ANALISIS KETERPAPARAN, SENSITIVITAS DAN KAPASITAS ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP KEKERINGAN DI DUSUN PAMOR, KRADENAN, GROBOGAN

Baharinawati Wilhan Hastanti, Purwanto Purwanto

Sari


Bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah paling tinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Salah satunya adalah bencana hidrometeorologi kekeringan yang sering terjadi

setiap tahun di Kabupaten Grobogan. Kondisi kekeringan ini memerlukan peningkatan kapasitas adaptasi masyarakat untuk meminimalkan tingkat kerentanan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan sosial masyarakat berdasarkan kondisi keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptasi kekeringan terjadi di Dusun Pamor, Keradenan, Grobogan, Jawa Tengah. Data diperoleh dengan melakukan observasi langsung, wawancara mendalam, dan pengumpulan data sekunder lainnya. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantifikasi data untuk menentukan tingkat keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan sosial ekonomi masyarakat Dusun Pamor dalam menghadapi kekeringan tergolong tinggi berdasarkan penilaian indikator-indikator tingkat keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptasi. Adapun nilai masing-masing indikator tersebut adalah 2,49 (tinggi) untuk tingkat keterpaparan, 2,76 (tinggi) untuk indikator 

mitigasi kekeringan yang dilakukan secara ekonomi dan sosial adalah melalui peningkatan kapasitas adaptasi masyarakat yaitu peningkatan pendidikan dan pembangunan infrastruktur, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Kata Kunci


Bencana kekeringan; keterpaparan; sensitivitas; kapasitas adaptasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin, M., & Riszqina. (2016). Analisis Pengembangan Potensi Ternak Sapi Potong Melalui Pendekatan Lahan dan Sumber Daya Manusia di Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Maduranch, 1(1), 1–11. ttp://ejournal.unira.ac.id/index.php/jurnal_peternakan_maduranch/article/ view/43/28

Asrofi, A., Ritohardoyo, S., & Hadmoko, D.S. (2017). Strategi Adaptasi Masyarakat Pesisir Dalam Penanganan Bencana Banjir Rob dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah (Studi di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(2), 1–20. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22146/jkn.26257

Biro Pusat Statistik Kabupaten Grobogan. (2018). Kradenan dalam Angka 2018. Grobogan.

Donnie, S., & Falah, F. (2017). Materi Alih Teknologi Mitigasi Banjir Bandang. Surakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS.

Hastuti, D. (2016). Mitigasi, Kesiapsiagaan, dan Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Kekeringan Kabupaten Grobogan (Implementasi Sebagai Modul Kontekstual Pembelajaran Geografi SMA Kelas X Pokok Bahasan Mitigasi Bencana). Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Indrajati, R. (2008). Evaluasi Perubahan Kualitas Tanah Sawah Irigasi Teknis diKawasan Industri Sub DAS Bengawan Solo Daerah Kabupaten Karanganyar. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Indriantoro.(2013). Pengetahuan Masyarakat terhadap Mitigasi Bencana Kekeringan di Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). (2001a). Climate Change 2001: Impacts, Adaptation, and Vulnerability (First). Contribution of Working Group II to the Third Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change (J. J. McCarthy, O. F. Canziani, N. A. Leary, D. J. Dokken, & K. S. White, Eds.). United Kindom & New York: Cambridge University Press.

Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). (2001b). Climate Change 2001: The Scientific Basis. Contribution of Working Group I to the Third Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change (J.T. Houghton, Y. Ding, D.J. Griggs, M. Noguer, P.J. van der Linden, X. Dai, K. Maskell, & C.A. Johnson (eds.)]. United Kindom & New York: Cambridge University Press.

Khudori. (2011). Sistem Pertanian Pangan Adaptif Perubahan Iklim. Pangan, 20(2), 105–119. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33964/jp.v20i2.28

Lindner, M., Maroschek, M., Netherer, S., Kremer, A., Barbati, A., Garcia- Gonzalo, J., … Marchetti, M. (2010). Climate change impacts, adaptive capacity, and vulnerability of European forest ecosystems. Forest Ecology and Management, 259(4), 698–709. https://doi.org/10.1016/J.FORECO.2

09.023

Liu, X., Wang, Y., Peng, J., Braimoh, A.K., & He, Y. (2013). Assessing vulnerability to drought based on exposure, sensitivity and adaptive capacity: a case study in Middle Inner Mongolia of China. Chinese Geographical Science, 23(1), 13–25. https://doi.org/10.1007/s11769-012-

-4

Logar, I., & Bergh, J. C. . van den. (2013). Methods to assess costs of drought damages and policies for drought mitigation and adaptation: review and recommendations. Water Resour Manage, 27, 1707–1720. https://doi.org/10.1007/s11269-012-0119-9

Mazhar, N., Nawaz, M., & Mirza, A. I. (2015). Socio-political impacts of Meteorological Droughts and their spatial patterns in Pakistan. South Asian Studies: A Research Journal of South Asian Studies, 30(1), 149–157.

