ANALISIS KEBUTUHAN PERALATAN PEMANENAN KAYU: STUDI KASUS DI PT. SURYA HUTANI JAYA, KALIMANTAN TIMUR

Sona Suhartana, Yuniawati Yuniawati

Sari


Penggunaan jumlah alat yang tepat dalam pemanenan kayu perlu dilakukan agar waktu dan biaya produksi pemanenan kayu menjadi efisien. Tulisan ini mempelajari jumlah peralatan pemanenan kayu yang tepat berdasarkan rencana produksi. Penelitian dilaksanakan di areal kerja hutan tanaman PT. Surya Hutani Jaya, Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2010. Data yang dikumpulkan berupa produktivitas alat, biaya pemilikan, dan operasi alat, jumlah alat, dan rencana produksi. Data ditabulasikan dan dihitung rata-ratanya. Data pengaruh jumlah alat dengan produktivitas dan biaya produksi dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah alat pemanenan kayu dari tahapan kegiatan penebangan sampai pengangkutan terdapat kelebihan atau kekurangan alat yang digunakan. Alat pemanenan kayu yang efisien berdasarkan rencana produksi terdiri atas 21 unit chainsaw untuk penebangan, 9 unit alat ekskavator untuk penyaradan, 10 unit loader untuk bongkar, 2 unit ekskavator untuk bongkar, dan 31 unit truk untuk mengangkut. Jumlah alat pemanenan kayu berpengaruh sangat nyata terhadap produktivitas pemanenan kayu dan biaya produksi.


Kata Kunci


Pemanenan kayu; jumlah alat; rencana produksi; hutan tanaman

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Asikainen, A., Stampfer, K., Talbot, B., & Belbo, H. (2010). Simulation of skyline systems in Norwegian conditions. In H. Belbo (Ed.), 56. Simulation of skyline systems in Norwegian conditions (p. 101). Norwegian: Norden.

Bîrda, M. (2013). Evaluation of Winch Performance in Round Wood Harvesting. Bulletin of The Transilvania, 6(2), 1–8.

Dulsalam, & Tinambunan, D. (2006). Produktivitas dan biaya peralatan pemanenan hutan tanaman: Studi kasus di PT Musi Hutan Persada, Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 24(3), 251–266.

FAO. (1999). Cost Control in Forest Harvesting and Road Construction. Rome : FAO Forestry Paper 99.

Hiesl, P., & Benjamin, J. (2013). Applicability of International Harvesting Equipment Productivity. Studies in Maine, USA: A Literature Review. Forests, 4, 898-921. Studies in Maine, USA: A Literature Review. Forests, 4, 898–921. Diakses dari http://doi.org/10.3390/f4040898

Kehutanan, D. (2003). Keputusan Menteri Kehutanan no 428/Kpts-II/2003 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Alat-Alat Berat. Jakarta. Tanggal 18 Desember 2003.

Mousavi, R., & Naghdi, R. (2013). Time consumption and productivity analysis of timber trucking using two kinds of trucks in northern Iran. Journal of Forest Science, 2013(5), 211–221.

Pecenka, R., & Hoffmann, T. (2015). Harvest technology for short rotation coppices and costs of harvest , transport and storage. Agronomy Research, 13(2), 361–371.

Popovici, R. (2013). Estimating chainsaw operating costs based on fuel, lubricants and spare parts. Bulletin of The Transilvania, 6(1).

Rankin, J. (2015). Mechanical harvesting-the future is here. Forests for Maines future. Diakses dari http:// www.forestformainesfuture.org.

Suhartana, S., & Yuniawati. (2006a). Efisiensi penggunaan chainsaw pd kegiatan penebangan: Studi kasus di PT. Surya Hutani Jaya, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 24(1), 63–76.

Suhartana, S., & Yuniawati. (2006b). Pengaruh teknik penebangan, sikap tubuh penebang dan kelerengan terhadap efisiensi pemanfaatan kayu mangium (Acacia mangium Wild). Peronema Forestry Scinece Journal, 2(2), 37–44.

Suhartana, S., & Yuniawati. (2007). Penggunaan alat pemanenan kayu yg efisien:Studi kasus di satu perusahaan hutan di Kaltim. Jurnal Wahana Foresta, 1(2), 1–12.

Suhartana, S., & Yuniawati. (2008). Penggunaan peralatan pemanenan kayu yang efisien pada perusahaan hutan tanaman di Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 26(3), 243–252.

Suhartana, S., Yuniawati, & Rahmat. (2009). Efisiensi kebutuhan peralatan pemanenan di hutan tanaman industri, di Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Tropis Borneo, (26), 119–127.

Visser, R. (2009). Effect of piece size on felling machine productivity. Harvesting Technical Note, 2(9), 1–5.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2017.35.2.145-153

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.