PERTUMBUHAN KEBUN PANGKASAN JENIS Shorea leprosula Miq.

Deddy Dwi Nurcahyono, Rayan Rayan, Rini Handayani

Abstract


Kebun pangkasan merupakan tahapan dalam membangun kebun pangkas. Pembangunan kebun pangkasan bertujuan menyediakan materi stek pucuk, dalam kegiatan ini juga mendukung pemuliaan. Pengamatan pertumbuhan tingkat semai Shorea leprosula dilakukan untuk mengukur beberapa parameter pertumbuhan yaitu tinggi dan diameter di kebun pangkasan dari enam provenans, meliputi ITCIKU, Gunung Lumut, Carita, Gunung Bunga, Sungai Runtin dan SBK. Rancangan Acak Berblok (RAB) digunakan dengan provenans dan pohon induk sebagai perlakuan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perbedaan pertumbuhan tinggi dan diameter bibit antar provenans dan pohon induk sangat signifikan. Provenan Sungai Runtin menunjukkan pertumbuhan tinggi yang paling tinggi (60,092 cm) sedangkan pertumbuhan terbesar untuk diameter (4,515 mm) adalah provenan Gunung Bunga.


Keywords


Shorea leprosula; provenans; pohon induk; tinggi; diameter

References


Adytia, P.M. 2011. Kualitas Tanah Pada Sistem Silvikultur Tebang Pilih Tanam Jalur (TPTJ) di Areal Kerja IUPHHK/HA PT. Sari Bumi Kusuma Propinsi Kalimantan Tengah. Skripsi. Fakultas Kehutanan IPB Bogor.

Akhiarni, Y. 2008. Komposisi dan Struktur Vegetasi Pada Hutan LOA Bekas Kebakaran 1997/1998 Serta Pertumbuhan Anakan Meranti (Shorea spp) Pada Areal PMUMHM di IUPHHK PT. ITCI Kartika Utama Kalimantan Timur. Skripsi. Fahutan IPB Bogor.

Badan Litbang Kehutanan. 2005. Hutan Penelitian (HP) Carita, Propinsi Banten. Balitbanghut. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Prov. Kalimantan Barat. 2010. Kalimantan Barat Dalam Angka 2010.

Cahyono, D.D.N. dan Rayan. 2011. Kebun Pangkasan Jenis Shorea leprosula Dalam Rangka Penyediaan Bibit Unggul. Prosiding Seminar Produktivitas Hutan. B2PD. Samarinda.

Cao, C.P., R. Finkeldey, I.Z. Siregar, U.J. Siregar, and O. Gailing. 2006. Genetic Diversity Within and Among Population of Shorea leprosula Miq. And Shorea parvifolia Dyer (Dipterocarpaceae) in Indonesia Detected by AFLPs. In Genetic Variation of The Genus Shorea (Dipterocarpaceae) in Indonesia. Dissertation. Faculty of Forest Sciences and Forest Ecology. Georg August University of Gottingen.

Leppe, D. dan W.T.M. Smits. 1988. Metode Pembuatan dan Pemeliharaan Kebun Pangkas Dipterocarpaceae. Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APHI). Jakarta.

Mashudi, S. Pudjiono, Rayan dan M. Sulaeman. 2012. Pengaruh Asal Populasi dan Pohon Induk Terhadap Pertumbuhan Bibit Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) Sebagai Materi Untuk Perbanyakan Klonal. Jurnal Penelitian Dipterokarpa Vol.6 No.2 Desember.

Rayan dan Cahyono, D. D. N., 2012. Eksplorasi Pengumpulan Materi Genetik Shorea leprosula Miq. Untuk Populasi Dasar dan Populasi Pemuliaan. Info Teknis Dipterokarpa Vol.5 No.1 September 2012.

Resmisari, R.S. 2006. Variasi DNA Kloroplas Shorea leprosula Miq. di Indonesia Menggunakan Penanda PCR-RFLP. Tesis. Fakultas Kehutanan. IPB. Bogor.

Rimbawanto, A. dan Suharyanto. 2005. Keragaman Genetik Populasi Shorea leprosula Miq. dan Implikasinya untuk Program Konservasi Genetik. Seminar Nasional Peningkatan Produktivitas Hutan. Fahutan UGM. Yogyakarta.

Rohandi, A. dan N. Widyani. 2010. Pertumbuhan TigaProvenans Mahoni Asal Kostarika. Tekno Hutan Tanaman Vol.3 No.1 April 2010. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peningkatan Produktivitas Hutan. Bogor.

Samsoedin, I., N. M. Heriyanto dan E. Subiandono. 2010. Struktur dan Komposisi Jenis Tumbuhan Hutan Pamah di KHDTK Carita, Prov. Banten. Jurnal PHKA. Vol.7 No.2.

Schmidt, L. 2002. Pedoman Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis dan Sub Tropis 2000. Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Departemen Kehutanan. Jakarta.

SK Kepala Badan Litbang Kehutanan Nomor SK.63/VIII/P3PH-1/2010 tanggal 28 Desember 2010 tentang Pembangunan Demplot Sumber Benih untuk Mendukung Pembangunan Kehutanan.

Soekotjo. 2009. Teknik Silvikultur Intensif (SILIN). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Steel, R.G.D & J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistik Suatu Pendekatan Biometrik. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Subiakto, A., R. Effendi dan Ernayati. 2007. Ketersediaan IPTEK Pembibitan, Penanaman dan Pemeliharaan Hutan Tanaman Dipterokarpa. Prosiding Seminar Pengembangan Hutan Tanaman Dipterokarpa dan Ekspose TPTII/SILIN. Samarinda 4-5 September 2007. B2PD. Samarinda.

Widyantoro, B. dan D. Sukadri. 2007. Peluang pasar kayu hasil hutan tanaman dipterokarpa. Prosiding Seminar Pengembangan Hutan Tanaman Dipterokarpa dan Ekspose TPTII/SILIN. Samarinda 4-5 September 2007. B2PD. Samarinda.

Zainun, M. 2009. Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Lindung Gunung Lumut Kabupaten Paser Propinsi Kalimantan Timur. Tesis. Fakultas Kehutanan IPB Bogor.

Zobel, B.J. dan J.T. Talbert. 1984. Applied Forest Tree Improvement. John Willey and Sons, Inc. Canada.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2013.7.1.43-52

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.