EKOEFISIENSI DAN FAKTOR PENDUKUNG DALAM IMPLEMENTASINYA PADA PROSES PRODUKSI INDUSTRI KAYU LAPIS DI KALIMANTAN SELATAN

Darni Subari, Udiansyah Udiansyah, Bagyo Yanuwiyadi, Budi Setiawan

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan faktor-faktor pendukung, sepertipersepsi masyarakat sekitar industri dan analisis keuangan. Penelitian ini dilakukan dalam 3 (tiga)industri kayu lapis diKalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kayu lapis secaraumum telah menerapkan ekoefisiensi pada proses produksi, kualitas rata-rata cukup tinggi pada 3,82.Pelaksanaan ekoefisiensi juga didorong oleh undang-undang dan peraturan (lingkungan, sumber dayaair, energi dan prosedur operasioanal standar kerja) yang harus dipatuhi dan mengikat untukmelaksanakan. Masyarakat sekitar industri kayu lapis memberikan dukungan positif bagi industri kayulapis menyediakan kesempatan kerja dan meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat di sekitarkawasan industri. Analisis finansial menunjukkan bahwa industri kayu lapis dalam produksi ramahlingkungan masih memberikan manfaat bagi rata-rata biaya manfaat rasio 1,48.


Kata Kunci


Ekoefisiensi, proses produksi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1995. Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri, Kepmen LH No. 51/MenLH/10/1995, Jakarta.

Anonim. 2008. Eco-Effeciency and Cleaner Production, http://www.iisd.ca/consume/undp.html

Anonim. 2008. Social Effeciency, http://www.ucalgarv.ca/-pfitzger/effient.pdf.

Anonim. 2008. Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri, Hotel, Restoran, Rumah Sakit, Domestik dan Pertambangan,

Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 036 Tahun 2008.

Anonim. 2009. RendemenKayu Olahan Industri Primer Hasil Huitan Kayu. Peraturan Dirjen Bina Produksi No. P.13/IVBPPHH/

Jakarta.

Cleaner Production Clinic Unmul (CPCU). (2008). Panduan Penerapan Eko-efisiensi Industri Kayu Lapis. CPCU. Samarinda.

Direktorat Jenderal Bina Produksi. 2009. Rendemen Kayu Olahan Industri Primer Hasil Hutan Kayu. Peraturan Dirjen Bina Produksi No. P.13/IV-BPPHH/2009. Jakarta.

Effendi. 2000. Prospek Industri Kayu. Majalah Tropis No. 3 Tahun 2, Maret 2000. PT. Alam Warta Tropis, Jakarta.

Gittinger GP. 1986. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Sutomo S. Penerjemah Edisi ke 2. Penerbit UI Press, Jakarta.

Nurendah, I. 2007. Strategi Peningkatan Kinerja Industri Kayu Lapis Melalui Pendekatan Ekoefisiensi (Disertasi), Fakultas Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

Prayitno, T.A. 2009. Teknologi Kayu Lapis, Fakutas Kehutanan Universitas Gajah Mada 43 - 75. Yogyakarta.

Rakhmat J. 2001. Psikologi Komunikasi. PT. Remaja Rosdekarya, Bandung.

Soemarwoto. 2001. Lingkungan Hidup: Soko Guru Pembangunan Ekonomi .

http://www.suarapembaruan.com




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2012.30.3.171-182

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.