Asosiasi Jenis Ulin (Eusyderoxilon zwageri) Dengan Jenis Pohon Dominan di Kawasan Konservasi Sangkima, Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur

Nilam Sari, Rizki Maharani

Abstract


Ulin (Eusyderoxilon zwageri) merupakan salah satu hasil hutan favorit yang bernilai tinggi, tapi keberadaannya hampir punah akibat tingginya laju penebangan illegal oleh masyarakat di sekitar maupun luar hutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu penelitian mengenai asosiasi jenis ulin (E. zwageri) di hutan alam agar dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam upaya untuk mengoptimalkan budidaya jenis ulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi jenis ulin dengan pohon-pohon dominan di kawasan Konservasi Sangkima Taman Nasional Kutai dalam rangka menunjang pembudidayaan jenis-jenis tersebut dalam rangka pengembangan tanaman ulin. Penelitian dilakukan dengan membuat plot yang diletakkan secara purposive, dengan ukuran 100m x 100m yang dibagi dalam 25 petak berukuran 20m x 20m. Data yang dikumpulkan adalah inventarisasi jenis-jenis pada tingkat pohon berdiameter diatas 10 cm. Pengambilan data posisi pohon (x dan y) dan titik koordinat dilakukan untuk seluruh jenis pada tingkat pohon. Hasil penelitian menunjukkan ulin  memiliki Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi dari jenis-jenis lainnya, yaitu 59,83% dan berasosiasi secara positif dengan jenis S. leprosula dan F. albifila di kawasan Konservasi Sangkima.


Keywords


ulin; hasil hutan; asosiasi jenis; INP; kawasan konservasi

References


BAPPENAS. (2016). Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan. Diunduh tanggal 18 Pebruari 2016.

CITES. (2016). Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora. Diunduh tanggal 29 Juni 2016.

Greig-Smith, P. (1964). Quantitative and Dynamic Plant Ecology. Second Edition, Butterworts. London.

Heyne, K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia. Terjemahan. Yayasan Sarana Wana Jaya. Jakarta.

Indriyanto. (2006). Ekologi Hutan. PT. Bumi Aksara. Jakarta.

IUCN. (2016). International Union for the Conservation of Nature Resources. Diunduh tanggal 10 Maret 2016.

Kershaw, K. A. (1964). Quantitative and Dynamic Plant Ecology. American Elsevier P. Company. New York.

Kurniawan, A., N.K.E., Undaharta dan I.M.R. Pendit. (2008). Asosiasi Jenis-jenis Pohon Dominan di Hutan Dataran Rendah Cagar Alam Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, Jurnal Biodiversity 9 (3) : 199-203. Surakarta.

Ludwig, J. A dan J. F. Reynolds, (1988). Statistical Ecology. 2nd ed. London: Edward Arnold (Publisher) Co. Ltd.

Mueller-Dumbois, D., and H. Ellenberg. (1974). Aims and Methode of Vegetation Ecology. John Willey and Sons. New York, London, Sydney, Toronto.

Pradjadinata, S. dan Murniati. (2014). Pengelolaan dan Konservasi Jenis Ulin (E. zwagery Tejsm., & Binn). Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. (11) 3, Desember 2014 :205-223.

Rambey, R. (2010). Status Keragaman Genetik Ulin (Eusideroxylon zwageri) dan Implikasi Konservasinya. Program Pascasarjana. IPB. Bogor. Tidak Dipublikasikan.

Sidiyasa, K. (2011). Sebaran, Potensi Dan Pengelolaan Ulin Di Indonesia. Prosiding Lokakarya Nasional ”Status Konservasi Dan Formulasi Strategi Konservasi Jenis-Jenis Pohon Yang Terancam Punah (Ulin, Eboni Dan Michelia)”. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Konservasi Dan Rehabilitasi Badan Litbang Kehutanan Bekerjasama Dengan ITTO. Bogor.

Sofian, M. (2008). Assosiasi dan Sebaran Jenis Pohon Penghasil Buah Tengkawang (Shorea pinanga R.Scheffer) pada KHDTK Labanan, Kabupaten Berau Hutan Alam Labanan, Kabupaten Berau. Skripsi Program Studi Pertanian. Jurusan Manajemen Hutan. Universitas Tujuh Belas Agustus 1945. Samarinda.

Stein, A., K., Gerstner, and H., Kreft. (2014). Environmental Heterogeneity as a Universal Driver of Species Richness Across Taxa, Biomes, and Spatial Scale. Review and Synthesis. Ecology Letters :1-16.

TNK, (2014). Taman Nasional Kutai. Website http://TN%20INDO-ENGLISH/tn_kutai.html. Diakses tanggal 27 januari 2014.

Wahjono, J., and R. Imanuddin, (2011). Sebaran, Potensi Dan Pertumbuhan/Riap Ulin (E. Zwageri Teijsm & Binn) di Hutan Alam Bekas Tebangan di Kalimantan. Prosiding Lokakarya Nasional ”Status Konservasi Dan Formulasi Strategi Konservasi Jenis-Jenis Pohon Yang Terancam Punah (Ulin, Eboni Dan Michelia)”. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Konservasi Dan Rehabilitasi Badan Litbang Kehutanan Bekerjasama Dengan ITTO. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jped.2016.2.1.21-28

Copyright (c) 2016 Nilam Sari, Rizki Maharani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa

Address: Street A. Wahab Syahrani No.68, Sempaja, Samarinda, East Kalimantan, Indonesian

Phone: 0541-206364 | Faximile: 0541-742298

Website: http://www.diptero.or.id

Email: publikasidiptero@gmail.com

 

 

Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Indexed By:

      

   

 

 

Copyright © 2018 | Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Creative Commons License
The JPED is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.