The analysis of Sap Water Yield and Palm Sugar (Arenga pinnata Merr.) Quality in Tasikmalaya District

Dedi Natawijaya, Suhartono Suhartono, Undang Undang

Abstract


Development of high quality palm tree is needed for fulfilling the raw material of palm sugar and other products based on palm tree. This study aims to analyze the sap water yield and palm sugar quality in Tasikmalaya District. The method used in this study was survey and direct measurement of water content, pH, colour, texture, smell, taste, and performance. The geographical indication approach was used to determine the location of the study. The result showed that the average of sap water for palm sugar was 14.13% or 1 kg palm sugar equivalent to 7 litre of sap water, meanwhile 1 kg palm sugar powder equivalent to 7.6 litre of sap water (13.07%). The water content of palm sugar and palm sugar powder were 3.5% and 2.2% respectively.

Keywords


palm; sap water; sugar

References


Badan Standarisasi Nasional. (1995). Gula Palma. Jakarta.

Baharuddin., M. Muin., dan H. B. (2007). Pemanfaatan nira aren (Arenga pinnata Merr.) sebagai bahan pembuatan gula putih kistal. J. Perennial., 3, 40–43.

Damayanti, N.P; Sugiyanta, I.G dan Suwarni, N. (2012). Pemanfaatan Pohon Aren sebagai Sumber Ekonomi Keluarga di Desa Air Rupik Kecamatan Banding Agung Kabupaten Oku Selatan. Jurnal FKIP UNILA, 1–8.

Dinas Kehutanan Jawa Tengah. (2010). Budidaya dan Potensi Pengembangan Tanaman Aren. Semarang: Publikasi Dishut Jateng.

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur. (2013). Data Luas Areal dan Produksi Tanaman Aren. Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timu. Samarinda: Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Effendi, D. S. (2010). Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) Mendukung Kebutuhan Bioetanol di Indonesia. Jurnal Perspektif, 9(1), 36–46.

Evaliza, D. (2014). Analisis Finansial Tanaman Aren di nagari Andaleh Baruh Bukik Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Agribisnis Kerakyatan, 4(1), 36–46.

Gafar, P.A., dan Heryani, S. (2012). Pengembangan Proses Pengolahan Minuman Nira Aren Dengan Teknik Ultrafiltrasi dan Deodorisasi. Jurnal Hasil Penelitian Industri, 25(1), 1–10.

Hasbullah. (2001). Teknologi Tepat Guna Agroindustri Kecil Sumatera Barat. Padang: Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat.

Kusumah, R. . (1992). Mempelajari Pengaruh Penambahan Pengawet pada Nira Aren (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Mutu Gula Merah, Gula Semut, Sirup Nira dan Gula Putih yang Dihasilkan. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Lempang, M. (2012). Pohon Aren dan Manfaat Produksinya. Info Teknis EBONI. Balai Penelitian Kehutanan Makassar.

Lutony, T. . (1993). Tanaman Sumber Pemanis. Jakarta: Penebar Swadaya.

Mariati, R. (2013). Potensi Produksi dan Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr ) di Kalimantan Timur. Jurnal Agrifor, 7(2), 196–205.

Mujahidin,. Sutrisno,. Dian, L,. Tri, H. dan Izu, A. F. (2003). Aren Budidaya dan Prospeknya. Bogor: Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor LIPI.

Nurlela, E. (2002). Kajian Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Warna Gula Merah. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Pontoh, J. (2013). Penentuan Kandungan Sukrosa Pada Gula Aren Dengan Metode Enzimatik. J. Chem. Pro, 6, 26–33.

Soetedjo, J.N.M., Suharto, I. (2009). Perancangan dan Uji Coba Alat Evaporator Nira Aren Laporan Penelitian LPPM. Bandung.

Sunanto, H. (1997). Aren Budidaya dan Multigunanya. Yogyakarta: Kanisius.

Susi. (2013). Pengaruh Keragaman Gula Aren Cetak Terhadap Kualitas Gula Aren Kristal (Palm Sugar) Produksi Agroindustri Kecil. Jurnal Ziraa’ah, 36(1), 1–11.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Agroforestri Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Agroforestri Indonesia