KONDISI LINGKUNGAN TEMPAT TUMBUH Shorea johorensis Foxw. DI AREAL HPH PT. AYA YAYANG INDONESIA, KALIMANTAN SELATAN

Sudin Panjaitan, Reni S. Wahyuningtyas, Rabiatul Adawiyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa kondisi lingkungan tempat tumbuh Shorea johorensis Foxw., seperti: persentase intensitas cahaya matahari yang masuk, pH tanah dan ketinggian tempat di areal HPH PT. Aya Yayang Indonesia (PT. AYI). Inventarisasi permudaan S. johorensis dilakukan pada plot pengamatan berukuran 50 m x 50 m yang dibagi menjadi 5 blok/ ulangan (10 m x 50 m) dan di dalamnya terdapat 5 petak (10 m x 10 m). Pada masing-masing petak dibuat petak-petak yang lebih kecil untuk pengamatan permudaan tingkat tiang (10 m x 10 m), pancang (5 m x 5 m) dan semai (2 m x 2 m). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lokasi pengamatan (PT. AYI), jumlah semai S. johorensis cukup banyak yaitu 28 batang (2.800 anakan/ha), sedangkan pancang 29 batang (464 ha) dan tiang 19 batang (76 batang/ha) atau tergolong sangat miskin. Intensitas cahaya di sekitar permudaan tingkat semai, pancang dan tiang berturut-turut antara 22%-30%, 22%-31% dan 29%-36%. Perbedaan yang tidak jauh antara intensitas cahaya di sekitar semai, pancang dan tiang menunjukkan bahwa penutupan tajuk bagian atas cukup rapat sehingga sedikit sekali sinar matahari yang masuk, baik pada lapisan tengah sampai lapisan bawah hutan. Kondisi tersebut diduga menjadi penghambat pertumbuhan permudaan S. johorensis, yang ditunjukkan jumlah semai yang berlimpah ternyata tidak diimbangi dengan stok permudaan tingkat tiang dan pancang. Diduga keterbatasan intensitas cahaya yang masuk menghambat pertumbuhan pancang dan tiang sehingga menjadi stagnan dan mati. pH tanah di lokasi penelitian berkisar antara 4,18 - 4,2 (sangat asam). Pada kondisi demikian S. johorensis masih dapat tumbuh. Permudaan S. johorensis pada lokasi penelitian ditemukan pada ketinggian 300 m dpl. 


Keywords


Shorea johorensis; kondisi lingkungan tempat tumbuh; intensitas cahaya; pH tanah; tinggi tempat; HPH PT. Aya Yayang Indonesia

References


Badan Litbang Kehutanan, 1991. Vademicum Dipterocarpaceae. Terbitan 02/Th I/91, Badan Litbang Departemen Kehutanan. http://www.indonesianforest.com/Dipterocarpaceae/ Silvikultur.PDF

Bratawinata, A.A. 2001. Ekologi Hutan Hujan Tropis dan Metoda Analisis Hutan. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Effendy, M.M. 1987. Respon Pertumbuhan Shorea acuminatissima dan S. leprosula terhadap Cahaya di Hutan Tropika Humida Kalimantan Selatan. Tesis Program Pasca sarjana UGM. Yogyakarta (unpublished).

Hardiyanto, E.B. 2006. Constraint of Forest, Choice of Species. Silviculture Systems of Indonesia's Dipterocarps Forest Management: A lesson learned. In: Rimbawanto (Ed.). Technical Report ITTO Project PD 41/00 Rev. 3 (F,M). Yogyakarta, Indonesia. pp 13-17.

Hardjowigeno, S. 1985. Klasifikasi Tanah, Survey Tanah dan Evaluasi Kemampuan Lahan. Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, IPB. Bogor.

Longman K.A. dan J. Jenik. 1974. Tropical Forest and Its Environtment.Longman Inc., Ney York. USA

Panjaitan, S., R.S. Wahyuningtyas, Supriadi, M. Sulistiani dan Djumani, 2004. Teknik Pengembangan Hutan Tanaman Jenis-jenis Prioritas. Penelitian Teknik Budidaya, Persyaratan Tumbuh dan Sebaran Jenis Shorea johorensis Foxw. Balai Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman Indonesia Bagian Timur. Banjarbaru. (unpublised).

Purwowidodo, 2000. Mengenal Tanah Hutan. Metode Kaji Tanah. Laboratorium Pengaruh Hutan. Jurusan Manajemen Hutan. Fakultas Kehutanan, IPB. Bogor.

Soerianegara, I dan Indrawan, 1978. Ekologi Hutan Indonesia. Departemen Manajemen Hutan. Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Sukotjo, 2009.Teknik Silvikultur Intensif (SILIN). Gadjah Mada University Press.

Zulfahani, R.H., 1987. Respon Pertumbuhan Semai Meranti Merah (Shorea johorensis Foxw.) terhadap Intensitas Cahaya di Hutan Pendidikan Mandiangin. Tesis S2 Fakultas Pertanian Program Studi Budidaya Hutan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru. (unpublished).

Wahyuningsih, D.R., 1996. Pengaruh Intensitas Cahaya dan Kandungan Air Tanah terhadap Pertumbuhan, Transpirasi dan Potensial Daun Anakan S. leprosula Miq. Skripsi Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.(unpublised).




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2012.6.1.11-22

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.