KARAKTERISTIK ASAP CAIR DARI TIGA JENIS BAMBU

Sri Komarayati, Santiyo Wibowo

Sari


Penelitian pembuatan asap cair dari 3 jenis bambu telah dilakukan dengan menggunakan tungku drum modifikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui komponen kimia dan sifat-sifat lainnya yang terkandung dalam asap cair bambu. Hasil penelitian menujukkan bahwa rendemen asap cair tiga jenis bambu berkisar antara 5,00-24,00% ; pH 2,70-3,36 telah sesuai standar Jepang; berat jenis 0,99-1,03 ; asam asetat 31,37-83,59% ; metanol 1,37-2,07% dan total fenol 0,56-1,24%. Asam asetat, metanol dan total fenol hasil pengujian asap cair bambu hitam mempunyai nilai tertinggi, diikuti oleh asap cair bambu tutul dan terendah ada pada asap cair bambu betung.


Kata Kunci


Asap cair, komponen kimia, karakteristik, bambu, tungku

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agribisnis Pertanian (2013). Manfaat penting asap cair. www.bebeja.com/manfaat penting - asap cair. Diakses tanggal 29 Mei 2013.

Aisyah, I., N. Juli & G. Pari. (2013). Pemanfaatan asap cair tempurung kelapa untuk mengendalikan cendawan penyebab penyakit antraknosa dan layu Fusarium pada ketimun. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 31(2),170-178.

Hidayat. (2011). Omah Areng. Yogyakarta. Komunikasi pribadi.

Himawati. E. 2010. Pengaruh penambahan asap cair tempurung kelapa destilasi dan redestilasi terhadap sifat kimia, mikrobiologi dan sensoris ikan pindang layang (Decapterus spp) selama penyimpanan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Jun, M., Y.Z. Ming, W.W. Qiang & W.Q. Li. (2006). Preliminary study of application effect of bamboo vinegar on vegetable growth. Forestry Studies in China, 8(3), 43- 47.

Komarayati, S., Gusmailina & G. Pari. (2011). Produksi cuka kayu hasil modifikasi tungku arang terpadu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 29(3),234-247.

Komarayati, S., I. Anggraeni & G. Pari. (2012).Pemanfaatan cuka kayu sebagai pencegah hama/ penyakit tanaman. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Hutan dan Kesehatan Pengusahaan Hutan untuk Produktivitas Hutan, 221-228. Bogor.

Mu. J., Uehara T. & Furuno, T. (2003). Effect of bamboo vinegar on regulation of germination and radicle growth of seed plants. Journal Wood Sciences, 49(3), 262 270.

_____________. (2004). Effect of bamboo vinegar on regulation of germination and growth of seed plants II: Composition of moso bamboo vinegar at different collection temperature and its effect. Journal Wood Sciences, 50(5), 470-476.

Nurhayati, T., Han Roliadi & Nurliani Bermawie. (2005). Production of mangium wood vinegar and its utilization. Journal of Forestry Research 2(1),13-26.

_________, R. A. Pasaribu & D. Mulyadi. (2006). Produksi dan pemanfaatan cuka kayu dari serbuk gergaji kayu campuran. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 24(5), 395- 411.

_________, P. Jayanto & P. Sumantoro. (2009). Respon cuka kayu terhadap pertumbuhan dan pengendalian penyakit bercak daun bibit tusam. Buletin Hasil Hutan 15(2), 101-116. Bogor. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan.

Wibowo, S. (2012). Karakteristik asap cair tempurung nyamplung. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 30(3), 217- 228.

Wijaya, M., E. Noor., T.T. Irawadi & G. Pari. (2008). Karakterisasi komponen kimia asap cair dan pemanfaatannya sebagai biopestisida. Bionature 9(1), 34-40.

Yatagai. (2002). Utilization of charcoal and wood vinegar in Japan. Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2015.33.2.167-174

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.