APLIKASI ENDOMIKORIZA, PUPUK KOMPOS, DAN ASAM HUMAT DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN Khaya anthoteca Dx. PADA LAIIAN PASCA PENAMBANGAN BATU GAMPING DI CILEUNGSI-BOGOR

Darwo Darwo, Yadi Setiadi, Erdy Santoso

Sari


Aktivitas  reklarnasi  pada lahan  pasca penambangan batu garnpmg seperti  di  PT. Semen  Cibinong, Cileungsi. Kabupaten  Bogor sebagai bahan baku semen  menunjukkan  hasil yang tidak baik, hal ini, dikarenakan kurang rnemperhatikan karakteristik bekas  penambangan,  teknik  revegetasi, dan penggunaan mikroorganisme tanah Penelitian  ini bertujuan  untuk  mendapatkan  informasi  tentang  respon pertumbuhan  Khaya  anthotcca Dx. yang diinokulasi  cendawan Glomus aggregatum Schenk & Smith terhadap pemberian pupuk kompos dan asam humat pada lahan bekas penambangan batu gamping serta tingkat infeksi cendawan endomikoriza pada tanaman tersebut, Rancangan penelitian menggunakan faktorial  dalam Rancangan Acak Lengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa kandungan unsur hara (P, K, dan Mg), kapasitas tukar kation, dan kejenuhan basa ada dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman, tetapi yang menjadi  faktor pembatas adalah reaksi tanah agak alkalis dengan nilai tukar kation Ca sangat tinggi dan kadar salinitas tinggi serta kandungan C-organik dan nitrogen sangat rendah. Dengan pernberian pupuk  kompos  2 kg dan atau 500 ml asam humat 1.500  ppm  belum cukup memenuhi kebutuhan hara tanaman  (kadar C-organik dan nitrogen masih termasuk rendah) dan ditunjukkan  tanaman  kekurangan nitrogen. Pertumbuhan tanaman  yang  terbaik, jika bibit  telah diinokulasi cendawan Glomus  aggregatuSchenk & Smith yang ditanam pada lahan yang diberi 500  ml asam humat 1.500 ppm.  Asam humat mampu  meningkatkan pertumbuhan.  daya  hidup, dan persen infeksi akar bermikonza yang lebih baik,  lntroduks, cendawan Glomus aggregatum  Schenk &  Smith berkorelasi positif  dengan asam humat dan keberadaan cendawan endomikonza  dan asam humat bersifat smergis terhadap pertumbuhan Khaya anthoteca  Dx.

Kata Kunci


Reklamasi; batu gamping; endomikonza; kompos; asam humat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiningsih, S.J. dan M. Sudjadi. 1993. Peranan sistem bertanam lorong (Alley cropping) dalam meningkatkan kesuburan tanah pada lahan kering masam. Risalah Seminar Hasil Penelitian Tanah dan Agroklimat. Puslittanak, Bogor. Him. 33-40.

Brundrett, M., N. Bougher, B. Dell,T. Grove and N. Malajzuk. 1996. Working with mycorrhyzas fungi in forestry and agriculture. ACIAR Monograph 32. Australia.

Dharmawan, I.W.S. 2002. Pemanfaatan endomikoriza dan pupuk organik dalam memperbaiki pertumbuhan Gmelina arborea Linn pada tanah tailing. Tesis Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor (Tidak diterbitkan).

Direktorat Jenderal RRL. 1997. Pedoman reklamasi lahan bekas tambang. Dirjen RRL Departemen Kehutanan,Dirjen Pertambangan Umum dan Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup. Jakarta.

Ekyastuti.W. 1998. Pengaruh perbaikan kualitas media tailing terhadap pertumbuhan semai Acacia mangium Willd. dan Paraserianthes falcataria (L. ) Nielsen yang diinokulasi rhizobium dan mikoriza. Tesis Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor (Tidak diterbitkan).

Hardjowigeno.S.1987. Ilmu Tanah. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Mattjik, A.A. dan M. Sumertajaya. 2000. Perancangan percobaan dengan aplikasi SAS dan Minitab. Jilid I. IPB Press. Bogor.

