PENGGUNAAN MEDIA DAN HORMON TUMBUH DALAM PERBANYAKAN STEK BAMBANG LANANG (Michelia champaca L.)

NFN Danu, Kurniawati Purwaka Putri

Abstract


Tanaman bambang lanang (Michelia champaca L.) merupakan jenis alternatif prioritas dalam pembangunan hutan tanaman penghasil kayu. Perbanyakan jenis bambang lanang secara generatif mengalami kendala karena benih mudah rusak. Teknik perbanyakan vegetatif dengan stek merupakan salah satu teknik yang dapat diterapkan secara masal dan tidak tergantung musim buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media dan hormon tumbuh pada teknik perbanyakan vegetatif stek bambang lanang. Rancangan penelitian menggunakan rancangan faktorial dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama media stek terdiri atas 3 taraf yaitu media pasir, campuran serbuk sabut kelapa + sekam padi (2:1;v/v), campuran serbuk sabut kelapa + sekam padi + arang sekam padi (6:3:1,v/v); dan faktor kedua hormon tumbuh auksin terdiri atas 7 taraf yaitu Indole-3 Butyric Acid (IBA) 0 ppm,IBA 50 ppm, IBA 100 ppm, IBA 200 ppm, IBA 50 ppm + Naphthalene-1 Acetic Acid (NAA) 50 ppm, IBA 100 ppm + NAA 50 ppm, IBA 200 ppm + NAA 50 ppm Setiap perlakuan diulang 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 20 stek. Bahan stek yang digunakan adalah bagian pucuk asal anakan umur dua belas bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperbanyak tanaman bambang lanang dari bibit yang berumur muda dapat menggunakan media pasir tanpa diberi hormon tumbuh, pada media campuran serbuk sabut kelapa + sekam padi dengan diberi hormon tumbuh IBA 100 ppm, sedangkan pada media campuran serbuk sabut kelapa + sekam padi + arang sekam padi diberi hormon tumbuh IBA 50 ppm .

Keywords


hormon tumbuh; media; Michelia champaca L.; stek

Full Text:

PDF

References


Bhardwaj & V.K. Mishra. 2005. Vegetative propagation of Ulmus villosa: effects of plant growth regulators, collection time, type of donor and position of shoot on adventitious root formation in stem cuttings. New Forest 29:105-106. Abstract.

BPS. 2012. Statistic produksi kehutanan 2012. Badan Pusat Statistik, Jakarta, Indonesia.

BPS. 2014. Statistic produksi kehutanan 2014. Badan Pusat Statistik, Jakarta, Indonesia.

Danu, A. Subiakto & K.P. Putri. 2011. Uji stek pucuk damar (Agathis loranthifolia Salisb.) pada berbagai media dan zat pengatur tumbuh. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. Volume 8 (3).

Danu, I.Z. Siregar, C.Wibowo & A. Subiakto. 2010. Pengaruh umur sumber bahan stek terhadap keberhasilan stek pucuk meranti tembaga (Shorea leprosula Miq.) Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol 7(3). Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Bogor

Danu, K.P. Putri, R. Kurniaty, M. Sanusi & Abay. 2012. Teknik perbanyakan tanaman secara vegetative jenis gerunggang (Cratoxylon arborescens (Vahl) Blume) dan jabon merah (Anthocephalus macrophyllus (Roxb.) Havil). Laporan hasil Penelitian. Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan. Bogor. Tidak Diterbitkan

Das, P., U.C. Basak & A.B. Das. 1997. Metabolic changes during rooting in pre-girdled stem cuttings and air-layers of Heritiera. Botanical Bulletin of Academia Sinica 38: 91-95.

Economou, A.S. & P.E Read, P.E. 1980. Effect of Benzyladenine pretreatments on shoot proliferation from petunia leaf segments cultured in vitro. Proc Plant Growth Reg Working Group. 7: 96-103.

Effendi, R., A.S. Kosasih, H. Suhaendi, Harbagung, I. Anggareni, N.E. Lelana, Y. Liswati, Danu & Sumarhani. 2010. Sintesa hasil penelitian pengelolaan hutan tanaman penghasil kayu pertukangan. Prosiding Workshop Sintesa Hasil Penelitian Hutan Tanaman. Bogor.

