INSTRUMEN TINGKAT KESIAPSIAGAAN DESA DALAM PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN PULANG PISAU

Sari Marlina, Rita Rahmaniati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh instrument untuk menilai tingkat kesiapsiagaan desa dalam pengendalian karhutla mengetahui hasil penilaian tingkat kesiapsiagaan desa dalam pengendalian karhutla. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  menggunakan model penelitian dan pengembangan (R& D) yang diadopsi dari model Borg & Gall. Tahapannya meliputi persiapan,  validasi ahli dan uji  praktisi, uji coba perangkat, penyempurnaan perangkat, dan perangkat teruji. Hasil pengembangan melalui proses penilaian/validasi ahli dinyatakan layak digunakan sebagai instrument untuk mengukur penilaian tingkat kesiapsiagaan desa dalam pengendalian karhutla dengan  kriteria materi baik, konstruksi baik, bahasa dan penulisan dapat di pahami. Selanjutnya hasil uji coba terbatas pada 2 desa menunjukkan bahwa instrument dapat mengukur penilaian tingkat kesiapsiagaan desa siaga api dengan kategori  baik (88,75%) dan kategori cukup ( 11,25%) pada aspek materi, pada aspek konstruksi kategori baik  (81,25%) dan kategori cukup ( 18,75%) sedangkan pada aspek bahasa dan penulisan kategori dapat dipahami (83,75%) dan kategori cukup (16,25%) kategori cukup dapat di pahami. Hasil uji coba terbatas menunjukkan  pada Desa Taruna diperoleh hasil sangat siaga 15%, siaga 50%, cukup siaga 25% dan tidak siaga 10% sedangkan pada desa Tumbang Nusa diperoleh hasil sangat siaga 30%, siaga 50%, cukup siaga 20% dan tidak siaga 0%.


Keywords


Instrumen tingkat kesiagaan desa, kebakaran hutan dan lahan

References


Badan Ketahanan Pangan. (2008). Pedoman umum program aksi desa mandiri pangan. Jakarta: Departemen Pertanian.

Budiningsih, K. (2017). Implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Povinsi Sumatera Selatan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 14(2), 165–186.

Budiningsih, K., Setiabudi, I. M., & Septina, A. D. (2020a). Fire care community development in Batanghari District and Tanjung Jabung Timur District in Jambi Province : an overview Fire care community development in Batanghari District and Tanjung Jabung Timur District in Jambi Province : an overview. IOP Conference Series: Earth and Environmental Sciences 487/012020.

Budiningsih, K., Suryandari, E. Y., & Septina, D. (2020b). Gaya Kepemimpinan MPA dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Masyarakat. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallaceae, 9(2), 151–164.

Budiardjo, Miriam, 1985,Dasar-Dasar Ilmu Politik, Jakarta; PT.Gramedia Pustaka Utama

Chuvieco, E., Aguado, I., Jurdao, S., Pettinari, M. L., Yebra, M., Salas, J., …., Martinez-Vega, F. J. (2014). Integrating geospatial information into fire risk assessment. International Journal of Wildland Fire, 23(5), 606–619.

Dan Nimmo; 2000. Penerjemah: Tjun Surjaman. Pengarang, Nimmo, Dan. EDISI, Cet. 2. Penerbitan, Bandung : Remaja Rosdakarya.

Evayanti, T., & Zulkarnaini. (2014). Partisipasi Organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) terhadap pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 8(1), 1–11.

Harmizan. (2015). Upaya preventif Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam menangani kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2012- 2013. Jom FISIP, 2(2), 1–13.

Hatta,M.2008. Dampak kebakaran hutan terhadap tanah di kecamatan basitang Kabupaten Langkar. Skripsi. Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Nasution, et Al, 2012. Emisi Co2 akibat Kebakaran Hutan di Propinsi Riau (Studi kasus di Kabupaten Siak) Jurnal Bumi Lestari, Volume 13 No. 1, Februari 2013, hlm. 27-36

Nugraha, R. P. (2019). Analisis kerugian ekonomi pada lahan gambut di Kecamatan Pusako, dan Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics, 2(2), 1–14. Retrieved from https://doi.org/10.29244/jaree.v2i2.26072.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta : Jakarta

Putra, A., Ratnaningsih, A. T., & Ikhwan, M. (2018). Pemetaan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan dengan menggunakan sistem informasi geografis (Studi Kasus: Kecamatan Bukit Batu, Kab. Bengkalis). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 13(1), 55–63.

Peraturan Mentri Kehutanan Nomor : P.12 / Menhut II/2009 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan

Peraturan Pemerinah Nomor 4 Tahun 2001 tentang Pengendalian Kerusakan atau Pencemaran Lingkungan Hidup yang Berkaitan dengan Kebakaran hutan atau lahan

Perwitasari.D, sukana,2012. Gambaran kebakaran hutan dengan kejadian ispa dan pdeumoniadi kabupaten batang hari, provinsi Jambi tahun 2008 jurnal ekologi Kesehatan jakarta.Vol.11.No.2.147.

Qodriyatun, S. N. 2014. Kebijakan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan. Prosiding Info Singkat Kesejahteraan Sosial. Peneliti Madya bidang Kebijakan Lingkungan pada Pusat Pengkajian, Pengolahan Data dan Informasi (P3DI) Setjen DPR RI.Vol 6(6): Hal 9-12.

Rasyid, F. (2014). Permasalahan dan dampak kebakaran hutan. Jurnal Lingkar Widyaswara, 1(14), 47–59. Rezainy, A., Syaufina, L., & Sitanggang, I. S. (2020).

Rivai,Veithzal. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Jakarta:Grafindo. Yuwono, Sony,dkk. 2002.

Saharjo, B. H dan C. Gago, 2011. Suksesi Alami Paska Kebakaran pada Hutan Sekunder di Desa Fatuquero, Kecamatan Railaco, Kabupaten Ermera-Timor Leste. Silvikultur Tropika, 2(1), pp.40–45.

Soekanto, Soerjono. 2001. Hukum Adat Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo. Persada. Nainggolan, Togar. 2005.

Sunanto.2008.Tesis. Peran Serta Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penganggulangan Kebakaran Lahan (Studi Kasus Kelompok Peduli Api di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat). Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro , 2008

Suryawan. (2004). Tingkat pekerjaan masyarakat berhubugan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Sutopo Purwo Nugroho , 2000. Minimalisasi Konsentrasi Penyebaran Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan dengan Metode Modifikasi Cuaca Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 1, No. 1, 2000: 1-8. Jakarta




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2022.8.2.99-110

Copyright (c) 2022 sari marlina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Lingkungan Hidup

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.