PENERAPAN METODE TREE LENGTH LOGGING SKALA OPERASIONAL DI AREAL TEKNIK SILVIKULTUR INTENSIF (STUDI KASUS DI PT SARMIENTO PARAKANCA TIMBER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR)

Maman Mansyur Idris, Soenarno Soenarno

Sari


Metode tree length logging sebagai alternatif cara pemanenan kayu merupakan upaya untuk meningkat-kan efisiensi pemanfaatan hasil hutan kayu dan kelestarian hutan produksi alam. Saat ini kontribusi produksi kayu bulat hutan alam semakin menurun akibat masih borosnya proses pemanenan dan makin terbatasnya luas hutan alam produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penerapan metode pembalakan kayu sepanjang mungkin dalam skala operasional. Penelitian dilaksanakan pada areal hutan yang dikelola dengan teknik silvikultur intensif (SILIN) di PT Sarmiento Parakanca Timber (SARPATIM), Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Pengumpulan data melalui pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan meliputi produktivitas kerja dan biaya penebangan dan penyaradan, limbah pembalakan, faktor eksploitasi (FE) dan kerusakan tegakan tinggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas penebangan meningkat menjadi 60,535 m /jam dan produktivitas penyaradan sebesar 31,931 m /jam. Selain itu, penerapan metode tree length logging dapat memperkecil biaya penebangan menjadi Rp 1.604,36/m dan penyaradan Rp 21.142,75/m , meningkatkan nilai FE mejadi 0,93 dan dapat menekan kerusakan tegakan menjadi sebesar 20,70%.

Kata Kunci


Metode tree length logging; produktivitas; biaya; faktor eksploitasi; kerusakan tegakan tinggal

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


FAO. (1992). Cost control in forest harvesting & road contruction. FAO forestry paper no 99, Rome: FAO of the UN.

Gingras, JF. (1996). The cost of product sorting during harvesting. Wood Harvesting Tech. TN-245. Forest Eng. Institute of Canada, Pointe-Claire, Quebec, Canada. 12 pp.

Hartsough, BR., Drews ES, McNell JF. Durston TA & Stokes, BJ. 1997(). Comparison of mechanized systems for thinning ponderosa pine and mixed conifer stands. For. Prod. J, 47(11/12), 59-68.

Idris MM, Endom W & Sukanda. (1997). Estimasi dampak intensifikasi pembalakan terhadap tegakan tinggal di daerah kerja HPH. Studi kasus di areal kerja konsesi hutan PT NKR, Muara Wahau, Propinsi Kalimantan Timur. Laporan Proyek. Bogor: Pusat Penelitian dan Peng embang a n Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan. Tidak dipublikasikan.

_________, & Soenarno. (2012). Teknik tree length logging di hutan produksi lahan kering. Laporan Hasil Penelitian. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan. Tidak dipublikasikan.

Jalal, PS. (2013). Residual stand damages after decreasing on selective cutting diameter limit at forest concession of PT Tri Tunggal Ebony cooperation Poso District Sulawesi Province. Jurnal of Natural Sciences Research. 3(7).

Kementerian Kehutanan. (2014). Statistik Kehutanan Indonesia 2013. Jakarta: Kementerian Kehutanan.

LeDoux, CB & Huyler NK. (2001). Comparison of two cut-to-length harvesting systems operating in eastern hardwoods. Inter. Jurnal of Forest Engineering. 12 (1): 53-59.

Limbeck-Lilienau, B. (2003). Residual stand damage caused by mechanized harvesting systems. Proceedings of the Austro 2003 meeting: High Tech Forest Operations for Mountainous Terrain. CD ROM. Limbeck-Lilienau, Steinmüller and Stampfer (editors). October 5-9, 2003, Schlaegl -Austria. 11 p.

Muhdi. (2009). Dampak pemanenan kayu dengan teknik reduced impact logging terhadap kerusakan tegakan sisa di hutan alam. Berk. Penelitian Hayati 15 (77-84).

Mulyadi, A. (2002). Analisis produktivitas kerja dan biaya pemanenan hasil hutan di hutan rakyat. Jurnal Hutan Rakyat IV (1).

Moeljono, SB. (1984). Pengantar Pembalakan. Semarang: Penerbit Yayasan Kanisius. Cetakan keempat.

Pulkki, R. (1999). Cut-to length, tree length or whole tree length harvesting. Lakehead University. Faculty of Forestry.

Ponsse O. (2005). The cut-to-length harvesting system. www.ponsse.com. Accessed November 27, 2005.

Siapno, IB. (1970). Guide for tree injury study. Handbook of Selective Logging, Second Edition. Manila, Phillippines.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2015.33.1.19-34

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.