM adalah 93,1% lebih tinggi dibandingkan metode CV sebesar 85,4%. Namun demikian, produktivitas IBM adalah 27,161 m3/jam lebih rendah dibandingkan metode CV sebesar 32,847 m3/jam.


Kata Kunci


Hutan alam produksi; waktu kerja; penebangan; konvensional; perbaikan; pembagian batang

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abbasi, E., Lotfalian, M., & Hosseini, S. A. O. (2013). Productivity and cost of tree felling crew with a chainsaw in Caspian forests. Journal of Biodiversity and Environmental Sciences, 3(9), 90–97.

Astana, S., Soenarno, & Endom, W. (2015). Potensi penerimaan negara bukan pajak dari limbah pemanenan di hutan alam dan hutan tanaman. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 12(3), 227–243.

Basari, Z. (2004). Analisa biaya pemanenan kayu bulat sistem kemitraan HPH-Koperasi Desa di Kalimantan Tengah. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 22(2), 113–122.

Behjou, F. K., Majnounian, B., Dvořák, J., Namiranian, M., Saeed, A., & Feghhi, J. (2009). Productivity and cost of manual felling with a chainsaw in Caspian forests. Journal of Forest Science, 55(2), 96–100.

Budiaman, A. (2002). Waktu kerja dan produktivitas penebangan kayu penuh (whole tree) pada pengusahaan hutan alam. Jurnal Teknologi Hasil Hutan, 15(2), 1–6.

Direktorat Jenderal Bina Produksi Kehutanan (2009). Peraturan Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan. Nomor: P.14/VI-BIKPHH/2009 tentang metode pengukuran dan tabel isi kayu bulat rimba Indonesia. Jakarta.

Dulsalam, Sukadaryati, & Yuniawati. (2018). Produktivitas, efisiensi dan biaya penebangan silvikultur intensif pada satu perusahaan di Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 36(1), 1–12.

Elias, Applegate, G., Kartawinata, K., & Klassen, A. (2001). Pedoman reduced impact logging Indonesia. Bogor: Center for International Forestry Research.

Elias. (2015). Pengertian dan perkembangan IPTEK pemanenan kayu. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Elias. (2016). Penerapan reduced impact logging dalam rangka reformasi eksploitasi hutan dan korupsi dalam pengelolaan hutan alam tropika Indonesia. Orasi Ilmiah Guru Besar IPB. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Enters, T. (2001). Trash or treasure? logging and mill residues in Asia and the Pacific. Bangkok.

Forestry Training Centre Incorporated. (2010). Course in reduced impact logging: Chainsaw use, safety practices & directional tree felling techniques. Guyana.

Garland, J., & Jackson, D. (1997). Felling and bucking techniques for woodland owners. Oregon.

Ghajar, I., & Naja, A. (2012). Forest policy and economics evaluation of harvesting methods for sustainable forest management (SFM) using the analytical network process (ANP). Journal of Forest Policy and Economics, 21, 81–91.

Greulich, F., Hanley, D., McNeel, J., & Baumgartner, D. (1999). A primer for timber harvesting. Washington: Washington State University.

Holt, G. (2016). How to cut down a tree: safe and effective tree felling, limbing and Bucking. Alaska.

Idris, M. M., & Soenarno. (2015). Penerapan metode tree length logging skala operasional di areal teknik silvikultur intensif (Studi kasus di PT Parakanca Timber Provinsi Kalimantan Timur). Penelitian Hasil Hutan, 33(1), 19–34.

Kewilaa, B., & Tehupeiory, A. (2015). Effects of working time and the volume and weight of timber on productivity of log loader Caterpillar type 966 F and WL 980 C. Wood Research Journal, 6(1), 1–6.

Matangaran, J., Partiani, T., & Purnamasari, D. (2013). Faktor eksploitasi dan kuantifikasi limbah kayu dalam rangka peningkatan efisiensi pemanenan hutan alam. Bumi Lestari, 13(2), 384–393.

Mujetahid, A. (2008). Produktivitas penebangan pada hutan jati (Tectona Grandis). Jurnal Perennial, 5(1), 53–58.

Ruslim, Y., & Gunawan. (2008). Faktor eksploitasi dan faktor pengamanan pada kegiatan penebangan sistem tebang pilih tanam Indonesia ITPTI) di HPH PT. Sarmiento Parakantja Timber Kalimantan Tengah. Jurnal Kehutanan Tropika Humida, 1(1), 95–108.

Sist, P., Dykstra, D., & Fimbel, R. (1999). Pedoman pembalakan berdampak rendah untuk hutan dipterocarpa lahan rendah dan berbukit di Indonesia. Bogor.

Soenarno, Endom, W., Basari, Z., Suhartana, S., Dulsalam, & Yuniawati. (2016). Faktor eksploitasi hutan di Sub Region Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 34(4), 335–348.

Soenarno, & Idris, M. M. (2015). Pedoman teknis di tree length logging hutan alam produksi lahan kering. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan.

Surat Keputusan Menteri Kehutanan. (2011). Pengukuran dan pengujian hasil hutan (SK Kemenhut No. P.45/Menhut-II/2011). Jakarta: Kementerian Kehutanan.

University of New Hampshire. (2001). Safe timber harvesting. University of New Hampshire.

Ward, E. (2011). Chain saws safety, operation, tree felling techniques. Manhattan.

Wijaya. (2000). Analisis statistik dengan program SPSS 10.0. Bandung: Alfabeta, Bandung.

Workers’ Compensation Board. (2001). Practical methods for falling and bucking timber safely (2001st ed.). Columbia: Workers’ Compensation Board of British Columbia.

Worksave, N. Z. (2014). Safe manual tree felling. Wellington. Diakses dari https://www. arbinnovations.co.nz/tree-services pada tanggal 10 Desember 2018.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2019.37.1.13-32

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.