DAYAGUNA CAMPURAN SODA ABU - BORAKS SEBAGAI ANTI JAMUR BIRU DAN RAYAP

Barly Barly, Agus Ismanto, Dominicus Martono

Sari


Kebanyakan kayu gubal dari jenis kayu keras mudah diserang jamur pewarna dan serangga perusak kayu. Bahan pengawet boron relatif aman bagi manusia dan binatang peliharaan. Bahan pengawet dengan bahan dasar borak dan ditambah soda abu telah diformulasi. Contoh kayu diawetkan dalam larutan 5% (b/v) dari lima kondisi campuran soda abu-boraks, yaitu 1,0 : 1,5; 1,5 : 1,0; 1,0 : 1,0; 2,0 : 1,0, dan 1,0 : 2,0 (b/b). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi toksisitas formulasi campuran boraks-soda abu terhadap rayap dan jamur pewarna kayu. Hasil pengujian menunjukkan larutan 5% campuran soda abu - boraks (1,0 : 2,0) yang dinyatakan sebagai asam borat (H BO ) pada retensi 7,23 kg/m3terbukti efektif mencegah rayap tanah Coptotermes curvignathus Holmgren dan rayap kayu kering Cryptotemes cynocephalus Light., serta dapat digolongkan ke dalam kelas efikasi sangat baik dengan masa proteksi 4 minggu terhadap jamur pewarna biru.

Kata Kunci


Boraks, soda abu, rayap tanah, rayap kayu kering, jamur biru

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1962. 'Timbor' Preservative. Plant Operator's Manual. Borax Consolidated Limited. Borax House, Carlisle Place, London, S.W.I.

----------. 1976. Glossary of Terms in Wood Preservation. American Wood Preserver's Association Standard. P.19. New York- Washington.

----------. 2003. Pestisida untuk Pertanian dan Kehutanan. Direktorat Pupuk dan Pestisida. Departemen Pertanian. Jakarta.

----------. 2011. Sodium carbonate. http : //anugrahkurniaabadi.indonetwork.co.id/ 811525/soda-ash-dense-sodium-carbonate. htm 8/3/2011. 11.02 AM.

Barly dan A. Ismanto. 2008. Keefektifan seng khlorida-dikhromat sebagai bahan pengawet kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 26 (4) : 332-341

Barly dan D. Martono.2010. Efikasi dua senyawa karbonat terhadap jamur biru. Prosiding 7th Basic Science National Seminar.p.III-247-254. Malang 20 Februari 2010. Universitas Brawiajaya.

Hulme, M.A. and J.F. Thomas. 1979. Control of fungal sap stain with alkaline solutions of quaternary ammonium compounds and with tertiary amine salts. Forest Products Journal 29(11): 26-29.

Hunt,G.M dan G.A. Garratt. 1986. Pengawetan Kayu. Terjemahan Mohamad Jusuf. Akademika Pressindo.Jakarta.

Lange, N.A.1967. Handbook of chemistry. McGraw Hill Book Company. New York.

Mampe, C. D. 2010. Effectiveness and Uses of Barate.http://www.environment sensitive.com/effectiveusesofborate.htm. Diakses tanggal 3 Januari 2010.

Novizan. 2002. Petunjuk Pemakaian Pestisida. PT Agro Media Pustaka.Tanggerang.

Richardson, B.A. 1978. Wood preservation. The Construction Press Ltd. Lancaster.p.37.

Sheilds, K.J, Desai, R.L. and Clarke, M.R. 1974. Ammoniacal zinc oxide treatment as an inhibitor of fungi in Pine lumber.For. Prod. Journal 24(2): 54-57.

Yamauchi, S., Y. Sakai, Y. Watanabe, M.K. Kubo and H. Matsue. 2007. Distribution boron in wood treated with aqueous and methanolic boric acid solutions. J. Wood Sci. 53: 324-331.

Yusuf. S. dan F. Taeshi. 2005. Ketahanan kayu terhadap serangan rayap tanah dengan perlakuan garam metal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis 3 (1). Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2011.29.2.179-188

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.