PENDUGAAN STOK KARBON KELOMPOK JENIS TEGAKAN BERDASARKAN TIPE POTENSI HUTAN DI KAWASAN HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN

Asef Kurniyawan Hardjana, Rahimahyuni Fatmi Noor'an, Iwan Setiawan Tumakaka, Ahmad Rojikin

Abstract


Kawasan hutan lindung Sungai Wain memiliki potensi yang sangat besar dalam menyimpan cadangan karbon, dibandingkan kawasan hutan sekunder maupun kawasan penggunaan lain di sekitar kawasan hutan lindung Sungai Wain karena pada kawasan tersebut telah terjadi gangguan terhadap tegakan dan vegetasinya. Gangguan tersebut dapat menyebabkan menurunnya potensi biomassa yang berindikasi langsung terhadap kemampuan kawasan tersebut dalam menyimpan karbon. Tujuan penelitian ini adalah sebagai salah satu upaya untuk memberikan tambahan informasi mengenai potensi cadangan stok karbon kelompok jenis tegakan yang tersimpan di kawasan hutan lindung Sungai Wain berdasarkan tipe potensi hutannya. Penelitian ini menggunakan citra landsat sebagai penafsiran potensi biomassa, sedangkan sebagai pembanding atau kontrol digunakan metode pengecekan lapangan dengan membuat plot-plot sampel berukuran 30 m x 30 m pada setiap tipe potensi hutan dengan 3 ulangan tiap lokasi, kemudian data diolah dengan persamaan allometrik yang relevan. Kawasan hutan lindung Sungai Wain berdasarkan tipe potensi hutan memiliki cadangan karbon sebesar 39,88 ton C/ha. Berdasarkan kelompok jenis tegakan dipterokarpa memiliki cadangan karbon berkisar antara 0,94 - 3,91 ton C/ha, sedangkan pada non dipterokarpa berkisar antara 10,37 - 12,37 ton C/ha. 


Keywords


Biomassa; citra landsat; hutan lindung Sungai Wain; karbon

References


Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain. 2003. Pembagian Blok Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain, Balikpapan. Ekspose dan Diskusi Pembagian Blok Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain. 08 Mei 2003 BAPEDALDA Kota Balikpapan.

Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain. 2003. Laporan Hasil Kegiatan Monitoring Petak Ukur Permanen Hutan Lindung Sungai Wain. Unit Pelaksana Hutan Lindung Sungai Wain berkerjasama dengan Tropenbos Kalimantan Program. Balikpapan.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan. 2010. Cadangan karbon pada berbagai tipe hutan dan jenis tanaman di Indonesia. Badan Litbang Kehutanan. Kementerian Kehutanan.

Basuki, T. M., P. E. van Laake, A. K. Skidmore, and Y. A. Hussin. 2009. Allometric equations for estimating the above-ground biomass in tropical lowland Dipterocarp Forest. Forest Ecology and Management 257 (2009) 1684-1694.

Brown, S. 1997. Estimating biomass and biomass change of tropical forest. A Primer. FAO. Forestry Paper No. 134. F AO, USA.

Hiratsuka, M., T. Toma, R. Diana, D. Hardriyanto and Y. Morikawa. 2006. Biomass recovery of naturally regenerated vegetation after the 1998 forest fire in East Kalimantan, Indonesia. JARQ 40 (3), 277-282 (2006).

Purwanto. 2007. Pengelolaan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Kota Balikpapan. Seminar dan Lokakarya Pembentukan Kelembagaan Multipihak di Hotel Sibayak, Brastagi Kab. Karo Sumatera Utara. Tanggal 20 - 21 Januari 2007.

Rahayu, S., B. Lusiana dan M. V. Noordwijk. 2006. Pendugaan cadangan karbon di atas permukaan tanah pada berbagai system penggunaan lahan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. ICRAF. Bogor.

Wikipedia. 2012. Hutan Lindung. Diakses di www.id.wikipedia.org pada tanggal 19 Januari 2012.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2012.6.2.85-96

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.