VALUASI EKONOMO EKOSITEM HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Firman Syah

Abstract


ABSTRAK

Hutan mangrove merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan yang penting di wilayah pesisir dan lautan yang mempunyai fungsi ekonomi serta sebagai tempat memijah makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap ekosistem mangrove dan melakukan valuasi ekonomi ekosistem mangrove di Desa Kalibu dan Desa Eelahaji Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini di lakukan dengan metode survey terhadap 50 responden dari kedua desa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat tentang  manfaat hutan mangrove dan persepsi masyarakat tentang perlindungan hutan di Desa Kalibu dan Eelahaji  masih tergolong tinggi. Menurut persepsi masyarakat penyebab utama kerusakan hutan mangrove adalah di sebabkan oleh pengambilan kayu bakar yang sangat mendesak.  Valuasi ekonomi merupakan suatu upaya untuk memberikan nilai kuantitatif terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumberdaya alam dan lingkungan berupa nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung dan nilai pilihan. Kuantifikasi seluruh nilai ekonomi mangrove di Desa Kalibu sebesar Rp 3.420.889.573 sedangkan di Desa Eelahaji sebesar Rp 5.613.106.200 per tahun

 

Kata kunci : Persepsi, valuasi, mangrove


Keywords


Persepsi, Valuasi, Mangrove



DOI: https://doi.org/10.20886/jpsek.2019.16.2.115-126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Indexed by:

 ...More

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan (JPSEK)
eISSN : 2502-4221 pISSN : 1979-6013
JPSEK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.