RESPON PERTUMBUHAN BIBIT BAMBANG LANANG ( L.) Michelia champaca TERHADAP CEKAMAN

Yulianti Bramasto, Evayusvita Rustam, Megawati Megawati, Nina Mindawati

Sari


Perubahan iklim menyebabkan sebagian lahan di Indonesia menjadi tergenang ataupun kekeringan. Salah satu bentuk mitigasi yang dapat dilakukan adalah mengetahui jenis-jenis tanaman yang mampu tumbuh pada kondisi cekaman tergenang atau kekeringan. Informasi tentang kemampuan tumbuh bambang lanang pada berbagai kondisi cekaman masih sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit bambang lanang pada kondisi cekaman tergenang dan kekeringan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial dalam acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit bambang lanang sampai umur empat minggu, peka terhadap perlakuan kekeringan ataupun genangan. Kematian pada bibit terlihat dari nilai indeks sensitivitas untuk respon diameter (IS = 1,089–1,155) dan persen tumbuh (IS = 1,318). Secara umum mekanisme toleran terhadap cekaman belum terlihat pada tingkat bibit sampai umur empat minggu.


Kata Kunci


Kekeringan; Michelia champaca; pertumbuhan; tergenang

Teks Lengkap:

pdf

Referensi


Blum, A., (1997). Crop responses to drought and the interpretation of adaptation. In: Belhassen, J.(Ed.), Drought tolerance in higher plants: geneti cal, physiological and molecular biological analysis (pp. 57-70). Dordrecht: Kluwer Academic Publications.

Cernusak, L.A., Aranda, J., Marshall, J.D., & Winter, K. (2006). Large variation in whole-plant water-use efficiency among tropical tree species. New Phytologist 173, 294-305. DOI ,

1111/ j.14698137.2006.01913.x.

Cordeiro, Y.E.M., Pinheiro, H.A., dos Santos-Filho, B.G., Correa, S.S., Silva, J.R.R., & Dias-Filho MB. (2009). Physiological and morphological responses of young mahogany (Swietenia

macrophylla King) plants to drought. Forest Ecology and Management, 258, 1449-1455. DOI: 10.1016/j.foreco.2009.06.054.

Ditmarova, L., Kurjak, D.,Palmroth,S., Kmet, J., Strelcova, K.(2010). Physiological responses of Norway spruce seedlings to Picea abies drought stress. Tree Physiology, 30, 205-213. DOI:10.1093/treephys/ tpp116.

Djazuli, M. (2010). Pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan beberapa karakter morfo-fisiologis Tanaman Nilam. Buletin Littro, 21(1), 8-17.

Hemon, A.F. (2009). Pertumbuhan tanaman kacang tanah hasil seleksi in vitro pada media polietilina glikol terhadap cekaman

larutan polietilina glikol.Crop. Agro, 2(1), 1-7.

Kunarso, A., & Siahaan, H. (2008). Pemetaan sebaran pohon induk jenis prioritas Sumatera Selatan. Info Hutan, 5(1), 35-43.

Ky-Dembele, C., Bayala, J., Savadogo, P., Tigabu, M., Odén, P.C., Boussim, I.J. (2010). Comparison of growth responses of Khaya senegalensis seedlings and stecklings to four irrigation regimes. Silva Fennica, 44(5), 787-798.

Lapanjang, Iskandar, Purwoko, B.S., Hariyadi, Wilarso, S., Budi, R., & Melati, M. (2008). Evaluasi beberapa ekotipe jarak pagar (Jatropa

curcas L.) untuk toleransi cekaman kekeringan. Bul. Agron., 36(3),

-269.

Lestari, E.G. (2006). Hubungan antara kerapatan stomata dengan ketahanan kekeringan pada somklon padi Gajahmungkur, Towuti dan IR 64. Biodiversitas, 7(1), 44-48.

Li, F.L., Bao, W.K., & Wu, N. (2011). Morphological, anatomical and physiological responses of Campylotropis polyantha (Franch.) Schindl. seedlings to progressive water stress. Scientia Horticulturae,127, 436-443. DOI: 10.1016/j.scienta.2010.10.017.

Mommer, M., Lenssen, J.P.M., Huber, H., Visser, E.J.W., & Kroon, H.D. (2006). Ecophysiological determinants of plants performance under flooding: a comparative study of seven plant

families. Journal of Ecology, 94(6), 1117-1129.

Orwa, C., Mutua, A., Kindt, R., Jamnadass, R., & Simons, A. (2009). Agroforestree Database: a tree reference and selection guide version 4.0 Akses dari: http://www.worldagroforestry.org/

af/treedb/.

Purwanto, E. (2003). Photosynthesis Activity Of Soybean ( L.) Under Drought Glycine Max Stress . Agrosains, 5(1).

Rucker, K.S., Kevin, C.K., Holbrook, C.C., & Hook, J.E. (1995). Identification of peanut genotypes with improved drought avoidance traits. Peanut Sci., 22, 14-18.

Sinaga, R. (2007). Analisis model ketahanan rumput gajah dan rumput raja akibat cekaman kekeringan berdasarkan respons anatomi akar dan daun. Jurnal Biologi Sumatera, (2)1, 1720.

Nio, S.A., Tondais, S.M., & Butar, R.B. (2010). Evaluasi Indikator Toleransi Cekaman Kekeringan pada Fase Perkecam-bahan Padi

( L.). Jurnal Biologi, 14(2), 50-54.Oryza sativa

Sudrajat, D.J., Siregar, I.Z., Khumaida, N., Siregar, U.J., Mansur, I. (2015). Adaptability of white jabon ( Miq.) seedling Anthocephalus cadamba from 12 populations to drought and waterlogging. Agrivita Journal of Agriculture Science, 37(2), 130-143.

Suharno, Mawardi, I., Setiabudi, Lunga, N., & Tjitrosemito. (2007). Efisiensi penggunaan nitrogen pada tipe vegetasi yang berbeda di

Stasiun Penelitian Cikaniki, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat. Biodiversitas, 8(4), 287-294.

Sulistyowati, E. (2009). Pemanfaatan Teknologi Transgenik Untuk Perakitan Varietas Unggul Kapas Tahan Kekeringan. Perspektif, 8(2), 96107.

Vreugdenhil, S.J., Kramer, K., & Pelsma, T. (2006). Effects of flooding duration, frequency and depth on the presence of saplings of six woody species in north-west Europe. Forest Ecol. Manag., 236, 47-55.

Xiaoling, L., Ning, L., Jin, Y., Fuzhou, Y., Faju, Y., & Fangqing, C. (2011). Morphological and photosynthetic responses of riparian plant Distylium chinense seedlings to simulated autumn and winter flooding in three Gorges Reservoir Region of the Yangtze River, China. Acta Ecologica Sinica, 31, 31-39.

Yang, F., & Miao, L.F. (2010). Adaptive responses to progressive drought stress in two poplar species originating from different altitudes. Silva Fennica, 44(1), 23-37.

Yulianti, Rustam, E.Y., & Sudrajat, D.J. (2012). Kajian ekologi dan biologi benih dan bibit jabon putih dan Anthocephalus cadamba jabon merah. Anthocephalus macrophyllus Laporan Hasil Penelitian. Bogor: Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.20886/jpht.2015.12.3.211-221

##submission.copyrightStatement##

 

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan Tanaman  (e-ISSN 2442-8930,  p-ISSN 1829-6327).

    Creative Commons License