Ciri Morfologi dan Mikroskopis Vatica Sarawakensis Heim

Amiril Saridan, andrian Fernandes

Abstract


Sebagian besar jenis dipterokarpa tumbuh di hutan campuran dataran rendah dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satu jenis tersebut adalah Vatica sarawakensis Heim yang tumbuh secara tersebar pada tanah berlempung di daerah perbukitan, termasuk jenis yang terancam punah (endangered) pada Red List IUCN tahun 2013, sehingga tidak diizinkan untuk ditebang. Kesalahan penebangan pohon dapat dihindari dengan mengetahui ciri morfologi pohon, sedangkan kesalahan dalam penggunaan kayu dapat dicegah dengan mengamati ciri makroskopis dan mikroskopis kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri morfologi dan makroskopis serta mikroskopis V. sarawakensis Heim. Pohon uji berasal dari IUPHHK-HA PT Gunung Gajah Abadi, Muara Wahau, Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa V. sarawakensis Heim merupakan pohon berukuran sedang, kulit memiliki gelang dengan diameter pangkal batang mencapai 30 cm, tidak berbanir, tinggi total mencapai 17 meter, tinggi bebas cabang 12 meter, lebar tajuk 6 meter. Dari pohon yang ditemukan, diambil contoh material herbariumnya selanjutnya diidentifikasi di Herbarium Wanariset Samboja. Ciri makroskopis V. sarawakensis Heim, saat segar kayu teras berwarna kuning kecoklatan dan kayu gubalnya berwarna putih kekuningan. Saat kering, bagian kayu gubal dan teras tidak dapat dibedakan karena keduanya berwarna putih kekuningan. Kesan raba halus. Arah serat lurus. Secara mikrokopis V. sarawakensis tidak memiliki batas lingkaran tumbuh yang jelas. Berpori tata lingkar baur dengan pembuluh tersusun secara radial dan diagonal, pembuluh ada yang tunggal dan ada yang bergerombol hingga empat buah pembuluh. Perforasi sederhana. Ceruk antar pembuluh seperti tangga. Jari-jari monoseriate dan multiseriate (2-8). Parenkim aksial vasisentrik dan kadang menghubungkan 2 hingga 3 pembuluh. Dinding serat sangat tebal.

Keywords


Vatica sarawakensis Heim; jenis terancam punah (endangered); ciri morfologi; ciri makroskopis; ciri mikroskopis

References


Casey, JP. 1980. Pulp and Paper Chemistry and Chemical Technology. Thrid Edition. Vol. 1. A Wiley-Interscience Publisher Inc. New York.

Gasson, P., R. Miller, D. J. Stekel, F. Whinder dan K. Zieminska. 2010. Wood Identification of Dalbergia nigra (CITES Appendix I) Using Quantitative Wood Anatomy, Principal Component Analysis and Naïve Bayes Classification. Annals of Botany Journal. Vol. 105 Hal.45-56.

Gasson, P. 2011. How Precise Can Wood Identification Be? Wood Anatomy’s Role in Support of The Legal Timber Trade, Especially Cites. IAWA Journal. Vol. 32. No.2. Hal.137-154.

IAWA, 2008. Identifikasi Kayu: Ciri Mikroskopik untuk Identifikasi Kayu Daun Lebar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

IUCN. 2013, IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. www.iucnredlist.org. Diakses 20 Februari 2014.

Johansen, D.A. 1940. Plant Microtechnique. McGraw Hill Book Co., Inc. New York.

Khalid, M., E. L. Y. Lee, R. Yusof, dan M. Nadaraj. 2008. Design of an Intelligent Wood Species Recognition System. IJSSST. Vol. 9. No.3. Hal.918.

Martawijaya, A., I. Kartasudjana, S. A. Prawira dan K. Kadir. 2005. Atlas Kayu Jilid I. Badan Litbang Kehutanan. Bogor.

Newman. M.F., P.F. Burgess, T.C. Whitmore. 1999. Pedoman Identifikasi Pohon-pohon Dipterocarpaceae Pulau Kalimantan. PROSEA Indonesia. Bogor.

Rana, R. 2008. Correlation Between Anatomical/Chemical Wood Properties and Genetic Markers as a Means of Wood Certification. Desertasi. Faculty of Forest Science and Forest Ecology of Georg-August University of Goettingen, Germany.

Rana, R., R. L. Heyser, R. Finkeldey, dan A. Pole. 2009. Functional Anatomy of Five Endangered Tropical Timber Wood Species of The Family Dipterocapaceae. Trees Journal. Vol. 23. Hal. 521-529.

Sass, JE. 1961. Botanical Microtechnique. The IAWA State University Press.

Sellin, A., A. Rohejarv dan M. Rahi. 2008. Distribution of Vessel Size, Vessel Density and Xylem Conducting Efficiency Within a Crown of Silver Birch (Betula pendula). Trees Journal. Vol. 22. Hal. 205-216.

Shmulsky, R dan P. D. Jones. 2011. Forest Product and Wood Science, an Introduction. Sixth Ed. WileyBlackwell. Oxford. UK.

Sosef, MSM, LT Hong, dan S Prawirohatmodjo. 1998. PROSEA No. 5(3). Timber Trees : Lesser Known Timber. Yayasan PROSEA. Bogor. Indonesia.

Thomas, DS., KD Montagu dan JP Conroy. 2004. Changes in Wood Density of Eucaluptus camaldulensis Due to Temperature – the Physiological Link Between Water Viscosity and Wood Anatomy. Forest Ecology and Management Journal. Vol. 193. Hal. 157-165. Elsevier.

Shmulsky, R. dan P. D. Jones, 2011, Forest Products and Wood Science, An Introduction, Sixth Ed., Wiley- Blackwell, Oxford, UK.

Wagenfuer, R. 1984. Anatomic des holzes, Veb. Fachbich Verlag Lepzig. Wheeler, E.A., P. Baas dan P.E. Gasson. 1989. IAWA. List of microscopic features for hardwood identification. Rijksherbarium, Leiden, The Netherland.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2014.8.2.73-80

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.