AKTIVITAS INHIBISI ALFA GLUKOSIDASE PADA BEBERAPA JENIS KULIT KAYU RARU

Gunawan Pasaribu

Abstract


Raru merupakan sebutan untuk jenis kulit kayu yang ditambahkan pada nira aren yang bertujuan untuk meningkatkan cita rasa, kadar alkohol dan mengawetkan minuman tradisional tuak. Sebagian masyarakat Tapanuli juga mengenal kulit kayu raru sebagai obat diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi berbagai jenis kulit kayu raru, mengetahui kandungan bioaktifnya, dan mengetahui efek farmakologis ekstraktif raru terhadap penurunan kadar gula darah melalui aktivitas inhibisi alfa glukosidase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari eksplorasi jenis raru di Sumatera Utara dan Riau diperoleh 4 jenis raru antara lain Cotylelobium melanoxylon  Pierre, Shorea balanocarpoides Symington, Cotylelobium lanceolatum Craib, dan Vatica perakensis King. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan ekstrak kulit kayu tersebut di atas mengandung senyawa golongan flavonoid, tanin dan saponin. Aktivitas inhibisi berkisar antara 88-97% dan inhibisi terbaik ditunjukkan oleh Shorea balanocarpoides dengan aktivitas inhibisi obat paten glucobay sebesar 97%.


Keywords


Raru, kulit kayu, ekstraktif, alfa glukosidase

References


Dalimartha. 2001. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia.

Erika, S.S., 2005. Uji Toksisitas Ekstrak Kulit Batang Raru (Shorea faguetiana Heim) Menggunakan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Skripsi. Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB. Bogor. Tidak diterbitkan.

Hakim, E.H. 2007. Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Keanekaragaman Molekul yang Unik dan Potensial Untuk Bio Industri. Orasi Ilmiah. Majelis Guru Besar ITB.

Harborne JB. 1987. Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. Edisi ke-2. Penerjemah Padmawinata K. Bandung: ITB. Penerbit ITB Press.

Hembing, 2005. Bebas Diabetes Melitus Ala Hembing. PT. Penebar Swadaya.

Hildebrand, F.H., 1954. Daftar Nama Pohon-Pohonan 'Tapanuli' Sumatera Utara. Laporan Balai Penyelidikan Kehutanan No.67. Balai Penyelidikan Kehutanan Bogor. Indonesia.

Ikegami, S. 1997. Tuak dalam Masyarakat Batak Toba. Laporan Singkat tentang Aspek Sosial-Budaya Penggunaan Nira. Annual Report of the University of Shizuoka. Hamamatsu College No.11-3, 1997, Part 5.

Pasaribu, G., Bonifasius S., dan Gustan P. 2007. Analisis Komponen Kimia Empat Jenis Kayu Asal Sumatera Utara. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 25 (4): 327-333, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan.

Raju, K and Balaraman, R. 2008. Research Article Antidiabetic Mechanisms of Saponin of Momordica cymbalaria. Pharmacognisi Magazine 4:197-206.

Soerianegara, I. And R.H.M.J. Lemmens. 1986. PROSEA. Plant Resources of South East Asia 5 (1) Timber Trees : Major Commercial Timbers. Bogor.

Studiawan H. dan Mulja Hadi Santosa. 2005. Uji Aktivitas Kadar Glukosa Darah Ekstrak Daun Eugenia poliantha pada Mencit yang Diinduksi dengan Aloksan. Media Kedokteran Hewan. Vol 21.No.2, Mei 2005.

Subramanian, R, M. Zaini Asmawi dan Amirun Sadikun. 2008. In vitro α-glukosidase and α-amylase enzyme inhibitory effect of Andrographis paniculata extract and andrographolide. Acta Biochimica Polinica 55(2): 391-398

Sutedja, L, 2003. Bioprospecting Tumbuhan Obat Indonesia Sebagai Sediaan Fitofarmaka Antidiabetes. Laporan Kemajuan Tahap II Riset Unggulan Terpadu, Pusat Penelitian Kimia-LIPI.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2011.29.1.10-19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.