Keragaman Genetik Lima Populasi Gyrinops verstegii di Lombok menggunakan Penanda RAPD
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anonim. 1907. Potensi Gubal Gaharu. Investment Potential for Garro Wood. Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Propinsi daerah Tingkat I Nusa Tenggara.
Hamrick, J.L. 1989. Isozyme and the analysisof grnetic structure in plant population. In: Soltis, D. E. And Soltis, P.S. (Eds) Isozyme in Plant Biology. Dioscorides press.Oregon. pp.87 – 105.
Hartati, D., Rimbawanto, A., taryono, Sulistyaningsih, E. Dan Widyatmoko, AYPBC. 2007. Pendugaan keragaman genetik di dalam dan antar provenen Pulai menggunakan penanda RAPD. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan 1 (2): 89-98.
Indrioko, S. 1996. Studi variasi genetik Pinus merkusii Jungh. Et de Vriese di Pulau jawa dengan metode analisis isozim. Tersis tidak diterbitkan. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Murray, M. G. And Thompson, W.F. 1980. Rapid isolation of high molecular weight plant DNA. Nucleic Acids Research 8 (19); 4321-4326.
Nei, M. 1972. Genetic distance betwen populations. Am. Nat. 106: 283-292.
Rimbawanto, A. Dan Widyatmoko, AYPBC. 2006. Keragaman genetic empat populasi Instsia bijugaberdasarkan penanda RAPD dan implikasinya bagi program konservasi genetik. Jurnal Penelitian Tanaman Hutan 3(3): 149-154.
Rimbawanto, A., Widyatmoko, AYPBC,. Dan Sulistyowati, P. 2006a . Distribusi keragaman genetik populasi Santalum album berdasarkan penanda RAPD. Jurnal Penelitian tanaman Hutan 3(3): 175-181.
Rimbawanto, A., Widyatmoko, AYPBC., dan Harkingto. 2006b. Keragaman populasi Eusideroxylon zwageri kalimantan Timur berdasarkan penanda RAPD. Jurnal Penelitian Tanaman Hutan 3(3): 201 – 208.
Roslim, D.I., hartana, A. Dan Suharsono. 2003. Kemiripan genetika tiga populasi kelapa tipe dalam berdasarkan tiga metode analisis data penenda DNA. Jurnal Biosain 10 (1): 12-18.
Sulistyowati, P., Widyatmoko, AYPBC., dan Rimbawanto. A.2005. Keragaman genetik empat populasi Eusideroxylon zwageri asal Kalimantan berdasarkan penanda RAPD (genetic variation of four populations of Eusideroxylon zwageri in kalimantan revealed by RAPD markers). Dalam: Hardiyanto E.B. (ed).Prosiding Semkinar Nasional Peningkatan Produktivitas Hutan-Peran Konservasi Sumber Daya Genetik, Pemuliaan dan Silvikultur dalam Mendukung Rehabilitasi Hutan. Fakultas Kehutanan UGM dan International Tropical Timber Organization. Yogyakarta. Pp 383-395.
Sumarna, Y. 2002. Budidaya Gaharu. Penebar Swaaadaya, Depok, pp.80.
Susilo, K. A. 2003. Sudah Gaharu Super Pula.Budidaya gaharu dan masalahnya. Pustaka Sinar Harapan Jakarta.
Williams, J.G.K., Hanafey, M.K., Rafalsky, J. A. And Tingey, S. V. 1993. Genetic analysis using random amplified polymorphic DNA markers. Methods Enzymol 218: 704 -740
Yeh, F.C., Yang, R.C., Boyle, T.B. J., ye, Z. H. And Mao, J. X. 1999. POPGENE 1.32, The User-Friendly Shareware for Population Genetic Analysis. Molecular Biology and Biotechnology Center. University of Alberta. Edmonton.
DOI: https://doi.org/10.20886/jpth.2009.3.1.1-10
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan Indexed By:




Copyright of Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan (JPTH)