PENINGKATAN TEKNIK PENGOLAHAN PANDAN (Bagian I) : PEWARNAAN DAN PENGERINGAN

Gusmailina Gusmailina

Sari


Daun pandan merupakan salah satu komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang potensial dan bermanfaat sebagai bahan baku barang kerajinan. Pada awalnya dari pandan hanya dibuat barang kerajinan berupa tikar. Sesuai dengan permintaan pasar dan seiring dengan waktu, kerajinan pandan dibuat menjadi berbagai macam bentuk, seperti tas, sandal, kotak hantaran, box file, topi dan lain sebagainya. Dalam pembuatan kerajinan pandan ini, permasalahan yang sering terjadi adalah pada waktu pewarnaan dan pengeringan. Pewarnaan dan pengeringan yang kurang baik akan menurunkankan kualitas barang kerajinan. Barang kerajinan akan cepat lembab dan pewarnaan yang tidak merata. Terkait dengan uraian tersebut, telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas daun pandan sebagai bahan baku barang kerajinan melalui proses pengeringan dan pewarnaan. Hasil penelitian menunjukkan komponen kimia daun pandan adalah kadar air berkisar 7-9%, kadar lignin 18-22%; kadar holoselulosa 83-88%; sedangkan gaya tarik 2-6 kg dan ketahanan terhadap sinar 2-3. Zat warna basa memberikan hasil warna yang terbaik dan lebih cerah pada daun pandan sedangkan contoh perlakuan pandan segar, pewarna basa dan suhu pengeringan dengan oven 70°C memberikan hasil rata-rata kualitas yang lebih baik dari yang lain.

Kata Kunci


Daun pandan; produk kerajinan tangan; perbaikan kualitas; pewarnaan dan pengeringan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1984. Teknologi Disain dan Peralatan Pengolahan Mendong sebagai Bahan Baku Industri Kerajinan. Balai Besar Industri Kerajinan dan Batik. Yogyakarta

Anonim. 1995. Annual Book of ASTM Standards Sect 4, Vol 4-10- wood. The American Chemical society for Testing Materials. Philadelphia.

Anonim. 1993. TAPPI Test Methods, Atlanta, Georgia

Anonim. 1989a. Cara uji kekuatan tarik dan mulur kain tenun. Departemen Perindustrian, Jakarta. SNI 08-0276.

Anonim. 1989b. Cara uji Ketahanan luntur warna terhadap cahaya terang hari. Departemen Perindustrian, Jakarta. SNI 08-0289.

Browning. B. L. The Chemistry of Wood. John Willey and Sons Inc. New York.

Gardner, FP; R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya (Terjemahan). Universitas Indonesia. Jakarta

Haygeen, JG dan J.L. Bowyer. 1996. Forest Product and Wood Science: An introduction (Terjemahan). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Heyne, 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Terjemahan Badan Litbang Kehutanan. Yayasan Sarana Wanajaya, Jakarta.

Steel, R.G.D dan Torrie, J.H. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistik. Terjemahan dari Principles and Procedures of Statistic, oleh Bambang Sumantri. Institut Pertanian Bogor. Penerbit PT. Gamedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2010.28.1.66-76

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.