Fernando, M. T. R., K.G. Jayasuriya, J.L. Walck, & A.S.T.B. Wijetunga. 2013. Identifying dormancy class and storage behaviour of champak (Magnolia champaca) seeds, an important tropical timber tree. Journal of the National Science Foundation of Sri Lanka, 41(2), 141-146.

Hambrick, C.E.III., F.T.Jr. Davies & H.B. Perberton. 1991. Seasonal changes in carbohydrate/nitrogen levels during field rooting of Rosa multiflora ‘Brooks 56’ hardwood cuttings. Scientia Horticultural 46:137-146.

Handreck, K.A & N.D. Black. 1994. Growing Media for Ornamental Plant and Turf. University of New South Wales Press, Randwick NSW, Australia. 448 pp.

Hartmann, H.T., D.E. Kester., & R.T. Davies. 1997. Plant Propagation. Principles and Practices. Regent Prentice Hall. Englewood Cliffs. New Yersey.

Heddy. 1987. Ekofisiologi Pertamanan. Suatu Tindakan Aspek Fisik Lingkungan Pertanaman. Sinar Baru. Bandung. 138 p.

Ineke Van Magelend – Laagland. 1995. Golden future fos coco substrate. Waste products from coco fiber industry could be newest peat substitutes. Floriculture International 5 (12) : 16-18.

Macdonald, B. 1986. Practical Woody Plant Propagation for Nursery Growers. Volume I. Timber Press. Portland Oregon.

Manurung, E.G.T., C.B. Simangunsong, D.S. Sukadri, B. Widyantoro, A. Justianto, S. Ramadhan, L. Sumardjani, D. Rochadi, P. Permadi, B.M. Priyono & B. Supriyanto. 2007. Road Map Revitalisasi Indutri Kehutanan Indonesia. Departemen Kehutanan. Jakarta. P.58

Rein W.H., R.D. Wright and J.R. Seiler.1991. Propogation Medium Moisture Level Influences Adventitious Rooting of Woody Stem Cutting. J.AMER.Soc.Hort.Sci 116(4):632-636.

Rochiman K & S. Harjadi S. 1973. Pembiakan Vegetatif. Bogor: Departemen Agronomi Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sakai, C. & A. Subiakto. 2007. Manajemen Persemaian KOFFCO System. Kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan dan Komatsu JICA. Bogor.

Salisbury, F.B & C.W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Penerbit ITB. Bandung.

Siahaan H., N. Herdiana & T. Rahman S. 2007. Pengaruh pemberian arang kompos dan naungan terhadap pertumbuhan bibit bambang lanang. Jurnal Hutan Tanaman Vo. 4 Suplemen No. 01, Puslitbang Hutan Tanaman Bogor.

Suyekti. 1993. Pengaruh jenis media dan larutan hara pada tanaman Dracaena godseffiana ‘Fried manii’ yang ditanam secara hidroponik. Skripsi IPB. Bogor 57 p.

Taghvaei, M. N. Khaef & H. Sadeghi. 2012. The effects of salt stress and prime on improvement and seedling growth of Calotropisprocera L. seeds,” Journal of Ecology and Field Biology. 35(2): 73–78.

Wilson, S.B. & P.J. Stoffella. 2006. Using compost for container production of ornamental Wetland and flat wood species native to Florida. Native Plants J. 7: 293-300.

Wuryaningsih, S. & D. Herlina. 1998. Pengaruh media dan pupuk terhadap pertumbuhan dan pembungaan mawar pot. Risalah Seminar Nasional Tanaman Hias.

Zobel, B. & J. Talbert. 1984. Applied Forest Tree Improvement. Wave Land Press, Inc. Illinois. USA.




DOI: https://doi.org/10.20886/bptpth.2015.3.2.81-89

Copyright (c) 2016 Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.

 

Published by:

Forest Tree Seed Technology Research & Development Center (FTSTRDC)

Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan
Jl. Pakuan Ciheuleut PO BOX 105 Bogor Jawa Barat  Indonesia
telepon  : 0817742659/081283343209/085243000150
email     : yuli_bramasto@yahoo.co.id

               sekrejpth@gmail.com

               triastutiwisudayati@gmail.com

               bpkm_munasri@yahoo.co.id

Web      : http://benih-bogor.litbang.menlhk.go.id/

email    : bptpth@forda-mof.org

This journal indexed by:

 

Copyright © 2017|Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (e-ISSN 2527-6565, p-ISSN 2354-8568)