KARAKTERISTIK DAN DAYA JERAP POLUTAN ARANG AKTIF DARI BATANG KENAF (Hibiscus cannabinus L.) (Characteristics and Pollutan Absorbtion Capacity of Activated Charcoal Made

Muhammad Sadir, Dede Hermawan, Ismail Budiman, Gustan Pari, Jajang Sutiawan

Sari


Kenaf adalah salah satu tanaman yang diambil seratnya, sehingga batang kenaf berpotensi menjadi limbah biomassa. Pemanfaatan limbah batang kenaf dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk, salah satunya adalah untuk bahan baku pembuatan arang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh suhu dan bahan kimia aktivasi terhadap sifat-sifat arang aktif dan daya jerap polutan. Bahan baku berupa arang hidro direndam dengan bahan kimia H3PO4 dan K2CO3 selama 24 jam, kemudian diaktivasi fisik pada suhu 600°C, 700°C, dan 800°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua arang aktif memenuhi syarat mutu arang aktif teknis yang ditetapkan standar SNI 06-3730-1995 untuk parameter kadar air dan kadar zat terbang, namun hanya sebagian arang aktif yang dapat memenuhi syarat untuk kadar abu, karbon terikat dan daya jerap yodium. Daya jerap arang aktif terhadap formaldehida, amonia, kloroform dan benzena cenderung meningkat seiring meningkatnya suhu aktivasi. Arang aktif terbaik berdasarkan rendemen dan daya jerap iodin adalah aktivator K2CO3 pada suhu 700°C dan aktivator H3PO4 pada suhu 600°C, sedangkan kemampuan daya jerap terbaik terhadap formaldehida, amonia, kloroform, dan benzena adalah pada suhu 800°C.

Kata Kunci


Kenaf; karbon aktif; malapari; pirolisis; aktivasi kimia; aktivasi fisik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ainunnisa R. (2021). Karakteristik arang hidro batang kenaf (Hibiscus cannabinus L.) terkarbonisasi hidrotermal (Skripsi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.

American Society for Testing and Materials (ASTM). (1979). Standard test methodfor benzene, chloroform, and iodine sorption of activated carbon. ASTM, USA.

Boonamnuayyitayan, V., Sae-ung, S., & Tanthapanichakoon, W. (2005). Preparation of activated carbon from coffee residue for the adsorption of formaldehyde. Separation and Purification Technology, 2, 159–168. doi:10.1016/j.seppur.2004.07.00.

Budiman, I., Hermawan, D., Febrianto, F., Subyakto., & Pari, G. (2019). Optimasi aktivasi arang aktif dari arang hidro tempurung buah kelapa sawit menggunakan metodologi permukaan respon. Jurnal Ilmu Teknologi Kayu Tropis, 17(1), 8–21.

Budiman, I. (2019). Pengembangan mortar berkemampuan memperbaiki diri secara mandiri berbahan tempurung dan serat tandan kosong kelapa sawit (Disertasi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Darmawan S. (2014). Karbon nanoporous dari biomasa hutan melalui proses karbonisasi bertingkat: pirolisis, hidrotermal dan aktivasi (Disertasi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Fauzi, A. (2020). Penurunan kadar amonia dengan menggunakan arang aktif ampas kopi. CHEMTAG Journal of Chemical Engineering, 1(2), 22–26.

Fuadi, A. M., Mujiburohman, M., Fatoni, R., & Dewi, D. R. . (2019). Optimasi pembuatan arang aktif untuk detoksifiksi pada proses fermentasi hidrolisat kertas bekas. Simposium Nasional RAPI XVIIII – 2019 FT UMS, 426–430.

Gonzalez-garcia, P. (2018). Activated carbon from lignocellulosics precursors: A review of the synthesis methods, characterization techniques and applications. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 82, 1393–1414. doi: 10.1016/j. rser.2017.04.117.

Haji, A. G., Khaldun, I., & Nina, A. (2016). Karakterisasi arang hasil karbonisasi kulit buah durian. Prosiding Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Hartoyo, Nurmala, H., & Fadli. (1990). Pembuatan aran aktif dari tempurung kelapa dan kayu bakau dengan cara aktivasi uap. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 8(1), 8-18.

