Ragam Manfaat Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lamk.) bagi Masyarakat

Wahyudi Isnan, Nurhaedah Muin

Abstract


Tanaman kelor  (Moringa oleifera) merupakan salah satu jenis HHBK yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan. Tanaman kelor merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah dibiakkan karena tidak memerlukan perawatan yang intensif dan memiliki toleransi kekeringan yang tinggi. Dengan sifat tersebut, tanaman kelor memungkinkan untuk dibudidayakan pada lahan-lahan marginal untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Selain itu berbagai bagian tanaman kelor  mengandung nutrisi yang baik dan bermanfaat secara luas pada berbagai bidang seperti: pangan, kesehatan, kecantikan dan lingkungan, sehingga sangat wajar jika  mendapat julukan Tree For Life. Perubahan pola hidup masyarakat menjadikan tanaman kelor sebagai pangan tradisional cenderung ditinggalkan oleh sebagian masyarakat. Sebab itu, informasi terkait ragam manfaat tanaman kelor perlu disosialisasikan pada masyarakat agar dapat dioptimalkan budidaya dan pemanfaatannya.


Keywords


Kelor; manfaat; nutrisi; tree for life

Full Text:

PDF

References


Aminah, S., Ramdhan, T. dan Yanis, M. 2015. Kandungan Nutrisi dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Buletin Pertanian Perkotaan, 5 (2), 35-44. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta.

Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M. and Gilani, A.H. 2007. Moringa oleifera: a food plant with multiple medicinal uses. Phytother. Res. 21, 17–25.

Aritjahja, S. 2011. Kelor sejuta khasiat. Artikel. http://www.trubus-online.co.id. Di akses 18 April 2017.

Dewi, F.K., Suliasih, N. dan Gardina, Y. 2016. Pembuatan cookies dengan penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada berbagai suhu pemanggangan. Artikel. http://repository.unpas.ac.id. Diakses 17 April 2017.

Fahey, J.W. 2005. Moringa oleifera: A review of the Medical Evidance for Its Nutritional, Therapeutic and Prophylactic Properties. Trees for Life Journal 2005, 1-5.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K. and Kumar, D.S. 2016. Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Journal Food Science and Human Wellness 5 (2016) 49-56.

Halim, P.W. 2011. Kelor sejuta khasiat. Artikel. http://www.trubus-online.co.id. Di akses 18 April 2017.

http://www.manfaatbanget.com. Artikel Ragam manfaat daun kelor yang mungkin belum anda ketahui. Di akses 16 April 2017.

http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id. Kelor (Moringa oleifera L.) Diakses 10 April 2017.

Hardiyanthi, F. 2015. Pemanfaatan aktivitas antioksidan daun kelor (Moringa oliefera) dalam sediaan hand and body cream. Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Integrated Taxonomy Information System. 2017. Moringa oleifera Lamk. Taxonomy Serial No: 503874. https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=503874#null. Diakses 21 Juli 2017.

Krisnadi, A.D. 2015. Kelor Super Nutrisi. Blora. http://kelorina.com/ebook.pdf. Diakses 10 April 2017.

Kurniasih. 2013. Khasiat dan Manfaat Daun Kelor. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Mitsui. 1997. New Cosmetic Science. Elsevier Science. New York.

Palupi, N.S., Zakaria, F.R. dan Prangdimurti, E. 2007. Pengaruh Pengolahan Terhadap Nilai Gizi Pangan. Modul e-Learning ENBP, Departemen Ilmu & Teknologi Pangan-Fateta-IPB.

Petersen, H.H., Petersen, T.B., Enemark, H.L., Olsen, A. and Dalsgaard, A. 2016. Removal of Cryptosporidium parvumoocyst in low quality water using Moringa oleifera seed extract as coagulant. Journal Food and Waterborne Parasitology 3 (2016) 1-8.

Rudianto, A., Syam dan Alharini, S. 2014. Studi pembuatan dan analisis zat gizi pada produk biskuit moringa oleifera dengan subtitusi tepung daun kelor. http://repository.unhas.ac.id. Diakses 20 April 2017.

Simbolan, J.M. dan Katharina, N. 2007. Cegah Malnutrisi dengan Kelor. Kanisius. Yogyakarta.

Susanto, H. dan Maslikah, S.I. 2010. Efek nutrisional tepung daun kelor (moringa oleifera) varietas NTT terhadap kadar albumin tikus wistar kurang energi protein. Prosiding Seminar Nasional MIPA 2010.

Tanuwijaya, L.K., Nawangsasi, A.P.G., Ummi, I.I., Kusuma, T.S. dan Ruhana, A. 2016. Potensi “Khimelor” sebagai tepung komposit tinggi energi tinggi protein berbasis pangan lokal. Indonesian Journal of Human Nutrition 3 (1) Suplemen : 71 - 79.

Yuliastri, I.R. 2010. Penggunaan Serbuk Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Koagulan dan Flokulan dalam Perbaikan Kualitas Air Limbah dan Air Tanah. Skripsi Program Studi Kimia. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Buletin Eboni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by: