PENERAPAN RIL GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MEMINIMALKAN BIAYA PENYARADAN DI HUTAN TANAMAN RAWA GAMBUT

Sona Suhartana, Yuniawati Yuniawati

Abstract


Teknik penyaradan kayu di lahan gambut berbeda dengan di lahan kering, diperlukan perencanaan yang tepat terutama dalam penggunaan alat sarad. Kegiatan penyaradan memerlukan biaya  yang besar, untuk itu diperlukan peningkatan produktivitas sarad melalui penerapan teknik penyaradan yang tepat agar biaya menjadi minimal. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2012 di areal kerja hutan tanaman rawa gambut PT Satria Perkasa Agung, Distrik Simpang Kanan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan produktivitas dan meminimalkan biaya penyaradan dengan menerapkan teknik RIL di hutan tanaman lahan gambut. Data produktivitas dan biaya sarad diproses ke dalam bentuk tabulasi dan dihitung rata-ratanya kemudian dianalisis menggunakan uji-t dengan software SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1.  Penyaradan di lahan gambut menggunakan teknik RIL dapat meningkatkan rata-rata produktivitas sebesar 8,37% dan menurunkan rata-rata biaya produksi penyaradan sebesar 3,93%; dan 2. Penggunaan jalur matting yang sesuai pada penyaradan kayu di lahan gambut dapat mengurangi waktu kerja tidak efektif sebesar 8,3% yang setara dengan 3,66 menit per rit. 


Keywords


Produktivitas penyaradan; biaya penyaradan; lahan gambut; teknik RIL

References


FAO. (1992). Cost Control in Forest Harvesting and Road Construction. FAO Forestry Paper No. 99, FAO of the UN. Rome.

Sabiham, S & U. Sudadi. (2010). Indonesian Peatlands and Their Ecosystem Unique: A Science Case for Conservation and Sound Management. Conference Soil properties for soil fertility and for use of soil services. Bogor: Department of Soil Science and Land Resource, Bogor Agricultural University.

Suhartana, S. (2000). Perbandingan penyaradan kayu dengan sistem manual dan ekskavator di hutan rawa. Bagian I: Produktivitas kerja. Info Hasil Hutan 6(1):31-37.

Suhartana, S. & Dulsalam. (2000). Pemanenan berwawasan lingkungan untuk minimasi kerusakan hutan. Buletin Penelitian Hasil Hutan 18(2):87-103.

Suhartana, S., Sukanda, & Yuniawati. (2009). Produktivitas dan biaya penyaradan kayu di hutan tanaman gambut: Studi kasus di salah satu perusahaan hutan di Riau. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 27(4):369-380.

Suhartana, S. & Yuniawati. (2011). Peningkatan produktivitas pemanenan kayu melalui teknik pemanenan kayu ramah lingkungan: Kasus di satu perusahaan hutan rawa gambut di Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 29(4):369-384.

Suhartana, S., M.M. Idris & Yuniawati. (2011). Penyaradan kayu sesuai standar prosedur operasional untuk meningkatkan produktivitas dan meminimalkan biaya produksi dan penggeseran lapisan tanah atas: kasus di satu perusahaan hutan di Jambi. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 29(3):248-258.

Suhartana, S. & Yuniawati. (2013). Penyaradan kayu ramah lingkungan di hutan tanaman di Kalimantan Timur. Jurnal Hutan Tropis 1(2):170-175.

Suhartana, S., Yuniawati & Dulsalam. (2013). Biaya dan produktivitas penyaradan dan pembuatan/pemeliharaan kanal di HTI rawa gambut di Riau dan Jambi. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 31(1):36-48.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2015.33.3.215-224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.