Kesesuaian Lahan Tanaman Jati; ”Studi Kasus di Arboretum Kwala Bekala, Universitas Sumatera Utara”

Rahmawaty Rahmawaty, Nicho Chandra Siregar, Abdul Rauf

Abstract


Tectona grandis (Jati) dikenal sebagai spesies yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat dikembangkan sebagai tanaman agroforestri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memetakan kelas kesesuaian lahan untuk Tectona grandis sebagai tanaman agroforestri di  Arboretum Universitas Sumatera Utara (USU) di Kwala Bekala, Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Metode survei dilakukan untuk mengumpulkan sampel tanah di lapangan. Kelas kesesuaian lahan tanaman Jati dianalisis dengan menggunakan metode matching. Metode tersebut mengacu pada referensi dan kriteria yang diadopsi dari Kesesuaian Tanah Tanaman Pertanian oleh Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor-Indonesia. Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan untuk memetakan kelas kesesuaian lahan. Salah satu aplikasi SIG adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan untuk Tectona grandis adalah cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3) dan tidak sesuai (N) sebagai tanaman agroforestri pada beberapa satuan lahan di Arboretum Kampus USU Kwala Bekala. Untuk kelas tidak sesuai ditemukan pada unit lahan XIV, XV, dan XVI. Ada beberapa faktor pembatas dalam evaluasi kesesuaian lahan di Arboretum USU, yaitu: ketersediaan Oksigen, ketersediaan air, dan bahaya erosi. Bahaya erosi adalah faktor pembatas yang dominan, diikuti oleh ketersediaan air dan ketersediaan Oksigen. Bahaya erosi dapat diatasi dengan membuat teras dan meningkatkan ketersediaan oksigen tanah di Arboretum USU Kwala Bekala.


Keywords


Sistem Informasi Geografis, Kesesuaian Lahan, Tectona grandis, Agroforestry

References


Aronoff, S. (1989), Geografic Information System : A Management Perespective. NDC Publications. Ottawa.

Arsyad, S. (2010), Konservasi Tanah dan Air. edisi 2 cetakan 2. IPB Press. Bogor. 472 hal.

Azis, A., B.H. Sunarminto., M.D. Renanti. (2005), Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Tanaman Pangan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Balai Penelitian Tanah. (2003), Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimatologi. Badang Litbang Pertanian. Departemen Pertanian. Bogor

Djaenudin, D., M. Hendrisman., H. Subagjo., dan A. Hidayat. (2003), Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Food and Agriculture Organization (FAO). (1976), A Framework for Land Evaluation. FAO Soil Bulletin 32. Rome. Italy. 72 hal. http://www.fao.org/docrep/X5310E/x5310e00.htm#Contents

Gultom, J.F., Rahmawaty., Riswan. (2012), Pemetaan Sebaran Pohon Bagian Selatan Arboretum Universitas Sumatera Utara, Kecamatan Kuala Bekala, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Skripsi Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian USU. Medan.

Hardjowigeno, S. (1994), Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Pertanian, Daerah Rekreasi dan Bangunan. Skripsi. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian . Institut Pertanian Bogor. Bogor. 381 hal.

Hardjowigeno, S. dan Widiatmaka. (2007), Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Rahmawaty, T. R. Villanueva, M. G. Carandang. (2011), Participatory Land Use Allocation, Case Study in Besitang Watershed, Langkat, North Sumatera, Indonesia. Lambert Academic Publishing. Jerman.

Rahmawaty, A. Rauf, H. R. Sitepu. (2013), aplikasi sistem informasi geografis untuk pemetaan kesesuaian lahan ekaliptus dan durian sebagai tanaman agroforestry. Prosiding Seminar Nasional Agroforestry IV. Penerbit Fahutan Unlam Press. Hal.660-669

Rauf, A. (2009), Profil Arboretum USU 2006-2008. USU Press. Medan.

Ritung S., K. Nugroho., A.Mulyani dan E. Suryani. (2011), Petunjuk teknis evaluasi lahan untuk komoditas pertanian (Edisi revisi). Balai Besar Penelitian dan Pengembagan Sumberdaya Lahan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. 168 hal.

Satriawan, H., E. Masrul Harahap., Rahmawaty., and A. Karim. (2015), Effectiveness of Soil Conservation to Erosion Control on Several Land Use Types. Agriculture Poľnohospodárstvo), 61, 2015 (2): 61−68. De Gruyter Open Publisher. Poland.

Sukoco, M. (1991), Kartografi Perencanaan Wilayah. Forum Geografi.

Tarigan, A., A. Rauf., dan Rahmawaty. (2016), Evaluasi Kesesuaian Lahan Kentang Di Kawasan Relokasi Siosar Kabupaten Karo. Jurnal Pertanian Tropik Vol 3, No 2 (2016). (14): (124-131). Program Studi Pasca Sarjana Fakultas Pertanian USU. Medan.

Wirawan, B. (2008), Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Jati (Tectona grandis L.) dan Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) pada Kawasan Agroforestri di Sub DAS Solo Hulu. Skripsi. Jurusan Ilmu Tanah Universitas Sebelas Maret. Solo.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2016.2.2.73-82

Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.