UJI ASAL SUMBER BIBIT NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) DI PASAMAN BARAT SUMATERA BARAT

Ahmad Junaedi, Asep Hidayat

Abstract


Uji asal sumber bibit nilam di Pasaman Barat, Sumatera Barat perlu dilakukan sebagai salah satu tahapan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen dan minyak nilam. Penelitian ini dilakukan untuk menguji tiga asal sumber bibit nilam di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Rancangan acak kelompok dilakukan pada penelitian dengan menguji tiga asal sumber bibit nilam sebagai perlakuan yaitu bibit nilam asal Tapak Tuan, asal Dairi dan Sidikalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan, potensi produksi terna kering, potensi produksi minyak nilam dan kulitas minyak terbaik ditunjukkan oleh nilam asal sumber bibit asal Dairi. Pemanenan pada umur sebelas bulan setelah tanam, nilam asal bibit Dairi menghasilkan potensi produksi terna kering 19,4 ton/ha, potensi produksi minyak 208 kg /ha dan kandungan patchouli alkohol 44,57%.


Keywords


Nilam; sumber bibit; potensi produksi; minyak;

References


Adinugraha, H.M., D. Setiadi dan Ambari, M.N. 2006. Kemampuan bertunas tanaman sukun di kebun pangkas dari enam populasi dengan aplikasi hormon IAA. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman 3(1) : 265-273. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Bogor.

Andy. 2009. Top soil. http://www.andy.web.id. Diakses tanggal 6 Oktober 2010.

Anonim. 2003. Important of topsoil. Natural Resource Conservation Service. Grove City. http://www.franklinswcd.org. Diakses tanggal 6 Oktober 2010.

Anonim. 2007. Kondisi umum. http://www.bpdas-agamkuantan.com. Diakses tanggal 11 Maret 2008.

Anonim. 2010. Kajian hara fosfat pada kedalaman tanah yang berbeda. Universitas Sumatera Utara. Medan. http://www.usu.ac.id. Diakses tanggal 6 Oktober 2010.

Anwar, S. 2005. Keragaman genetik-fenotipik dan hubungan antara karakter anatomi- morfologi-fisiologi dengan produksi bahan kering rumput pakan hasil poliploidisasi dalam kondisi tercekam alumunium. Jurnal Animal Production 9(1) : 23-29. www.ijonline.net. Diakses tanggal 3 Mei 2010.

Darul , H. J. Dai, A. Hidayat, Yayat, H.Y. Sumulyadi, Hendara, P. Buurma & T. Balsem. 1989. Buku keterangan peta satuan lahan dan tanah lembar Sidikalang, Sumatera. Pusat Penelitian Tanah. Bogor.

Gusmailina, Zulnely & E.S. Sumadiwangsa. 2005. Pengolahan nilam hasil tumpang sari di Tasikmalaya. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 23(1) : 1-14. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu tanah. Melton Putra. Jakarta.

Hidayat, A., Sudarmalik, Dodi, F., Ahmad, R. & Eko, S. 2006.Uji coba budi daya nilam sistem agroforestry pada skala usaha kecil. Laporan Hasil Penelitian Tahun Anggaran 2006. Loka Litbang HHBK. Kampar. Tidak dipublikasikan.

Junaedi, A. 2002. Telaah lapang perkebunan akar wangi di Kabupaten Garut. Laporan Praktik Lapang. Jurusan Geofisika dan Meteorologi, FMIPA-IPB. Bogor. Tidak dipublikasikan.

Kardinan, A. dan L. Mauludi. 2004. Nilam Tanaman beraroma wangi untuk industri farfum dan kosmetika. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Mattjik, A.A. & I.M Sumertajaya. 1999. Perancangan percobaan dengan aplikasi SAS dan minitab (jilid 1). Jurusan Statistik, FMIPA-IPB. Bogor.

Nuryani, A. 2004. Karakteristik minyak nilam hasil fusi protoplas antara nilam Aceh dengan nilam Jawa. Perkembangan Teknologi TRO 16(2) : 57 - 67. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor.

Nuryani, A., Emmyzar & Wiratno. 2005. Budidaya tanaman nilam. Sirkuler no. 12. Balai Tanaman Obat dan Aromatika. Bogor.

Pratisto. 2004. Cara mudah mengatasi masalah statistik dan rancangan percobaan dengan SPSS 12. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Rachman & Mahfudz. 2003. Pengaruh populasi tanaman terhadap sifat agronomis serta kadar C1 daun tembakau Virginia rajangan pada tanah vertisols di Bojonegoro. Jurnal Litri 9(4) : 1-6. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor. www.balittas.litbangdeptan.go.id. Diakses tanggal 4 April 2010.

Rosman, R. & Hermanto. 2004. Aspek iklim dan lahan untuk pengembangan nilam di Nangroe Aceh Darussalam. Perkembangan Teknologi TRO 16 (2) : 21 - 28. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor.

Salisbury, F.B. & C.W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Sumadiwangsa, S.E. 2001. Pengusahaan minyak atsiri. Salah satu langkah meningkatkan nilai lahan hutan yang aman dan lestari. Duta Rimba, Februari 2001: 36-37. Perum Perhutani. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2010.28.3.241-254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.