EVALUASI KINERJA DAS BRANTAS DI LIHAT DARI SOSIAL EKONOMI (Brantas watershed performance evaluation viewed from socio economic)

Nur Ainun jariyah

Abstract


DAS Brantas merupakan DAS prioritas nasional, dan DAS paling kritis diantara 29 DAS di Jawa (Widianto, Suprayogo, Sudarto, & Lestariningsih, 2010) dengan berbagai permasalahan yang komplek. Ini menjadi permasalahan Nasional yang perlu dipecahkan. Permasalahan-permasalahan tersebut harus dimonitoring untuk diketahui sampai sejauhmana permasalahan tersebut berkembang. Artikel ini bertujuan untuk monitoring dan evaluasi pengelolaan DAS Brantas untuk mendapatkan informasi kinerja DAS yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pengelolaan DAS. Penelitian ini dilakukan di DAS Brantas pada tahun 2016. Metode yang digunakan adalah menggunakan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No: P.61/Menhut-II/2014. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh di Badan Pusat Statistik, Balai Pengelolaan DAS Brantas, Dinas Kehutanan dan Dinas Sosial. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Tekanan penduduk rendah,  (2) Tingkat kesejahteraan rata-rata penduduk termasuk kategori sangat baik, (3) Penegakan peraturan secara umum, nilai keberadaan dan penegakan peraturan sudah mencapai nilai baik, ada dipraktikkan terbatas, (4) Klasifikasi perkotaan masuk dalam kategori perkotaan besar, (5) Nilai investasi bangunan air masuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, yang menjadi perhatian penting adalah jumlah penduduk yang padat dan penerapan konservasi tanah dan air yang masih terbatas. Kedua permasalahan tersebut yang menjadi perhatian penting untuk segera diselesaikan



Keywords


pengelolaan DAS, DAS Brantas, monitoring, evaluasi, kinerja DAS

References


Adi, R. N., Savitri, E., Wahyuningrum, N., Jariyah, N. A., Putra, P. B., Susanti, P. D., … Siswo. (2016). Daya Dukung DAS di Berbagai Tipologi dan Luasan DAS. Laporan Hasil Penelitian. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS Surakarta.

Ariani, R. D., & Harini, R. (2012). Tekanan Penduduk terhadap Lahan Pertanian di Kawasan Pertanian (Kasus Kecamatan Minggir dan Moyudan). Jurnal Bumi Indonesia, 1(3).

Astuti, H. P. (2017). Kajian Implementasi Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (PSDAT) pada Daerah Aliran Sungai Brantas Hulu. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 2(2), 18–28. Retrieved from http://journal. uta45jakarta.ac.id

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas. (2011). BBWS Brantas. Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, 1–67.

BPS. (2011). Provinsi Jawa Timur dalam Angka 2011. BPS. Retrieved from www.BPS.go.id

BPS. (2012). Propinsi Jawa Timur Dalam Angka tahun 2012.

BPS. (2013). Provinsi Jawa Timur dalam Angka 2013. BPS. Retrieved from www.BPS.go.id

BPS. (2014). Jawa Timur Dalam Angka 2014. BPS. Retrieved from www.BPS.go.id

BPS. (2015). Jawa Timur dalam Angka 2015.

Budi Prasetyo. (2012). Studi Pemodelan Desa/Kelurahan Konservasi di Kawasan Hulu DAS/ WS Brantas. Jurnal Politik Indonesia, 1(2). Retrieved from http://journal.unair.ac.id

Cahyadi, A. (2017). Kajian permasalahan Daerah Aliran Sungai Juwet Kabupaten Gunungkidul dan usulan penanggulanggannya. In Seminar Nasional Geospatial Day 2012. INA-Rxiv. https://doi.org/ 10.17605/OSF.IO/Q3KDX

Fadhli, A. (2011). Valuasi ekonomi sumberdaya alam sub DAS Biyonga dalam kawasan DAS Limboto. Thesis. Institut Pertanian Bogor. Retrieved from http://repository.ipb.ac.id

Listyawati, H. (2010). Kegagalan Pengendalian Alih Fungsi Tanah dalam Perspektif Penatagunaan Tanah di Indonesia. Mimbar Hukum, 22 (1)(Februari 2010), 37–57.

Lusiana, N., Rahadi, B., & Anugroho, F. (2017). Identifikasi Kesesuaian Penggunaan Lahan Pertanian dan Tingkat Pecemaran Air Sungai di DAS Brantas Hulu Kota Batu. Jurnal Teknologi Pertanian, 18(2), 129–142. Retrieved from http://www.jtp.ub.ac.id/index.php/jtp/article/view/584

Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No: P.61/Menhut-II/2014 Tentang Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. (2014).

PP no 26 tahun 2008. (2008). Rencana tata Ruang Wilayah Nasional.

Ruhimat, M. (2015). Tekanan Penduduk terhadap Lahan di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Jurnal Geografi Gea, 15(2). https://doi.org/ 10.17509/GEA.V15I2.3548

Shodriyah, F., Sayekti, R. W., & Prasetyorini, L. (2014). Studi Penentuan Kinerja Pengelolaan DAS (Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi) di Sub DAS Brantas Hulu. Jurnal Pengairan. Retrieved from http://pengairan.ub.ac.id

SK. 328/Menhut-II/2009. (2009). Tentang Penetapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Prioritas dalam Rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2010-2014. https://doi.org/10.1017/ CBO9781107415324.004

UU no 37 tahun 2014. (2014). Konservasi tanah dan Air. Retrieved from https://www.kemenkopmk.go.id

Widianto, Suprayogo, D., Sudarto, & Lestariningsih, I. D. (2010). Implementasi Kaji Cepat Hidrologi (RHA) di Hulu DAS Brantas, Jawa Timur. Bogor. Retrieved from http://www.worldagroforestry.org

Yetti, E., Soedharma, D., & Hariyadi, S. (2011). Evaluasi Kualitas Air Sungai-Sungai Di Kawasan Das Brantas Hulu Malang Dalam Kaitannya Dengan Tata Guna Lahan Dan Aktivitas Masyarakat Di Sekitarnya. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 1(1), 10–15. https://doi.org/10.29244/JPSL.1.1.10




DOI: https://doi.org/10.20886/jpsek.2019.16.2.95-114

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Indexed by:

 ...More

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan (JPSEK)
eISSN : 2502-4221 pISSN : 1979-6013
JPSEK is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.