KEANEKARAGAMAN JENIS JAMUR YANG POTENSIAL DALAM PEMBENTUKAN GAHARU DARI BATANG Aquilaria spp.

Luciasih Agustini, Dono Wahyuno, Erdy Santoso

Sari


Terbentuknya gaharu diyakini sebagai respon pohon gaharu terhadap  banyak faktor, di antaranya fisiologis tanaman dan infeksi jamur. Sejumlah isolat jamur yang berpotensi menginduksi gaharu telah diisolasi dari sampel kayu gaharu dari berbagai daerah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui keanekaragaman jenis isolat yang berhasil dikoleksi.  Sampel kayu diambil dari beberapa lokasi penanaman gaharu di Jawa, Sumatera, Kalimatan, dan Maluku. Kegiatan isolasi, pemurnian, dan perbanyakan dilakukan dengan menumbuhkan pada berbagai media.  Identifikasi dilakukan dengan mengamati ciri makroskopis dan mikroskopis isolat yang dibiakkan pada media PDA dan BLA yang diinkubasi pada  suhu  ruang  dengan pencahayaan 300-400  lux  selama 10-14 hari. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa biodiversitas  isolat koleksi meliputi jenis Fusarium solani (Mart.) Appell and Walenw.,  F.tricinctum (Corda) Sacc., F. sambucinum Fuckel, dan Cylindrocarpn sp.


Kata Kunci


Keanekaragaman; Fusarium; Cylindrocarpon; ciri makroskopis dan mikroskopis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Barden, A., N. Awang Anak, T. Mulliken, dan M. Song. 2000. Heart of the matter : Agarwood use and trade and CITES implementation for Aquilaria malaccensis. TRAFFIC Network.

Bettuci, L., R. Alonso and S. Tiscomia. 1999. Endophytoc mycobiota of healthy twigs and the assemblage of species associated with twig lesions of Eucalyptus globules and E. grandis in Uruguay. Mycol. Res 103: 468-472.

Booth, C. 1966. The genus Cylindrocarpon. Commonwealth Mycological Institute, England.

Booth, C. 1971. The Ggnus Fusarium. Commonwealth Mycological Institute, England.

Chung, R.C.K. dan Purwaningsih. 1999. Aquilaria malaccensis Lamk. (Eds) L.P.A. Oyen dan N.X. Dung. Plant Resources of South East Asia 19. Essential Oil Plants. Prosea. Bogor Indonesia 64-67 pp.

Daijo, V. dan D. Oller. 2001. Scent of earth. URL: hnp : ttstore. yahoo.com scent of earthta1ag.html [ diakses: 5 Februari 2001]

Donovan, D.G. dan R.K. Puri. 2004. Leaming fron traditional knowledge of non-timber forest products : Penan Benauli & The autecology of Aquilaria in Indonesian Borneo. Ecology & society 9(3) : 3.

Ellis, M.B. dan J.P. Ellis. 1997. Microfungi on land plants. The Richmond Publishing Co Ltd. England.

Hawker, L.E. 1971. The physiology of reproduction in fungi. Hafner Publishing Company, New York.

Isnaini, Y., M.S. Sinaga, M.I.J. Umboh. 2005. Induced agarwood formation using fungal inoculation and abiotic factor. Int. Conference of Crop Security, Malang. (Abstract).

Nelson, P.E., T.A. Tousson, dan W.F.0.

Marasas. 1983. Fusarium species An illustrated manual for identification. The Pennsylvania State University Press. University Park & London.

Parman, T. Mulyaningsih, dan Y.A. Rahman. 1996. Studi etiologi gubal gaharu pada tanaman ketimunan. Makalah Temu Pakar Gaharu di Kanwil Dephut Provinsi NTB, Mataram, 11-12 April 1996.

Raffa, K.F, A.A. Berryman, J. Simasko,

W. Teal, dan B.L. Wong. 1985. Effect of grand fir monoterpenes on the fir engraver, Scolytus ventralis, and its symbiotic fungus. Environ Entomol 14: 552-556.

Rayner, R.W. 1970. A mycological colour chart. Commonwealth My cological Institute & British Mycological Society, England.

Seifert, K. 1996. Fuskey - Fusarium interaktive key. Agriculture & Agri-Food Canada. URL: http://www.ctu.edu.vn/colleges/agri

/gtrinh/fuskey.pdf. [ diakses : 11 September 2004].

Sidiyasa, K. dan M. Suharti. 1987. Jenis-jenis tumbuhan penghasil gaharu. Makalah Utama Diskusi Pemanfaatan Kayu Kurang Dikenal. Cisarua, Bogor, 13-14 Januari 1987.

Umboh, M.I.J, G. Rahayu, dan H. Affandi. 2000. Upaya peningkatan produksi gubal gaharu : mikrop ropagasi Aquilaria sp. dan upaya peningkatan bioproses gubal gaharu. Laporan Riset Unggulan Terpadu V Bidang Teknologi Perlindungan Lingkungan. Jakarta: Kantor Menteri Negara Riset & Teknologi.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2006.3.5.555-564

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:

More...

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA)

eISSN : 2540-9689, pISSN : 0216-0439 

JPHKA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.