PENENTUAN UKURAN PLOT CONTOH OPTIMAL UNTUK PENDUGAAN LUAS BIDANG DASAR DAN BIOMASSA TEGAKAN

Erwin Kusumah Nanjaya, Teddy Rusolono, Tatang Tiryana

Sari


Luas bidang dasar dan biomassa tegakan hutan dapat dihitung dari data inventarisasi hutan yang diperoleh melalui pengukuran tegakan menggunakan plot-plot contoh dengan ukurandan jumlah tertentu. Tingkat akurasi data dan informasi yang diperoleh dari inventarisasi

hutan akan sangat tergantung dari besarnya ukuran dan jumlah plot contoh tersebut. Sampai saat ini, masih sedikit studi yang mempelajari ukuran  dan  jumlah plot contoh  untuk pelaksanaan inventarisasi hutan terutama hutan alam tropis di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran dan jumlah plot contoh optimal untuk pendugaan luas bidang dasar dan biomassa tegakan dalam inventarisasi hutan pada empat jenis ekosistem hutan alam (Hutan Lahan Kering Primer/HLKP, Hutan Lahan Kering Sekunder /HLKS, Hutan Rawa Primer/HRP dan Hutan Rawa Sekunder/HRS). Data yang digunakan adalah data Petak Ukur Permanen (PUP) yang terdapat dalam klaster plot data Inventarisasi Hutan Nasional (National Forest Inventory/NFI) di Indonesia. Analisis data dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien variasi (CV) luas bidang dasar dan biomassa melalui simulasi berbagai ukuran plot contoh. CV menurun dengan meningkatnya ukuran plot, mengikuti tren eksponensial negatif. Ukuran plot optimal untuk HLKP, HLKS, dan HRS adalah 0,40

ha, sedangkan untuk HRP adalah 0,25 ha. Jumlah plot contoh optimal bervariasi sesuai dengan tipe ekosistem hutan dan tingkat kesalahan pengambilan sampel yang diinginkan. Studi ini menegaskan bahwa ukuran dan jumlah plot contoh harus disesuaikan pada setiap ekosistem hutan untuk memfasilitasi inventarisasi hutan yang efisien.


Kata Kunci


Inventarisasi hutan; Ekosistem hutan; Ukuran plot contoh; Jumlah plot; Koefisien variasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Avery, T.E., & Burkhart, H.E. (2015). Forest Measurements. 5th edn: Waveland Press, Inc.

Carrer, M., Castagneri, D., Popa, I., Pividori, M., & Lingua, E. (2017). Tree spatial patterns and stand attributes in temperate forest: the importance of plot size, sampling design, and null model. Forest Ecology and Management. 407, 125-134.

Chave, J., Condit, R., Aguilar, S., Hernandez, A., Lao, S., & Perez, R. (2004). “Error propagation and scaling for tropical forest biomass estimates.” philosophical transactions of the royal society. Biological Sciences. 359, 409–420.

Chave, J., Andalo, C., Brown, S., Cairns, M.A., Chambers, Q.J., Eamus, D., … Yamakura, T. (2005). Tree allometry and improved estimation of carbon stocks and balance in tropical forests. Oecologia. 145, 87-99

Condit, R. (2008). Methods for estimating above-ground biomass of forest and replacement vegetation in the tropics. Center for Tropical Forest Science, Smithsonian Tropical Research Institute.

Dorebayo, F., Suhendang, E., & Muhdin. (2015). Periodic comprehensive forest inventory on production forest management in papua province. Jurnal Manajemen Hutan Tropika. 3,119-127.

Grussu. G., Testolin, R., Saulei, S., Farcomeni, A., Yosi, C.K., Sanctis, M.D., & Attore, F. (2016). Optimum plot and sample sizes for carbon and biodiversity estimation in the lowland tropical forest of papua new guinea. Forestry 89, 150–158.

Laumonier, Y., Edin, A., Kannien, M., & Munadar, A.W. (2010). Landscapescale variation in the structure and biomass of the hill dicterocarp forests of Sumatra: implications for carbon stock assessment. Forest Ecol. Manag. 259,505–513.

Motz, K., Sterba, H., & Pommerening, A. (2010). Sampling measures of tree diversity. Forest Ecology and Management 260: 1985-1996.

Omar, H., Ismail, M.H., & Abu Hassan, M.H. (2013). Optimal plot size for sampling biomass in natural and logged tropical forest. CFFPR Paper.

Picard, N., Magnussen, S., Ngok Banak, L., Namkosserena, S., & Yalibanda,Y. (2010). Permanent sample plots for natural tropical forests: a rationalewith special emphasis on Central Africa. Environ. Monit. Assess. 164, 279–295.

Rusolono, T., Tiryana, T., & Purwanto, J. (2015). Analisis Survey Cadangan Karbon dan Keanekaragaman Hayati di Sumatera Selatan. Biodiversity and Climate Change (BIOCLIME) Project. Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Palembang

Skovsgaard, J.P., & Vanclay, J.K. (2008). Forest site productivity: a review of the evolution of dendrometric concepts for even-aged stands. Forestry 81, 13–31.

Wagner, F., Rutishauser, E., Blanc, L., & Herault, B. (2010). Effects of plot size and census interval on descriptors of forest structure and dynamics. Biotropica 42, 664–671.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphka.2020.17.1.65-77

##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

JURNAL PENELITIAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM INDEXED BY:

More...

Copyright of Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA)

eISSN : 2540-9689, pISSN : 0216-0439 

JPHKA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.