Produksi Buah Tengkawang Pada Beberapa Topografi dan Dimensi Pohon

Supartini Supartini, Muhammad Fajri

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui produksi buah Tengkawang pada beberapa topografi dan dimensi pohon. Lokasipenelitian di Dusun Sanke, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Sampel buah yang diteliti diambil dari Shorea macrophylla dan S. stenoptera sebanyak 15 pohon dengan 5 ulangan. Data dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan topografi (lembah, lereng dan bukit) dan dimensi pohon (diameter, tinggi dan lebar tajuk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan produksi buah Tengkawang di lembah (438 kg/pohon) berbeda nyata dibandingkan di lereng (231 kg/pohon) dan bukit (248 kg/pohon). Produksi buah tertinggi berdasarkan kelas diameter, tinggi total dan lebar tajuk masing-masing terdapat pada kelas diameter 91 – 100 cm (463 kg/pohon), kelas tinggi 41 –50 m (399 kg/pohon) dan kelas lebar tajuk 30 – 39 m (343 kg/pohon). Produksi buah Tengkawang semakin rendah pada areal yang memiliki topografi dengan kelerengan yang lebih besar. Produksi buah Tengkawang semakin tinggi dengan bertambahnya diameter dan lebar tajuk pohon. Di lain pihak, produksi buah Tengkawang semakin rendah dengan bertambahnya tinggi pohon.

Keywords


produksi buah; Tengkawang; topografi; dimensi pohon; Kalimantan Barat

References


Anonim. 1986. Tengkawang. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Departemen Kehutanan. Bogor.

BPDAS Kapuas, 2011. Laporan Hasil Fasilitasi Penetapan Sentra HHBK Unggulan. Kegiatan DIPA BA 029 BPDAS Kapuas Tahun 2011. Pontianak.

Fajri, M., Fernandes A., Suprianto A. dan Budiono M. 2013. Studi Level Pemanenan Buah Tengkawang Yang Lestari. Balai Besar Penelitian Dipterokarpa. Samarinda.

Hardiyanto, E. B. 2008. Petunjuk Analisis Statistik Menggunakan SAS. Sekolah Pasca Sarjana UGM. Yogyakarta.

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hartoyo, J.C. 1979. Masalah Asam Lemak Bebas Pada Biji Tengkawang di Tinjau Dari Segi Ekonomi Perdagangan. Sekolah Pasca Sarjana IPB. Bogor.

Heri, V. 2013. Tengkawang Dari Kalimantan Barat. Suara Bekakak Edisi I. www.riakbumi.or.id.

Heryanto, E. 1996. Rancangan Percobaan Pada Bidang Pertanian. Trubus Agriwidya. Ungaran, Semarang.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.7 Tahun 1999. Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Kementerian Kehutanan. Jakarta.

Riko, A. Lumangkun dan E. Wardenaar. 2013. Nilai Manfaat Tengkawang (Shorea spp.) Bagi Masyarakat Di Kecamatan Embaloh Hilir Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari Vol.1 No.2. Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Sudarto, Y. 1997. Tengkawang : Maskot Kalimantan Barat Penghuni Hutan Tropis. Balai Pustaka. Jakarta.

Wattimena, C. M. A. 2013. Aspek Silvikultur Pemanenan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Rakyat. Jurnal Makila. Vol.VI No.2. Universitas Pattimura. Ambon.

Winarni, I., E. S. Sumadiwangsa dan D. Setyawan. 2004. Pengaruh Tempat Tumbuh, Jenis dan Diameter

Batang terhadap Produktivitas Pohon Penghasil Biji Tengkawang. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol.22 No.1: 23-33. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2014.8.2.109-116

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.