Noertjahyani. 2000. Aplikasi biostimulan dan mikoriza Vaskula Arbuskula (MVA) pada tailing Timika Irian Jaya dan pengaruhnya terhadap infeksi mikoriza serta kandungan N,P,K, dan Cu tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Publikasi Berkala Penelitian Pascasarjana Universitas Pajajaran, Bandung. Jilid II(I): 34-51.

Novizan, 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Nyakpa, M.Y., A.M. Lubis, M.A. Pulung, A.G. Amrah, A. Munawar, G.B. Hong dan N. Hakim. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Organic Technologies. 1996. New technologies for revegetation and acid mine drainage treatment: Executive Workshop, 3 Maret 1996. Balikpapan.

PT. Semen Cibinong Tok. 1993. Studi evaluasi lingkungan pabrik semen PT Semen Cibinong, Cileungsi-Bogor. Jakarta.

Purnomo, J ., Sukristyonubowo dan R. Muchtar. 1997. Pengaruh pupuk NPK terhadap sifat kimia tanah timbunan bekas tambang batubara. Dalam Kumpulan Makalah Prosiding Komunikasi Tanah dan Agroklimat, Cisarua-Bogor, 4-6Maret 1997. Him. 207-216.

Pusat Penelitian Tanah. 1982. TOR Survei Kapabilitas Tanah. Pusat Penelitian Tanah. Bogor.

Setiadi, Y. 2000. Status penelitian dan pemanfaatan CMA dan rhizobium untuk merehabilitasi lahan terdegradasi. Dalam Pemanfaatan cendawan mikoriza sebagai agen bioteknologi ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas lahan di bidang kehutanan, perkebunan dan pertanian di era milenium baru. Prosiding Seminar Nasional Mikoriza I. Bogor, 15-16 Nopember 1999. Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), Pusat Antar Universitas (PAU) Bioteknologi Institut Pertanian Bogor, Badan Litbang Kehutanan dan Perkebunan, The British Council (Jakarta). Hlm.11-23.

Setyaningsih, L., Y. Manawar dan M. Turjaman. 2000. Efektivitas CMA dan pupuk NPK terhadap bitti. Dalam Pemanfaatan cendawan mikoriza sebagai agen bioteknologi ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas lahan di bidang kehutanan, perkebunan dan pertanian di era milenium baru. Prosiding Seminar Nasional Mikoriza I. Bogor, 15-16 Nopember

Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), Pusat Antar Universitas (PAU) Bioteknologi Institut Pertanian Bogor, Badan Litbang Kehutanan dan Perkebunan, The British Council (Jakarta). Him. 192-203.

Sieverding, E. 1991. Vescular-arbuscular mycorrhiza management in tropical indigenous glomales. Deutsche GTZ GmbH. Eschborn. Jerman.

Subowo, R. Sunyoto dan D. Santoso. 1996. Pengelolaan kesuburan tanah alkalin di daerah Besikama, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kumpulan Makalah Seminar Forum Komunikasi Penelitian Tanah dan Agroklimat, Nomor I: 25-33. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Tan, H.K. 1995. Dasar-dasar Kimia Tanah. Gadjah Mada University

Press. Yogyakarta.

Two, C. dan Rohayati. 2000. Studi efektivitas jenis endomikoriza pada pembibitan jati (Tectona grandis Linn. F.). Dalam Pemanfaatan cendawan mikoriza sebagai agen bioteknologi ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas lahan di bidang kehutanan, perkebunan dan pertanian di era milenium baru. Prosiding Seminar Nasional Mikoriza I. Bogor, 15-16 Nopember 1999. Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), Pusat Antar Universitas (PAU) Bioteknologi Institut Pertanian Bogor, Badan Litbang Kehutanan dan Perkebunan, The British Council (Jakarta). Hlm.154-191




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2006.3.2.195-207

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:

More...

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA)

eISSN : 2540-9689, pISSN : 0216-0439 

JPHKA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.