Hendra, D., & Darmawan, S. (2007). Sifat arang aktif dari tempurung kemiri. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 25(4), 291–302.

Lee, Y. S., Basova, Y.V., Edie, D.D., Reid, L.K., Newcombe, S.R., & Ryu, S.K. (2003). Preparation and characterization of trilobal activated carbon fibers. Carbon, 38, 2573–2584.

Lempang, M., Syafii, W., & Gustan, P. (2012). Sifat dan mutu arang aktif tempurung kemiri. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 30(2), 278–294.

Lestari, E. S., Hadi, Y. S., & Gustan, P. (2019). Pemanfaatan campuran arang aktif kayu Muntingia calabura L. dan bakteri Escherichia coli pada pengolahan limbah kromium industri elektroplating. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 37(2), 105–122.

Liu, A. (2004). Making pulp and paper from kenaf. Agriculture Officer. International Jute Organization (IJO). http://www.chinaconsul tinginc.com/paperpulp.html. (17 maret 2022).

Pari, G., Santoso, A., & Hendra, D. (2006). Pembuatan dan pemanfaatan arang aktif sebagai reduktor emisi formaldehida kayu lapis. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 24(5), 425–436.

Polii, F.F. (2017). Pengaruh suhu dan lama aktivasi terhadap mutu arang aktif dari kayu kelapa. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 12(2), 21–28.

Pradana, A. A., Pujion, Yulianto, B., & Ruhmawati, T. (2019). Perbedaan waktu kontak karbon aktif terhadap penurunan kadar amonia pada limbah cair domestik. Jurnal Riset Kesehatan, 11(1), 215–220.

Salmariza, S. Y., Mawardi, Hariyani, R., & Kasman, M. (2014). Pengembangan adsorben dari limbah lumpur industri crumb rubber yang diaktivasi dengan H3PO4 untuk menyerap ion Cr(VI). Jurnal Litbang Industri, 2, 67–77.

Sevilla, M., & Titirici, M. M. (2012). Hydrothermal carbonization: A greener route towards the synthesis of advanced carbon materials. Boletin del Grupo Espanol Carbon, 25, 7–17.

Siruru, H., Syafii, Wistara, N. J., & Gustan, P. (2018). Pengaruh durasi steam terhadap kualitas arang aktif limbah sagu. Jurnal Ilmu Teknologi. Kayu Tropis, 16(2), 115–130.

Standar Nasional Indonesia (SNI). (1995). Arang aktif teknis (SNI 063730-1995). Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Tumimomor, F. R., & Palilingan, S. C. (2018). Pemanfaatan karbon aktif dari sabut kelapa sebagai elektroda superkapasitor. Fullerene Journal of Chemestry, 3(1), 13–18.

Xiao, L. P., Shi, Z. J., Xu, F., & Sun, R. C. (2012). Hydrothermal carbonization of lignocellulosic biomass. Biores Technology, 118, 619–623. doi: 10.1016/j.biortech.2012.05.060.

Yakout, S. M., & El-deen, G. S. (2012). Characterization of activated carbon prepared by phosphoric acid activation of olive stones. Arabian Journal of Chemistry, 9, S1155-S1168. doi: 10.1016/j.arabjc.2011.12.002.

Ying, Y. T., Teong, L. K., Abdullah, W. N. W., & Peng, L. C. (2014). The effect of various pretreatment methods on oil palm empty fruit bunch (efb) and kenaf core fibers for sugar production. Procedia Environmental Sciences, 20, 328 – 335.

Yuningsih, L. M., Mulyadi, D., & Kurnia, A. J. (2016). Pengaruh aktivasi arang aktif dari tongkol jagung dan tempurung kelapa terhadap luas permukaan dan daya jerap iodin. Jurnal Kimia Valensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Kimia, 2(1), 30–34.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2022.40.1.7-18

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)

eISSN : 2442-8957        pISSN : 0216-4329

       

JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.