KERAGAMAN KOMPONEN KIMIA GAHARU PADA KELAS SUPER DAN KEMEDANGAN

Gunawan Pasaribu, Totok Kartono Waluyo, Gustan Pari

Abstract


Tulisan ini menyajikan kadar resin dan komposisi senyawa kimia dari beberapa kualitas gaharu menggunakan kromatografi gas spektrometri massa.  Kualitas gaharu yang diuji adalah kelas super dan kemedangan yang berasal dari Bangka, Papua dan Asosiasi Pengusaha Eksportir Gaharu Indonesia (Asgarin). Hasil penelitian menunjukkan rendemen resin gaharu lebih tinggi pada kelas kualitas super daripada kelas kemedangan. Gaharu berkadar resin tinggi dianggap sebagai berkualitas tinggi (super), dan komposisi kimianya didominasi oleh chromone dan gamma gurjunene. Sebaliknya gaharu berkualitas rendah (kemedangan) berkomposisi kimia 2,5 furandione, 3-dodecenyl dan agarospirol. Komponen kimia gaharu kelas super mengandung lebih banyak senyawa kelompok sesquiterpena dibanding kelas kemedangan. Senyawa sesquiterpene dan chromone berindikasi kuat menyebabkan aroma harum pada gaharu. Kualitas gaharu pada kelas yang sama menunjukkan rendemen resin dan komposisi kimia yang berbeda dari tiga lokasi yang diteliti.


Keywords


Gaharu; resin; komposisi kimia; GCMS

References


Achmadi, S.S. (1990). Kimia Kayu. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayat IPB.

Azah, N., Chang Y.S., Mailina J., Abu Said A , Abd. Majid J. Saidatul Husni S., Nor Hasnida H. and Nik Yasmin Y. (2008). Comparison of hemical Profiles of Selected Gaharu oils from Peninsular Malaysia. The Malaysian Journal of Analytical Sciences, Vol 12, No 2: 338 – 340.

Badan Standardisasi Nasional. (1999). Gaharu. SNI.01-5009.1-1999. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional. (2011). Gaharu. SNI.7631:2011. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Burfield T. (2005). Agarwood Chemistry. http://www.cropwat.org/Agarchem.html. [3 Agustus 2009].

Chen, H.Q., J-H. Wei, J-L. Yang, Z.Ziang, Y.Yang, J-H. Gao, C.Sui and B. Gong. (2012). Review : Chemical Constituens of Agarwood Originating from the Endemic Genus Aquilaria Plants. Chemistry and Biodiversity Vol 9; 236-250.

Hindra, B. (2009). Kebijakan pengembangan HHBK Khususnya gaharu. Disampaikan dalam Seminar Nasional 1 Gaharu. 12 November 2009. Bogor.

Konishi, T., Takao, K., Yasuo, S. and Shiu, K. (2002). Six New 2-(2-Phenylethyl) chromone from Agarwood. Chem. Pharm. Bull. 50(3): 419-422.

Mashur. (2009). Peluang pasar gaharu budidaya. Disampaikan dalam Seminar Nasional 1 Gaharu. 12 November 2009. Bogor.

Naef, R. (2011). The volatile and semi-volatile constituents of agarwood, the infected heartwood of Aquilaria species: A review. Flavour Fragr. J. , 26, 73–89

Nakanishi T, Etsuko Y., Yoneda, K, Nagashima T, Kawasaki I, Yoshida T, Mori H. And Miura I. (1984). Three fragrant Sesquiterpenes of Agarwood. Phytochemistry 23 : 2066-2067

Pasaribu, G., Waluyo, T.K., dan Pari, G. (2013). Penyusunan Standar Mutu Gaharu. Laporan Hasil Penelitian. Tidak diterbitkan

Salampessy, F. (2009). Strategi dan teknik pemasaran gaharu di Indonesia. Disampaikan dalam Workshop Pengembangan Teknologi produksi gaharu berbasis pada pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan. 29 April 2009. Bogor.

Santosa, H. (2009). Konservasi dan pemanfaatan gaharu. Disampaikan dalam Seminar Nasional 1 Gaharu. 12 November 2009. Bogor.

Sidiyasa, K. dan M. Suharti. (1986). Jenis-jenis tumbuhan penghasil gaharu. Makalah Utama Diskusi pemanfaatan kayu kurang dikenal. Puslitbang Hutan dan KA, Bogor.

Whitemore, T.C. and I.G.M. Tantra. (1989). Tree Flora of Indonesia. Check list for Sumatra. Forest Research and Development Center. Bogor.

Yoneda K , Yamagata E, Nakanishi T, Nagashima T, Kawasaki I, Yoshida T, Mori H., and Miura I. (1984). Sesquiterpenoids in Two Different Kinds of Agarwood. Phytochemistry 23 : 2068-2069.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2015.33.3.247-252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.