STRATEGI PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Epi Syahadat

Abstract


Kebutuhan kayu untuk bahan baku industri di Indonesia tercatat 50-60 juta m³ per tahun, di mana sekitar 30 juta m³ adalah untuk keperluan industri pulp dan kertas. Sebagian besar kebutuhan kayu bulat tersebut masih di pasok dari hutan alam. Sedangkan kemampuan hutan produksi alam dalam penyediaan kayu bulat sudah semakin terbatas. Untuk mendukung penyediaan bahan baku, Kementerian Kehutanan akan mempercepat program pembangunan hutan tanaman industri (HTI). Rencana pemenuhan bahan baku industri kayu sampai dengan tahun 2011 sebesar 53,92 m³, baru terealisasi sebesar 25,86 m³ atau 48,3 % (Data Release Dirjen BUK, 2011). Potensi tersebut terus dikembangkan, mengingat pada tahun 2009 semua industri pulp dan kertas harus sudah menggunakan kayu dari hasil hutan tanaman. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui strategi para pihak dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kayu bulat khususnya di Provinsi Kalimantan Timur menggunakan pendekatan SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pembangunan hutan tanaman di Provinsi Kalimantan Timur berada pada kuadran pertama diagram SWOT dan alternatif strategi yang digunakan adalah SO dengan pertimbangan bahwa sumberdaya hutan tanaman mempunyai potensi yang cukup besar untuk dipasarkan, akan tetapi belum termanfaatkan secara optimal.

Keywords


hutan tanaman; strategi pembangunan; kebutuhan bahan baku kayu

Full Text:

PDF

References


Anonim 2006. Workshop Program Jeringan Kerja. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Bogor.

Anonim, 2009. Direktorat Bina Pengembangan HTI. Mempercepat Pembangunan HTI Menuju Tahun 2009. Seminar Pembangunan HTI dan Pengembangan Industri Pulp di Indonesia. Jakarta.

Dirjen BUK, 2011. Data Release Direktorat Jenderal Bina Usaha Kehutanan Tahun 2011. Jakarta.

Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, 2008. Laporan Tahunan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur. Samarinda.

Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, 2011. Statistik Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2011 . Samarinda.

Dirjen Planologi, 2011. Data dan Informasi Pemanfaatan Hutan. Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan. Dirjen Planologi. Jakarta.

Hendromono, A risman. 2001. Prosiding Pe mbangunan Hutan Tanaman Di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Hasil Hutan. Yogyakarta.

IWGFF, 2010. Perkiraan Penggunaan Sumber Bahan Baku Industri Pulp dan Paper. Studi Advokasi PT. RAPP dan PT. IKPP di Povinsi Riau. Jakarta.

Rangkuti, F. 2006. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis : Reorientasi Konsep Perencanaan Strategis untuk menghadapi Abad 21, Cetakan kedua belas, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sugiyono., 2004. Metode Penelitian Bisnis. Cetakan Ketujuh. Alfabeta. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.20886/jpsek.2013.10.1.33-47

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan



Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Indexed by:

 ...More

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan (JPSEK)
eISSN : 2502-4221 pISSN : 1979-6013
JPSEK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.