POLA KOLAB0RATIF DALAM PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) HAURBENTES

Sri Suharti, Tati Rostiwati, Nina Mindawati

Sari


Pengelolaan KHDTK merupakan bentuk pengelolaan kawasan hutan yang baru di sektor kehutanan.KHDTK diperuntukan bagi kegiatan penelitian dan pengembangan,pendidikan,dan pelatihanserta keperluan budaya dan religi.Hutan Penelitian Haurbentes sesuai keputusan mentri kehutanan No 289 yang sebelumnya seluas ha dan di bangun pada tahun 1940 sekarang di perluas menjadi 100 ha.Dengan bertambahnya luas hutan yang harus dikelola dan berubahnya status menjadi KHDTK yang implikasinyaakan melibatkan lebih banyak para pihak/stakeholder(masyarakat setempat, Perhutani,pemda setempat ,pengurus tinggi , dan instansi penelitian lainnya) maka tujuan pengelolaannya pun akan lebih luasdan beragam dibandingkan sebelumnya. Untuk mengantipasi kondisi yang ada serta dalam rangka menigkatkan efektivitas pengolaan kawasan maka perlu dibuat Rencana kerja Kolaboratif KHDTK Hutan Penelitian Huarbentes. Tujuan penelitian adalah menggali potensi yang ada yang bisa dikolaboratifkan dengan berbagai stakeholder serta tersedianya acuan berupa langkah-langkah yang perlu dilakukan segera di HP Haurbentes dan acuan dasar bagi penyusunan Rencana Tindak (Action plan) untuk pengolaan jangka panjang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metoda survai dan dilanjutkan dengan Focus Groups Discussion / FGD. Pemilihan sampel responden dilakukan secara purposive random sampling .Hasil Penelitian menunjukan bahwa peluang kerja sama kolaborasi di KHDKTK Haurbentes sangat prospektif untuk dilakukan Hasil wawancara dengan respoden terpilih menunjukan bahwa berbagai stakeholder yang terkait dengan keberadaan KHDTK Haurbentes sangat berminat untuk mengadakan kerja sama secara intensif dengan Badan Litbang Kehutanan sebagai pengelola KHDTK. Bererapa masalah yang perlu di antisipasi antara lain kejelasan hak dan kewajiban /tanggung jawab . Pembagian keuntungan dan resiko , masalah dana dan upaya peningkatan kesadaran dan kemandirian mayarakat setempat serta pengawasan kegiatan yang berlangsung di KHDTK . Untuk merealisikan agar kerja sama tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat yang nyata, beberapa upaya adaptasi/modifikasi dalam pengolaan KHDTK termasuk stuktur organisasinya perlu dilakukan. Selain itu, pertemuan /diskusi secara rutin dan intensif dengan pihak-pihak yang bekerja sama perlu dilakukan agar berbagai masalah yang timbul dari adanya kerja sama tersebut dapat diantisipasi sebelumnya.


Kata Kunci


KHDTK Haurbentes; rencana pengelolaan; kolaborasi; stakeholder

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan dan PT. Rekayasa APP. 1993. Pola umum dan pewilayahan penelitian kehutanan di Indonesia. Badan Litbang Kehutanan. Jakarta.

Fakultas Kehutanan IPB dengan Badan Litbang Kehutanan. 1999. Design engineering pengelolaan Kebun Percobaan Haurbentes. Badan Litbang Kehutanan. Jakarta.

Keputusan Menteri Kehutanan No. 288/ KPTS-On003 Tanggal 26 Agustus 2003. Tentang Penunjukan Hutan Haurbentes seluas ± 100 ha sebagai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

Marsh M., Masano & S. Bachri. 1980. Tanah tempat tumbuh tanaman tengkawang dalam rangka penelitian kemampuan wilayah di Jawa Barat. Lembaga Penelitian Tanah. Bogor.

Nasikun, 1990. Peracikan pernikiran fisipol-UGM tentang pembangunan. Fisipol-UGM. Yogyakarta.

Pitaya, B. 2001. Persepsi masyarakat tentang alang-alang. Jurnal Hutan Rakyat III (2). Pusat Kajian Hutan Rakyat Bagian Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta.

Sehmidt, F. H. dan J. H. A. Fergusson. 1951. Rainfall types based on wet and dry period ratios for Indonesia with Western New Guinea. Verh. No. 42. Direktorat Meteorologi dan Geofisika. Jakarta.

Suharjito. 2004. Pengelolaan hutan negara pola kolaboratif perusahaan HPH (TI) dan masyarakat lokal: Prospek dan kendala. Jumal Kehutanan Masyarakat 2(2) : 6-19. Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM). Bogor.

Sutrisno, L. 1994. Sosial forestry development, two words social & forestry in Indonesia. FAO-APAN. FAO Regional Wood Energy Development Program in Asia. Bangkok, Thailand.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2005.2.5.527-537

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:

More...

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA)

eISSN : 2540-9689, pISSN : 0216-0439 

JPHKA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.