MANAJEMEN PENANGKARAN EMPAT JENIS KURA-KURA PELIHARAAN DAN KONSUMSI DI INDONESIA

Purwantono Purwantono, Mirza Dikari Kusrini, Burhanuddin Masy’ud

Sari


ABSTRACT

Four species of turtles are bred in Indonesia comprising chinese softshell turtle (Pelodiscus sinensis Wiegmann, 1835), common softshell turtle (Amyda cartilaginea Boddaert, 1770), brazilian turtle (Trachemys scripta elegans Wied-Neuwied, 1839) and Rote turtle (Chelodina mccordi Rhodin, 1994). Chinese and common softshell turtles are usually for consumption, while brazilian and Rote turtles are for pet. This study aims to identify the technical aspects of the management of captive bred turtles in Indonesia. The study revealed that the technical aspects of the management of captive bred turtles includes : 1) procurement of hatchlings, 2) adaptation and acclimatization, 3) housing, 4) feeding and water management, 5) diseases and health care, 6) breeding/reproduction and egg hatching techniques, 7) maintenance, 8) harvesting and utilization, and 9) other support. All aspects are mutually supportive and related one another, forming a major factor and an important condition in ensuring business continuity and sustainability of production to achieve company goals. In addition, the study showed that the captive breeding of four species of turtles has been running well and fulfill the technical requirements. The turtles adapted to its environment, got adequate feed, met habitat suitability, and maintained good health so that they can breed and reproduce with an increasing population leading to an economically profitable business.

Key words : Captive breeding, consumption, Indonesia, pet, turtles

ABSTRAK

Empat jenis kura-kura yang ditangkarkan di Indonesia saat ini adalah labi-labi Cina (Pelodiscus sinensis Wiegmann, 1835), labi-labi (Amyda cartilaginea Boddaert, 1770), kura-kura Brazil (Trachemys scripta elegans (Thunberg, 1792) (Schoepff, 1792)) dan kura-kura Rote (Chelodina mccordi Rhodin, 1994). Labilabi Cina dan labi-labi umumnya untuk konsumsi, sedangkan kura-kura Brazil dan kura-kura Rote untuk hewan peliharaan (pet). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aspek-aspek teknis manajemen penangkaran kura-kura di Indonesia. Hasil identifikasi aspek-aspek teknis manajemen penangkaran kura-kura yang dijalankan meliputi : 1) pengadaan bibit, 2) adaptasi dan aklimatisasi, 3) perkandangan, 4) pakan dan air, 5) penyakit dan perawatan kesehatan, 6) perkembangbiakan/reproduksi dan teknik penetasan telur, 7) pemeliharaan, 8) pemanenan dan pemanfaatan dan 9) penunjang lainnya. Kesemuanya itu saling mendukung dan berkaitan sebagai faktor utama dan syarat penting dalam menjamin keberlangsungan usaha dan kesinambungan hasil untuk mencapai tujuan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkaran keempat jenis kura-kura secara umum telah berjalan dengan memperhatikan dan memenuhi aspek-aspek teknis manajemen penangkaran dalam menjalankan usahanya. Kura-kura yang ditangkarkan sudah mampu beradaptasi dengan lingkungannya, tercukupi kebutuhan pakannya, terpenuhi kesesuaian habitatnya dan terjaga kesehatannya, sehingga dapat bereproduksi dengan baik dan meningkat populasinya, sehingga secara ekonomis menguntungkan.

Kata kunci : Indonesia, konsumsi, kura-kura, peliharaan, penangkaran


Kata Kunci


Penangkaran; peliharaan; konsumsi; kura-kura; Indonesia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ades G, Banks CB, Buhlmann KA, Chang B, Chang HC, Chen TH, Crow P, Haupt H, Kan R, Lai JY, Lau M, Lin HC, Shi H. 2000. Turtle trade in Northeast Asia : regional summary (China, Hong Kong, and Taiwan). Chelonian Research Monographs 2 : 52-54.

Amri K, Khairuman. 2002. Labi-labi komoditas perikanan multi manfaat. Jakarta (ID) : Agro Media Pustaka.

Chen TH, Lin HC, Chang HC. 2000. Current status and utilization of chelonians in Taiwan. Chelonian Research Monographs 2 : 45-51.

Dephut Departemen Kehutanan. 1999a. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Jakarta (ID) : Dephut.

Dephut Departemen Kehutanan. 1999b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Jakarta (ID) : Dephut.

[Dephut] Departemen Kehutanan. 2006. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.19/Menhut-II/2005 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar. Jakarta (ID) : Dephut.

[Ditjen PHKA Kemenhut] Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan. Keputusan Direktur Jenderal Nomor SK. 13/IV-KKH/2014 tentang Kuota Pengambilan Tumbuhan Alam dan Penangkapan Satwa Liar Periode Tahun 2014. Jakarta (ID) : Ditjen PHKA.

George A, Rose M. 1993. Conservation biology of the pig-nosed turtle, carettochelys insculpta. Chelonian Conservation and Biology 1 (1) :3-12.

Gibbons JW, Scott DE, Ryan TJ, Buhlmann KA, Tuberville TD, Metts BS, Greene JL, Mills T, Leiden Y, Poppy S, and Winn CT. 2000. The global decline of reptiles, déjà vu amphibians. BioScience 50 : 653-666.

Hardjanto, Masyud B, Hero Y. 1991. Analisis kelayakan finansial penangkaran rusa di BKPH Jonggol, KPH Bogor. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Hemsworth PH, Harold WG. 1997. Human contact. Pp. 205-217 in Animal Welfare. M. C. Appleby & B. 0. Hughes (Eds.). Centre for Agriculture and Biosciences International. London.

Hendrie DB. 2000. Status and conservation of tortoise and freshwater turtles in Vietnam. Chelonian Research Monographs 2 : 63-73 (2000).

Indrawan M, Primarck RB, Supriatna J. 2012. Biologi konservasi. Jakarta (ID) : Yayasan Obor Indonesia.

Iskandar DT. 2000. Kura-kura dan buaya Indonesia dan Papua Nugini dengan catatan mengenai jenis-jenis di Asia Tenggara. Bandung (ID) : PAL Media Citra.

Jenkins MD. 1995. Tortoises and freshwater turtles : the trade in Southeast Asia. Cambridge, UK TRAFFIC International. 48 pp.

Klemens MW, Thorbjarnarson JB. 1995. Reptiles as food resource. Biodiversity and Conservation 4 : 281-298.

Lau M, Chan B, Crow P, Ades G. 2000. Trade and conservation of turtles and tortoises in the Hong Kong special administrative region, people’s Republic of China. Chelonian Research Monographs 2 : 39-44.

Lau M, Shi H. 2000. Conservation and trade of terrestrial and freshwater turtles and tortoises in the People’s Republic of China. Chelonian Research Monographs 2 : 30-38.

Masy'ud B. 2001. Dasar-dasar penangkaran satwaliar. Laboratorium : Penangkaran Satwa Liar. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Moll D, Moll EO. 2004. The ecology, exploitation, and conservation of river turtles. New York Oxford University Press. 393 pp.

Nijman V, Shepherd CR. 2007. Trade in non-native, CITES-listed, wildlife in Asia, as exemplified by the trade in freshwater turtles and tortoises (Chelonidae) in Thailand. Contributions to Zoology 76 (3) : 207-212.

Payne WJA, Wilson RT. 1999. An introduction to animal husbandry in the tropics. Fifth Edition. Blackwell Science Ltd. London.

Regodos IC, Schoppe S. 2005. Local knowledge, use, and conservation status of the layan softshell turtle Doogania suplana (Geoffroy 1809) (Testudines: Trionychidae) in Southern Palawan, Philippines. Sylvatrop, The Technical Journal of Philippine Ecosystems and Natural Resources 15 (1&2) : 65-79.

Rossi JV. 2006. General husbandry and management in mader DR (ed.) Reptile Medicine and Surgery 2nd edition. Canada : Elsevier Inc. hlm 78-99.

Santigosa NP, Paniagua CD, Vila JH. 2008. The reproductive ecology of exotic Trachemys scripta elegans in an invaded area of southern Europe. Aquatic Conserv : Mar. Freshw. Ecosyst. 18 : 1302-1310.

Sinaga, HNA. 2008. Perdagangan jenis kura-kura darat dan kura-kura air tawar di Jakarta. [Tesis]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Vamberger M. 2012. First reproduction record of trachemys scripta (Schoepff, 1792), In Slovenia. Short Note. Herpetozoa 25 (1/2).

Van Dijk PP, Stuart BL, Rhodin AGJ. 2000. Asian turtle trade : proceedings of a workshop on conservation and trade of freshwater turtles and tortoises in Asia. Lunenburg, MA Chelonian Research Foundation. Chelonian Research Monographs No. 2, 164 pp.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2016.13.2.119-135

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:


Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (ISSN:0216-0439) dan Online ISSN : 2540-9689

    Creative Commons License