Model Agroforestri untuk Rehabilitasi Lahan di Spoilbank Dam Bili-Bili Kabupaten Gowa

Heri Suryanto, C. Andriyani Prasetyawati

Abstract


Spoilbank Parangloe DAM Bili-Bili merupakan timbunan materi longsoran dari Gunung Bawakaraeng yang mempunyai sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang jelek. Lahan tersebut tidak dimanfaatkan dan menjadi lahan marginal. Selain karakteristik tapak yang jelek, adanya penggembalaan liar juga memperburuk kondisi tanah, menjadi lebih padat dan mudah tererosi serta ternak yang digembalakan merusak vegetasi yang ada. Sehingga perlu dilakukan rehabilitasi pada lahan tersebut dengan kombinasi jenis-jenis tanaman yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Pola agroforestri merupakan salah satu pilihan rehabilitasi untuk memperbaiki karakteristik tapak. Pembuatan demplot pola agroforestri yang dilaksanakan di Spoilbank Parangloe berupa Silvopasture (tanaman kehutanan dan pakan ternak), Agrosilvopasture (tanaman kehutanan, pakan ternak dan tanaman pertanian) dan Silvopasture dengan Multipurpose Trees (tanaman kehutanan, pakan ternak dan tanaman multipurpose). Multipurpose trees (JPSG/Jenis Pohon Serba Guna)  yang dipilih merupakan tanaman buah. Jenis-jenis tanaman agroforestri yang sesuai untuk rehabilitasi dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar lokasi tersebut antara lain sengon buto (tanaman kehutanan), lamtoro (tanaman pakan ternak), kaliandra (tanaman pagar), rambutan (tanaman buah) dan kacang tanah (tanaman pertanian).

Keywords


Spoilbank Parangloe; tanah longsor; rehabilitasi; pola agroforestri

Full Text:

PDF

References


Balai Informasi Pertanian. 1994. Budidaya Rambutan. Lembar Informasi Pertanian (LIPTAN) BIP Irian Jaya. Balai Informasi Pertanian Irian Jaya. Jayapura.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 2001. Pemanfaatan Kaliandra Sebagai Pakan Ruminansia. Lembar Informasi Pertanian (LIPTAN). BPTP Jawa Tengah. Ungaran.

Bustami, M.U. 2011. Penggunaan 2,4-D untuk induksi kalus kacang tanah. Media Litbang Sulteng, 4 (2) : 137-141. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Palu.

Cahyono, T.D., Z. Coto, F. Febrianto. 2008. Analisis nilai kalor dan kelayakan ekonomi kayu sebagai bahan bakar substitusi batubara di pabrik semen. Forum Pasca Sarjana, 31 (2) : 105 -116. www.academia.edu diakses tanggal 27 Februari 2012.

Jariyah, N. A. dan I.B. Pramono. 2012. Aplikasi sidik cepat degradasi sub daerah aliran sungai (sub das) dengan monitoring dan evaluasi kinerja SUB DAS (lingkup kabupaten dominan). Prosiding Semiloka, Surakarta, 27-28 Juni 2011. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi. Bogor.

Nandi, 2007. Longsor. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Pendidikan IPS. Universitas Parahyangan. Bandung.

Orwa, C., A. Mutua, R. Kindt, R. Jamnadass, A. Simons. 2009. Agroforestree database : a tree reference and selection guide version 4.0 (http://www.worldagroforestry.org/af/treedb/). Diakses tanggal 22 Februari 2014.

Pacheco, M., R.E. Del Rio, A. F. Garcia, M.R.E. Munoz, O.A.R. Echeverria, D.R. Gonzalez. 2012. Enterolobium cyclocarpum (Jacq.) Griseb.: The biotechnological profile of a tropical tree. Boletín Latinoamericano y del Caribe de Plantas Medicinales y Aromáticas, 11 (5) : 385-399. www.blacpma.usach.cl diakses tanggal 22 Februari 2014. EZ PACH

Prayudyaningsih, R. 2011. Teknologi Biorehabilitasi Lahan Bekas Tanah Longsor Dengan Pola Agroforestri di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Laporan Hasil Penelitian Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa TA 2011. Program Insentif Riset Terapan. Balai Penelitian Kehutanan Makassar. (Tidak dipublikasikan).

Rachmawati, I. 2011. Konservasi tanah dan air secara partisipatif dengan pendekatan model agroforestri lokal. Prosiding Semiloka, Surakarta, 27-28 Juni 2011. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi. Bogor.

Ritonga, A.W., F. Irianti, D. Lamtiar, A. Daryanto, R. Firdaus, Goni, Y.K. Lestari. 2008 Laporan Praktek Usaha Pertanian Produksi Benih Kacang Tanah Varietas Gadjah. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Roshetko J.M., Suyanto, S. Dewi, T. Sunderland, E. Purwanto, A. Perdana, M. Moeliono, A. Umar, S. Millang, P. Purnomosidhi, Mahrizal, E. Martini, E. Paramita, L. Yuliani, R. Finlayson, L. Dahlia. 2013. Agroforestry And Forestry In Sulawesi: Linking knowledge to action. Annual progress report Year 2 (April 2012 - March 2013). Bogor, Indonesia: World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program; Center for International Forestry Research; Operation Wallacea Trust; Makassar, Indonesia: Faculty of Forestry, Hasanuddin University; Little Rock, Arkansas (USA): Winrock International.

Sabarnurdin, 1998. Peranan Agroforestri dalam Pengembangan Agribisnis Menyongsong Era Globalisasi. Makalah Kuliah Umum Jurusan Sosial Ekonomi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah. Yogyakarta.

Stewart, J. Mulawarman, J.M. Roshetko dan M.H. Powell. 2001. Produksi dan pemanfaatan kaliandra (Calliandra calothyrsus) : Pedoman lapang. International Centre for Research in Agroforestry (ICRAF), Bogor, Indonesia dan Winrock International, Arkansas, AS.

Suhartati, F.M. 2005. Proteksi protein daun lamtoro (Leucaena leucochepala) menggunakan tanin, saponin, minyak dan pengaruhnya terhadap ruminal undergradable dietary protein (RUDP) dan sintesis protein mikroba rumen. Jurnal Animal Production, 7 (1) : 52-58.

Suryanto ,P., Tohari dan S. Sabarnurdin. 2005. Dinamika sistem berbagai sumberdaya (resourches sharing) dalam agroforestri : dasar pertimbangan penyusunan strategi silvikultur. Ilmu Pertanian, 12 (2) : 5 - 178. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Buletin Eboni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by: