Peran Nelayan Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir di Desa Tompotana Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

Rini Purwanti

Abstract


Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir disebut sebagai masyarakat pesisir. Mayoritas masyarakatnya memiliki mata pencaharian utama sebagai nelayan. Sumberdaya laut yang melimpah harusnya membuat masyarakat pesisir menjadi sejahtera, namun kenyataannya kondisi kehidupan mereka masih berada di bawah garis kemiskinan. Salah satu sumber penghasilan adalah menangkap ikan, namun hasil yang diperoleh masih tergantung pada musim. Hal ini berimplikasi pada pendapatan nelayan yang tidak menentu, sementara kebutuhan keluarga harus tetap terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, maka nelayan melakukan strategi untuk memenuhi kebutuhan melalui pelibatan perempuan dalam mencari nafkah.  Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Tompotana, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah melalui wawancara dengan beberapa responden perempuan di Desa Tompotana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan perempuan di Desa Tompotana ikut serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga dengan cara menjadi buruh ikat bibit rumput laut, membantu pengepakan arang di industri arang dan mengambil kerang di sekitar hutan mangrove untuk dijual. Hasil mengikat rumput laut, dapat menambah penghasilan rumah tangga mereka sebesar Rp200.000/bulan, buruh industri arang sebesar Rp500.000/tahun dan hasil menjual kerang sebesar Rp750.000/bulan. Penambahan pendapatan tersebut memang kecil, karena di bawah UMR Sulawesi Selatan yaitu Rp2.647.767, tetapi sangat membantu perekonomian keluarga karena dapat menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat.

Keywords


Peran perempuan; pesisir; pendapatan keluarga; Desa Tompotana

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik, 2017. Jumlah Penduduk Miskin, Persentase Penduduk Miskin dan Garis Kemiskinan, 1970-2017. (online) https://www.bps.go.id/statictable/2014/01/30/1494/jumlah-penduduk-miskin-persentase-penduduk-miskin-dan-garis-kemiskinan-1970-2017.html Diakses pada tanggal 12 November 2018.

Djuwita, D., 2015. Peran Perempuan Masyarakat Pesisir dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Nelayan di Desa Mertasinga. Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syari’ah, 7(2): 144-155.

Kusnadi, 2006. Filosofi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Bandung: Humaniora.

Laila, N.E.N dan Amanah, S., 2015. Strategi Nafkah Perempuan Nelayan Terhadap Pendapatan Keluarga (Livelihood Strategy of Coastal Women to Fishermen Family Income). Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 3(2): 159-168.

Nugroho, I dan Dahuri, R. 2004. Pembangunan Wilayah Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. Jakarta: LP3ES.

Mubyarto. 1998. Menanggulangi Kemiskinan. Yogyakarta: Adytia Media.

Pratiwi, N.I., 2017. Peran Perempuan Sebagai Tenaga Kerja Dalam Aktivitas Budidaya Rumput Laut Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga Masyarakat Pulau Pulau Kecil (Studi Kasus Pulau Tanakeke Desa Tompotana Kabupaten Takalar). Skripsi Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Setiawan, H., 2015. Studi Pengelolaan Hutan Mangrove Sebagai Bahan Baku Industri Arang di Pulau Tanakeke Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Sewindu BPTHHBK Mataram, dengan tema “Pengarusutamaan Hasil Litbang Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Sebagai Lokomotif Pembangunan Berkelanjutan”, Mataram, 1 Oktober 2015.

Taryono, 2004. Kontribusi Peran Perempuan dalam Pengelolaan Usaha Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Rumput Laut Pulau Nusa Penida, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Buletin Ekonomi Perikanan, 5(2): 24-32.

Widjajanti, W.W., dan Hendra, F.H., 2013. Penataan Pemukiman Nelayan di Pantai Mayangan Probolinggo Jawa Timur, disajikan pada Simposium Nasional RAPI XII – 2013 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta, hal A-A78-A85.

Widodo, S., Hendri,B., dan Soengkono., 2011. Ekonomi Model Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Keluarga Nelayan Miskin melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Terpadu (Studi Keluarga Nelayan di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bengkulu Utara). Majalah Ekonomi, 21(1): 13 – 24.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Buletin Eboni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by: