PENGARUH PEMBERIAN PAKLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI Shorea spp. DI PERSEMAIAN

Massofian Noor

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Samboja. Secara administrasi pemerintahan wilayah ini termasuk Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini terdiri atas 2 faktor. Faktor A adalah jenis, terdiri atas Shorea balangeran, S. laevis dan S. pauciflora. Faktor B adalah konsentrasi zat penghambat tumbuh paklobutrazol terdiri atas bO = 0 ppm, b1 = 60 ppm, b2 = 90 ppm dan b3 = 140 ppm. Satu unit terdiri atas 30 anakan dan ulangan dilakukan sebanyak 2 kali. Rancangan yang dipergunakan adalah pola faktorial 3x4x2, dalam rancangan acak lengkap. Hasil yang diperoleh, pengaruh pemberian paklobrutrazol terhadap pertumbuhan tinggi dan jenis anakan Shorea spp. berbeda nyata, dimana tinggi rataan anakan untuk keempat perlakuan dan ketiga jenis adalah berbeda, hal ini dapat dilihat dari nilai F-hitungnya yang lebih besar dibandingkan dengan F-tabel, yakni 13,358> 3,81 untuk perlakuan, dan 27,251 > 4,636 untuk jenis. Hasil uji lanjut Duncan, berdasarkan perlakuan, menunjukkan perlakuan b3= 140 ppm, paklobrutrazol menghasilkan nilai rataan tinggi yang lebih rendah, yakni sebesar 41,77 cm. Sedangkan perlakuan bO = 0 ppm (kontrol), menghasilkan nilai rataan pertumbuhan tinggi yang paling tertinggi, yakni sebesar 49,90 em. Hasil uji lanjut Duncan, berdasarkan jenis anakan Shorea spp. menunjukkan bahwa S. laevis merupakanjenis anakan yang mempunyai nilai rataan tinggi yang paling kecil, yakni sebesar 41,43 cm, kemudian S. pauciflora mempunyai nilai rataan tinggi sebesar 46,39 cm, sedangkan anakan S. balangeran mempunyai nilai rataan tinggi yang paling besar yakni 49, 57 cm. Pengaruh pemberian paklobutrazol terhadap pertambahan diameter anakan Shorea spp. berbeda nyata terhadap perlakuan danjenis anakan, dimana nilai F-hitung 9,375 > 3,81 nilai F- tabel untuk perlakuan dan nilai F-hitung 11,881 > 4,636 nilai F- tabel untukjenis. Uji lanjut Duncan berdasarkan perlakuan yang diberikan, nampak bahwa bO= 0 ppm, menghasilkan nilai rataan diameter yang paling tinggi, yakni sebesar 0,48 cm. Sedangkan perlakuan b3= 140 ppm, paklobutrazol menghasilkan nilai rataan diameter yang paling kecil, yakni sebesar 0,43 cm. Uji lanjut berdasarkan jenis anakan Shorea spp., jenis S. pauciflora menghasilkan nilai rataan diameter yang paling kecil, yakni sebesar 0,42 cm. Kemudian S. balangeran menghasilkan nilai rataan diameter sebesar 0,44 cm dan jenis S. laevis menghasilkan nilai rataan diameter yang terbesar, yakni 0,46 cm. Pengaruh pemberian paklobutrazol terhadap persen hidup, dari hasil analisis varian memberikan hasil yang sama atau tidak berbeda nyata, baik dari faktor jenis anakan Shorea spp. perlakuan atau ulangan. Pengaruh perlakuan paklobutrazol terhadap anakan Shorea spp. dapat mempengaruhi biomas tanaman tersebut.


Keywords


Shorea spp; paklobutrazol; pertumbuhan dan persemaian



DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2009.3.1.21-32

Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.