Muttarak, R., & Lutz, W. (2014). Is Education a Key to Reducing Vulnerability to Natural Disasters and hence Unavoidable Climate Change ? Ecology and Society, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.5751/ES-06476-

Pacifici, M., Foden, W. B., Visconti, P., Watson, J. E. M., Butchart, S. H. M., Kovacs, K. M., … Rondinini, C. (2015). Assessing species vulnerability to climate change. Nature Climate Change, 5(3), 215–224. https://doi.org/10.1038/nclimate2448

Prabowo, K. (2016). Analisis Risiko Bencana Kekeringan Kabupaten Klaten. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Purifyningtyas, H., & Wijaya, H. (2016). Kajian Kapasitas Adaptasi Masyarakat Pesisir Pekalongan terhadap Kerentanan Banjir Rob. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 4(2), 81–94. https://doi.org/http://

dx.doi.org/10.14710/jwl.4.2.81-94

Purwanto. (2017). Pengembangan Teknik dan Kelembagaan Konservasi Air Wilayah Kering. Majalah Cerdas, 6–10.Purwanto, & Supangat, A. (2017).

Purwanto, & Supangat, A. (2017). Perilaku Konsumsi Air pada Musim Kemarau di Dusun Pamor Kabupaten Grobogan. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 14(2),157–169. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20886/jpsek.2017.14.3.157-169

Rachmat, M., Budhi, G. S., Supriyati, & Sejati, W. K. (2011). Lumbung Pangan Masyarakat: Keberadaan dan Perannya dalam Penanggulangan Kerawanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 43–53. https://media.neliti.com/media/public ations/69408-ID-lumbung-pangan- masyarakat-keberadaan-dan.pdf

Undang-Undang No. 18 (2012). Pangan.

Sakuntaladewi, N., & Sylviani. (2014).Kerentanan dan Upaya Adaptasi Masyarakat Pesisir terhadap Perubahan Iklim. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 11(4), 281–293. http://puspijak.org/uploads/sosek_2014/Jurnal_sosek_11.4.2014.2.pdf

Salampessy, Y., Lubis, D., Amien, I., & Suhardjito, D. (2018). Menakar Kapasitas Adaptasi Perubahan Iklim Petani Padi Sawah (Kasus Kabupaten Pasuruan Jawa Timur). Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 25–34. ttps://doi.org/10.14710/jil.16.1.25-34

Septima, E. (2013). Analisa Tingkat Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jawa Tengah. Tesis. Universitas Diponegoro, Semarang.

Setiawan, H. (2016). Strategi Coping Masyarakat Pulau Kecil dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim. In Priyono, A. N. Anna, A. A. Sigit, Y. Priyana, & C. Amin (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS (pp. 288–298). Surakarta: Muhammadiyah University Press. https://publikasi ilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/8568/27_Heru Setiawan.pdf? sequence=1

Setiyaningsih, A. P. (2016). Pengembangan Indikator Kerentanan Kekeringan Kawasan Agropolitan Malang. Institut Pertanian Bogor.

Sumaryanto. (2012). Strategi Peningkatan Kapasitas Adaptasi Petani Tanaman Pangan Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(2), 73–89. https://media.neliti.com/media/public ations/69484-ID-strategi-peningkatan-kapasitas-adaptasi.pdf

Sunarti, E., Sumarno, H., Murdiyanto, & Hadianto, A. (2010). Indikator Kerentanan Keluarga Petani dan Nelayan untuk. Bogor: Pusat Studi Bencana LPPM IPB.

Surmaini, E. (2016). Pemantauan dan Peringatan Dini Kekeringan Pertanian di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 10(1), 37–50.

Surmaini, E., Runtunuwu, E., & Las, I. (2011). Upaya Sektor Pertanian dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Litbang Pertanian, 30(1), 1–7. http://repository.pertanian.go.id/bitstr eam/handle/123456789/1252/Upaya Sektor Pertanian dalam Menghadapi Perubahan Iklim.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Tommi, Barus, B., & Dharmawan, A. H. (2016). Pemetaan Kerentanan Petani di Daerah dengan Bahaya Banjir Tinggi di Kabupaten Karawang. Majalah Ilmiah Globe, 18(2), 73–82. http://jurnal.big.go.id/index.php/GL/ article/download/351/342

Tulak, P., Dharmawan, A. H., & Juanda, B. (2009). Struktur Nafkah Rumah Tangga Petani Transmigran di Distrik Masni Kabupaten Manokwari. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan,3(2), 203–220. https://doi.org/10.

/sodality.v3i2.5866




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2020.17.1.1-19

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:

More...

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA)

eISSN : 2540-9689, pISSN : 0216-0439 

JPHKA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.